Pembangunan Sumur Resapan di Dekat BKT Dinilai Hanya Buang-buang Anggaran Sumur resapan di wilayah Jakarta Pusat. Foto: SDA Jakpus

MerahPutih.com - Pembangunan sumur resapan di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT) mendapatkan kritik pedas dari Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA), Azas Tigor Nainggolan.

Azas Tigor menilai, pengerjaan sumur resapan di dekat BKT hanya buang-buang anggaran. Sebab, kali BKT mampu menampung air hujan di wilayah sekitar.

Baca Juga

PSI Meragukan Efektivitas Proyek Sumur Resapan Garapan Anies

"Ada lagi posisi sumur resapan yang lucu, yakni di bangun dekat dengan sungai BKT. Apa pula gunanya membuat sumur resapan yang posisinya di samping sungai BKT yang begitu besar dan panjang?," kata Azas Tigor di Jakarta, Jumat (12/11).

Menurut Azas Tigor, daripada membuat sumur resapan di BKT. Ia menyarankan Pemprov DKI untuk membangun atau memperbaiki saluran sekunder untuk mengalirkan air lancar masuk ke sungai BKT.

"Sekarang ini titik banjir bertambah banyak di banyak jalan raya sebagai akibat saluran air tidak lancar menuju Banjir Kanal Timur maupun Banjir Kanal Barat," ujarnya.

Ilustrasi - Petugas Suku Dinas Sumber Daya Alam Jakarta Timur mengecat sejumlah bagian sumur resapan yang dibuat untuk mengantisipasi genangan air di lintasan Jalan DI Panjaitan, Rabu (23/9/2020). ANTARA/HO-Kominfotik Jaktim/aa. (Handout Kominfotik Jaktim)
Ilustrasi - Sumur resapan. ANTARA/HO-Kominfotik Jaktim/aa. (Handout Kominfotik Jaktim)

Lanjut dia, dengan melihat pembuatan sumur resapan yang tidak berfungsi mengatasi banjir. Maka letak pembuatan sumur resapan perlu dievaluasi oleh Gubenur Anies Baswedan dan jajarannya.

Bila posisi drainase vertikal dibuat tidak mampu membantu penanganan banjir akan sia-sia. Dan justru, kata dia, yang terjadi adalah air tetap tergenang dan sumur resapan tidak ada gunanya.

Dia juga menyoroti sumur resapan yang baru gencar dibangun di akhir tahun anggaran 2021.

"Jadinya memang pembuatan sumur resapan Anies adalah untuk resapan anggaran dalam APBD Jakarta 2021, bukan untuk sumur resapan air," katanya. (Asp)

Baca Juga

Sumur Resapan di ITC Cempaka Mas Dibuat Pihak Ketiga Pakai Dana PEN

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Vaksinasi COVID-19 Warga Badui Dilakukan dengan Sistem Jemput Bola
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Warga Badui Dilakukan dengan Sistem Jemput Bola

Pelaksanaan vaksinasi massal yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak secara serentak.

KPK Siap Bantu Satgas Penagih BLBI
Indonesia
KPK Siap Bantu Satgas Penagih BLBI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan membantu Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Update COVID-19 DKI: Total Kasus Sembuh Sebanyak 389.445 Orang
Indonesia
Update COVID-19 DKI: Total Kasus Sembuh Sebanyak 389.445 Orang

Dengan positivity rate 9,4 persen, penambahan kasus positif hari ini mencapai 884 jiwa.

Masa Jabatan Berakhir 17 Februari, Rudy: Saya Masih Punya Tugas Awasi Gibran
Indonesia
Masa Jabatan Berakhir 17 Februari, Rudy: Saya Masih Punya Tugas Awasi Gibran

Masa jabatan Wali Kota dan Waki Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo akan berakhir pada 17 Februari 2021 mendatang.

Polresta Surakarta Musnahkan 1.259 Knalpot Brong Seharga Rp 1 Miliar
Indonesia
Polresta Surakarta Musnahkan 1.259 Knalpot Brong Seharga Rp 1 Miliar

Kasus knalpot brong ini kerap muncul keluhan dari masyarakat

Yogyakarta Buka Pusat Vaksinasi Difabel
Indonesia
Yogyakarta Buka Pusat Vaksinasi Difabel

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menghadirkan pusat vaksin yang inklusif bagi penyandang disabilitas.

Kapolda Metro Jaya Tak Akan Bubarkan Kampung Tangguh
Indonesia
Kapolda Metro Jaya Tak Akan Bubarkan Kampung Tangguh

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menegaskan program Kampung Tangguh Jaya (KTJ) tidak akan dibubarkan sampai pandemi COVID-19 berakhir.

Ketua MPR Minta TNI-Polri Habisi KKB, Urusan HAM Bicarakan Kemudian
Indonesia
Ketua MPR Minta TNI-Polri Habisi KKB, Urusan HAM Bicarakan Kemudian

Tanggal 15 April KKB menembak mati seorang pelajar SMA di Kabupaten Puncak bernama Ali Mom

Polisi Bagi Tiga Klaster Pemeriksaan Selidiki Kebakaran Lapas Tangerang
Indonesia
Polisi Bagi Tiga Klaster Pemeriksaan Selidiki Kebakaran Lapas Tangerang

Pemeriksaan saksi untuk mendalami dan menguatkan proses penyelidikan

Pemprov DKI Ancam Cabut Izin Perusahaan Farmasi Cemari Teluk Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Ancam Cabut Izin Perusahaan Farmasi Cemari Teluk Jakarta

Pemprov DKI mengancam akan memberikan sanksi tegas kepada perusahaan farmasi yang berani membuang limbah sembarangan hingga mencemari Teluk Jakarta.