Pembebasan Pajak Beli Rumah Geliatkan Sektor Properti Rumah subsidi. (Foto: Kementerian PUPR)

MerahPutih.com - Pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ditanggung pemerintah untuk pembelian rumah, dinilai dapat membantu pemulihan daya beli masyarakat dan meningkatkan konsumsi rumah tangga.

"Relaksasi pajak PPN properti ini pasti akan berimplikasi pemulihan ekonomi. Ini positif. Tapi tantangannya bagaimana aspek kesehatan dan pandemi teratasi," kata Pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listyanto di Jakarta, Selasa (2/3).

Baca Juga:

BI Longarkan Uang Muka KPR, Bank Diminta Ikutin Aturan BI

Ia mengatakan, kebijakan ini dalam jangka menengah juga dapat menggeliatkan kembali sektor properti dan memulihkan perekonomian secara keseluruhan. Penjualan rumah akan kembali tumbuh seiring dengan membaiknya permintaan masyarakat, meski kemungkinan tidak akan tumbuh cepat, karena kurva penanganan pandemi di Indonesia belum melandai.

"Aspek ini akan berpengaruh terhadap penjualan perumahan yang sedikit terdongkrak dibanding tahun lalu. Meski proses kenaikan akan berjalan lebih landai, artinya tidak mengakselerasi permintaan properti secara cepat," ujarnya.

Eko menegaskan, keberhasilan kebijakan stimulus ini sangat bergantung pada respon lembaga keuangan, baik bank maupun non bank, yang selama ini memiliki andil dalam pembiayaan kredit perumahan.

"Pelaku sektor pembiayaan masih khawatir dan belum sepenuhnya yakin untuk menyalurkan kredit perumahan kepada masyarakat selama pandemi COVID-19 belum berakhir," katanya.

Pembangunan rumah. (Foto: Antara)
Pembangunan rumah. (Foto: Antara)

Pemerintah mengeluarkan kebijakan pemberian insentif fiskal untuk sektor properti berupa PPN ditanggung pemerintah untuk rumah tapak dan rumah susun (rusun) selama enam bulan mulai Maret hingga Agustus 2021.

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 21/PMK.010/2021 menyatakan PPN untuk rumah dengan harga jual hingga Rp2 miliar dibebaskan 100 persen dan untuk harga jual Rp2 miliar-Rp5 miliar dikenakan 50 persen.

Salah satu alasan pemberian insentif ini adalah kontribusi sektor properti kepada Produk Domestik Bruto (PDB) yang terus meningkat dari hanya 7,8 persen pada 2000 menjadi 13,6 persen pada 2020.

Pandemi COVID-19 telah menyebabkan sektor properti mengalami kontraksi hingga tercatat minus 2 persen pada 2020. Sektor konstruksi juga mengalami pertumbuhan minus 3,3 persen dalam periode ini. (*)

Baca Juga:

BTN Telah Salurkan Rp317 Triliun Untuk KPR

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jelang Lebaran, Yuk Hadirkan Suasana Baru di Rumah
Home Lifestyle
Jelang Lebaran, Yuk Hadirkan Suasana Baru di Rumah

Berikan suasan hangat saat Lebaran di rumah.

Citra Scholastika Bisnis Kos-kosan di Yogyakarta
City Property
Citra Scholastika Bisnis Kos-kosan di Yogyakarta

Citra Scholastika mencoba peruntungan di dunia bisnis properti.

Dalam 6 bulan, Dana FLPP Tersalurkan Rp 10,3 Triliun
KPR
Dalam 6 bulan, Dana FLPP Tersalurkan Rp 10,3 Triliun

"Kondisi pandemi saat ini tidak berpengaruh kepada penyaluran dana FLPP, karena hingga saat ini, minat terhadap rumah FLPP masih tinggi,” ujar Arief.

Tak Perlu Dehumidifier untuk Mengurangi Kelembapan dalam Rumah
Home Lifestyle
Tak Perlu Dehumidifier untuk Mengurangi Kelembapan dalam Rumah

Beberapa cara ini dapat mengurangi kelembapan dalam rumah.

BTN Dapat Tambahan Kuota KPR FLPP 18.500 Unit
KPR
BTN Dapat Tambahan Kuota KPR FLPP 18.500 Unit

Penambahan kuota itu diyakini dapat mempercepat pemulihan ekonomi di tengah pandemi COVID-19.

Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bisa Alihkan KPR Umum Jadi KPR JHT MLT
KPR
Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bisa Alihkan KPR Umum Jadi KPR JHT MLT

" Saya meminta kepada BPJS Ketenagakerjaan dan perbankan yang tergabung dalam HIMBARA dan ASBANDA dapat memberikan layanan terbaik bagi peserta Program JHT," kata Ida.

 BTN dan BPJamsostek Berikan Rp 500 Juta Bunga 7 Persen Buat KPR
KPR
BTN dan BPJamsostek Berikan Rp 500 Juta Bunga 7 Persen Buat KPR

Untuk fasilitas PUMP, peserta bisa mengajukan kredit hingga Rp150 juta yang dapat dipergunakan untuk uang muka.

Kuota Terpenuhi, Subsidi Rumah Program FLPP 2021 Resmi Ditutup
KPR
Kuota Terpenuhi, Subsidi Rumah Program FLPP 2021 Resmi Ditutup

Meskipun penyaluran dana FLPP di tahun 2021 telah tutup buku, pengembang, perbankan dan masyarakat berpenghasilan rendah tidak perlu risau, karena saat ini pemerintah masih menyediakan bantuan pembiayaan perumahan dengan skema lain hingga akhir tahun 2021.

Berbagai Pelonggaran Bikin Penyaluran KPR Melejit
KPR
Berbagai Pelonggaran Bikin Penyaluran KPR Melejit

Realisasi KPR tahun lalu yang sebesar Rp 465,55 triliun menunjukkan bahwa pemulihan sudah mulai terjadi, namun masih menyisakan scaring effect.

Tiga Hal Penting Diketahui Sebelum Membeli Tanah dan Membangun Rumah
Hiburan & Gaya Hidup
Tiga Hal Penting Diketahui Sebelum Membeli Tanah dan Membangun Rumah

Pastikan tanah yang dibeli berada di zona hijau.