Pembawa Bintang Kejora Saat Bentrok di Sorong Kena Pasal Makar Situasi saat polisi dan TNI mengamankan bentrok warga Yohan Sorong, Selasa (26/11) (ANTARA/Ernes)

Merahputih.com - Pembawa bendera Bintang Kejora atau bendera Organisasi Papua Merdeka saat bentrok dua kelompok masyarakat di kawasan Yohan Kota Sorong, Selasa (26/11) diproses polisi.

"Kami akan memproses pembawa bendera atau atribut Papua merdeka tersebut dengan pasal makar," ujar Kapolres Sorong Kota AKBP Mariochristy P.S. Siregar, Rabu (27/11).

Baca Juga:

Pasal Makar untuk Kasus Pengibaran Bendera Bintang Kejora Dinilai Keliru

Polisi bersama TNI sendiri telah mengendalikan situasi kawasan bentrok kompleks Klademak Yohan agar tidak lagi saling menyerang.

Kepolisian telah mengamankan seorang pelaku yang diduga memicu bentrok untuk proses hukum lebih lanjut. "Kami mengharapkan masyarakat tenang tidak terprovokasi dengan isu-isu yang tidak benar serta tidak melakukan tindakan-tindakan anarkis yang nanti merugikan," ucap dia.

Ilustrasi: Mahasiwa Papua mengibarkan bendera Bintang Kejora di depan Istana Negara. (Foto: MP/Kanu)

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebagaimana dikutip Antara, pertikaian antara dua kelompok warga kawasan Yohan Kota Sorong berawal dari perkelahian antar remaja karena bermain meriam karbit.

Baca Juga:

Massa Mengatasnamakan OPM Demo di Depan Istana, 'Papua Itu Bintang Kejora' Menggema

Perkelahian remaja tersebut berujung saling serang dua kelompok warga yang mengakibatkan sembilan rumah terbakar, satu orang meninggal dunia, dan satu orang luka bacok. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH