Pembahasan Jadwal Pemilu 2024 Dilanjutkan setelah Reses Ilustrasi Pemilihan Umum (Pemilu). Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Komisi II DPR gagal menggelar rapat dengan Menteri Dalam Negeri, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Ketua Dewan Kehormatan Pemyelenggara Pemilu (DKPP) guna membahas persiapan Pemilu serentak 2024 pada Rabu (6/10).

Wakil Ketua Komisi II DPR Junimart Girsang mengatakan, batalnya rapat bersama tersebut lantaran Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian harus hadir dalam rapat intern dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara.

Baca Juga

PDIP Ingin Pemungutan Suara Pemilu di 21 Februari 2024

"Mendagri bersurat ke komisi II untuk memohon menunda raker hari ini (kemaren). Karena hari ini (kemarin) beliau ada rapat internal yang dipimpin langsung oleh pak presiden," kata Junimart saat dikonfirmasi oleh awak media, Rabu, (6/10.

Pasca batalnya rapat bersama tersebut, kata Junimart, Komisi II DPR menggelar rapat internal untuk menyikapi surat dari Mendagri. Komisi II DPR memutuskan untuk melanjutkan rapat usai masa reses 8 Oktober hingga 23 Oktober 2021.

"Kita putuskan ya ini kita tunda dan akan dilanjutkan di persidangan berikutnya reses ini diawal," ujar politikus PDI Perjuangan (PDIP) itu.

Simulasi TPS
Simulasi TPS. (Foto:Bawaslu)

Terkait dengan jadwal pencoblosan pemilu 2024 yang masih menjadi perdebatan, Junimart mengaku, pihaknya dalam beberapa hari terakhir melakukan rapat konsinyering dengan pemerintah dan penyelenggara pemilu.

"Nah di dalam konsinyering itu KPU membuat simulasi mengenai jadwal kalau bulan Februari itu maka perintah UU untuk pilkada pada bulan November itu bisa direalisiretapi kalau saran pemerintah bulan Mei maka mereka meminta pilkada itu ditunda ke bulan Februari 2025 sementara perintah UU itu kan bulan November 2024 harus sudah pilkada," bebernya.

Dengan demikian, kata Junimart, ada dua usulan pencoblosan pemilu yang pihaknya bahas dalam konsionyering itu dalam beberapa hari ini termasuk sampai tadi malam, Selasa, (5/10).

"Karena KPU bukan tidak mampu atau tidak siap kalau melakukan bulan Mei, mereka siap melaksanakan bulan Mei apabila pilkada itu mundur ke Februari 2025," tutup dia. (Pon)

Baca Juga

Gerindra Pilih 15 Mei 2024 Jadi Hari Pemungutan Suara Pemilu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Kenang Tjahjo Kumolo sebagai Politisi dengan Pengabdian Tinggi
Indonesia
Jokowi Kenang Tjahjo Kumolo sebagai Politisi dengan Pengabdian Tinggi

Presiden menyebut Tjahjo merupakan sosok tokoh muda dan politisi dengan pengabdian tinggi kepada negara sebagai Menteri PAN-RB.

Jokowi Beri Peringatan Munculnya Modus Baru Pencucian Uang
Indonesia
Jokowi Beri Peringatan Munculnya Modus Baru Pencucian Uang

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbicara dalam Peringatan 20 Tahun Gerakan Anti Pencucian Uang (APU) PPT, Istana Negara, Senin (18/4).

Terlibat Lakalantas di Jakarta, Anak Gubernur Kaltara Meninggal Dunia
Indonesia
Terlibat Lakalantas di Jakarta, Anak Gubernur Kaltara Meninggal Dunia

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang tengah dirundung duka setelah putra pertamanya, AKP Novandi Arya Kharizma, meninggal dunia.

Jelang Masa Jabatannya Berakhir, Anies Resmikan 4 Pasar di Jakarta
Indonesia
Jelang Masa Jabatannya Berakhir, Anies Resmikan 4 Pasar di Jakarta

Keempat pasar itu merupakan hasil revitalisasi yang dikerjakan sejak 2020 lalu.

Ratusan Nakes Kota Yogyakarta Positif COVID-19 Walau Sudah Divaksin Booster
Indonesia
Ratusan Nakes Kota Yogyakarta Positif COVID-19 Walau Sudah Divaksin Booster

Para tenaga kesehatan memang menjadi kelompok rentan terpapar karena mereka bekerja di garda paling depan

[HOAKS atau FAKTA]: Rebusan Bawang Merah, Kunyit dan Jahe Bisa Bersihkan Paru-paru
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Rebusan Bawang Merah, Kunyit dan Jahe Bisa Bersihkan Paru-paru

Beredar informasi berupa video di media sosial Facebook yang menunjukkan bahwa campuran ramuan bawang merah, kunyit, dan jahe ampuh membersihkan paru-paru yang kotor akibat merokok.

Layanan QRIS Kini Bisa Dipakai di Thailand
Indonesia
Layanan QRIS Kini Bisa Dipakai di Thailand

QRIS antarnegara ini akan mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi di Thailand karena tidak perlu menukarkan uang melainkan hanya dengan scan barcode QRIS.

Anies Terapkan PPKM Level 3 di Jakarta Selama Libur Nataru, Sederet Kegiatan Diperketat
Indonesia
Anies Terapkan PPKM Level 3 di Jakarta Selama Libur Nataru, Sederet Kegiatan Diperketat

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

DPR Minta Isu Disharmoni Panglima TNI dan KSAD Tidak Diperpanjang
Indonesia
DPR Minta Isu Disharmoni Panglima TNI dan KSAD Tidak Diperpanjang

Panglima dan KSAD sudah memberikan klarifikasi bahwa hubungan keduanya tidak masalah dan memastikan seluruh matra di TNI solid.

[HOAKS atau FAKTA]: PLN Beri Subsidi Listrik Bagi Warga yang mengisi Fomulir di WA
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: PLN Beri Subsidi Listrik Bagi Warga yang mengisi Fomulir di WA

Beredar informasi melalui pesan berantai WhatsApp beruxpa tautan yang disebarkan melalui aplikasi WhatsApp yang diklaim berasal dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).