Pembangunan Taman Jomblo Mataram Masih Pro-Kontra Taman Jomblo di Jambi. (Instagram @reza_erwinsyah)

Rencana Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), membangun Taman Jomblo di kawasan Jalan Udayana masih terjadi pro-kontra dari berbagai kalangan.

"Pro-kontra pembangunan Taman Jomblo bukan masalah proses pembangunannya, tetapi terhadap nama taman tersebut, karena nama 'Taman Jomblo' dinilai kurang mengarah kepada moto Kota Mataram yang maju, religius dan berbudaya," kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Mataram HM Kemal Islam di Mataram, Jumat (3/3).

Menurutnya, sejak melontarkan rencana pembangunan Taman Jomblo pada akhir tahun 2016, pihaknya banyak mendapat masukan dari berbagai pihak terutama dari tokoh agama dan tokoh budaya.

Masukan yang mereka berikan adalah menyarankan agar DPKP merubah nama Taman Jomblo tersebut dengan nama yang lebih religius dan berbudaya.

"Para tokoh agama dan tokon budaya menilai kalau namanya Taman Jomblo kesannya kurang baik dan ada sedikit unsur porno. Ini masukan yang bagus, dan untungnya kita belum mulai membangun," sebut Kemal.

Terkait dengan itu, saat ini pihaknya masih melakukan kajian dan mencari nama terbaik untuk pembangunan taman di bagian timur atau utara jembatan Udayana.

Namun demikian, proses rencana pembangunan taman tersebut tetap berlanjut, dan direncanakan pembangunan akan mulai pada triwulan kedua dengan konsep yang sudah ada.

"Anggaran pembangunan sudah kita siapkan sebesar Rp700 juta yang bersumber dari pemerintah. Jadi bisa saja kita bangun dulu baru mencari namanya," katanya.

Dikatakan, konsep yang telah direncanakan untuk pembangunan taman ini dibuat lebih spesifik dan dilengkapi dengan fasilitas jaringan internet gratis.

Selain itu, akan diperbanyak penyediaan tempat duduk dan lampu penerang guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk menyiagakan petugas khusus.

Luas lahan tersebut sekitar 25 are, namun karena kondisi lahan tidak rata maka terlebih dahulu akan uruk agar rata dengan Jalan Udayana.

"Sementara untuk areal bermain sepeda BMX akan dialihkan ke belakang tugu Bumi Gora," katanya.

Harapannya, taman tersebut bisa menjadi ajang interaksi, olahraga dan edukasi bagi masyarakat di kota ini.

Penamaan Taman Jomblo bukan yang pertama di Indonesia. Salah satunya Taman Jomblo ada di Kota Bandung. Baca beritanya: Taman Jomblo Lokasi Nongkrong Favorit Muda-Mudi Bandung

Sumber: ANTARA



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH