Pembelaan PN Jaktim Keluarga Terdakwa Rizieq Tak Diizinkan Masuk Sidang Ilustrasi - Petugas Kepolisian menghalau tim kuasa hukum yang memaksa masuk ke dalam gedung Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jumat (26/3/2021). ANTARA/Yogi Rachman

MerahPutih.com - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur menanggapi protes terdakwa karantina kesehatan, Rizieq Shihab lantaran keluarganya tak diperbolehkan masuk ke ruang persidangan.

Pembelaan Humas PN Jakarta Timur, Alex Adam Faisal, bahwasanya keluarga terdakwa diperkenankan masuk pada awal sidang di mulai. Hanya saja saat jalannya sidang keluarga Rizieq keluar ruang sidang. Tapi ketika akan masuk kembali mereka dihadang dengan petugas yang berbeda.

"Mungkin pada saat awal persidangan mereka itu sudah masuk karena dijeda, (mereka) keluar, mungkin pergantian petugas di sana jadi tidak mengenal lagi," ucap Alex di PN Jaktim usai sidang terdakwa Rizieq.

Baca Juga:

Permintaan Tanggapi Jaksa Ditolak, Rizieq Siapkan Pledoi

Atas kejadian itu, Alex mengaku, pihaknya akan mengoreksi kembali dengan petugas keamanan di dalam dan juga petugas PN yang berjaga di luar.

"Mungkin hanya mis komunikasi saja di situ," urainya.

Pada kenyataanya PN Jakarta Timur memfasilitasi keluarga terdakwa Rizieq Shihab untuk masuk menghadiri sidang. Bahkan PN juga menyediakan. ruang transit bagi keluarga Rizieq.

"Kita perbolehkan karena manusiawi untuk keluarga terdekat artinya keluarga sedarah yaitu anak istri dan menantu kita kasih tempat dan juga untuk pengacarannya dan penasihat hukumnya juga sudah kita kasih ruangan transit di posbakum pengadilan negeri jakarta timur," ungkapnya.

Tangkapan layar sidang Rizieq Shihab dengan agenda pendapat JPU atas eksepsi terdakwa di PN Jakarta Timur, Selasa (29/3/2021). ANTARA/Yogi Rachman
Tangkapan layar sidang Rizieq Shihab dengan agenda pendapat JPU atas eksepsi terdakwa di PN Jakarta Timur, Selasa (29/3/2021). ANTARA/Yogi Rachman

Sebelumnya, terdakwa Rizieq Shihab mencak-mencak ke majelis hakim karena keluarganya yang ingin menghadiri sidang tak diizinkan masuk oleh petugas di PN Jaktim.

"Saya juga ingin menyampaikan protes yan mulia, saya punya keluarga sudah mendapatkan izin tiga sampai lima orang hadir dalam ruang sidang ini. Tadi keluarga saya sudah hadi dari pagi dihalangi di depan sana sampai kehujanan," ujar Rizieq ketika akan melanjutkan sidang perkara 226 terkait kasus Megamendung, Jawa Barat.

Baca Juga:

Rizieq Shihab Protes Keluarganya Kehujanan di PN Jaktim

Yang paling disayangkan Rizieq ialah petugas dengan tega membiarkan putrinya yang tengah hamil lima bulan kehujanan di depan PN Jaktim.

"Padahal putri saya sedang mengandung lima bulan. Jadi dalam kondisi seperti itu diperlakukan seperti tadi sangat tidak manusiawi, akhirnya di bagian ini pun mereka tidak bisa hadir," cetus Rizieq. (Asp)

Baca Juga:

Jaksa Sebut Eksepsi Rizieq Shihab Berlebihan

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Hapus Denda Progresif Pelanggar Prokes
Indonesia
Pemprov DKI Hapus Denda Progresif Pelanggar Prokes

Pelanggar prokes akan didenda Rp250 ribu

Jokowi Luncurkan Bansos Tunai Rp110 Triliun
Indonesia
Jokowi Luncurkan Bansos Tunai Rp110 Triliun

Ada 3 program bantuan pemerintah di tahun 2021 ini diantaranya Program Keluarga Harapan, Program Sembako dan Bantuan Sosial Tunai.

'Bang Jago' di Duren Sawit Nekat Todongkan Pistol ke Warga karena Ketakutan
Indonesia
'Bang Jago' di Duren Sawit Nekat Todongkan Pistol ke Warga karena Ketakutan

Yusri menyebut pihaknya sendiri masih mendalami pengakuan itu. Tersangka sendiri pada saat kejadian memang membawa pistol tersebut ke dalam mobilnya.

WHO: Anak 12 Tahun ke Atas Harus Gunakan Masker seperti Orang Dewasa
Dunia
WHO: Anak 12 Tahun ke Atas Harus Gunakan Masker seperti Orang Dewasa

Sedangkan anak usia 6 - 11 tahun harus menggunakan masker dengan prosedur berbasis risiko.

Jaksa Yang Tuntut Ringan Penyiram Novel Baswedan Meninggal
Indonesia
Jaksa Yang Tuntut Ringan Penyiram Novel Baswedan Meninggal

Fedrik juga menangani sejumlah kasus yang menarik perhatian publik. Salah satunya adalah perkara penistaan agama yang menyeret mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

 Mudik Dilarang, Organda DIY Minta Pemerintah Awasi Angkutan Liar
Indonesia
Mudik Dilarang, Organda DIY Minta Pemerintah Awasi Angkutan Liar

Selain persoalan tarif, dari sisi keamanan dan kesehatan, tidak akan sesuai standar protokol kesehatan, yang kapasitas tujuh orang dipaksakan menjadi 11 orang.

Vaksinasi COVID-19 Bakal Bikin Orang Berani Belanja
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Bakal Bikin Orang Berani Belanja

Pemerintah telah melakukan persiapan vaksinasi COVID-19 dengan melakukan simulasi vaksinasi di Puskesmas yang ditinju langsung Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Jawa Barat.

Pemkab Gunung Kidul Izinkan Belajar Tatap Muka Pekan ini
Indonesia
Pemkab Gunung Kidul Izinkan Belajar Tatap Muka Pekan ini

Pembelajaran tatap muka diawali pelajar kelas VI SD dan kelas IX SMP

IMF Bikin Aturan Anyar Ketentuan Pengajuan Utang
Dunia
IMF Bikin Aturan Anyar Ketentuan Pengajuan Utang

Metode penilaian saat ini, memberikan banyak indikator area bahaya potensial bagi negara tetapi meninggalkan banyak keleluasaan bagi staf IMF untuk menilai.

Masyarakat Perlu Dilibatkan dalam Uji Kelayakan Komjen Listyo
Indonesia
Masyarakat Perlu Dilibatkan dalam Uji Kelayakan Komjen Listyo

DPR tidak boleh hanya sekedar formalitas mengadakan uji rekam jejak, tanpa dengan mendengar dari kritik, saran dan masukan dari masyarakat.