Sains
Pemanasan Global: Salju Terlihat Berwarna Merah Muda Gangang merah muda mulai tumbuh di Italia utara. (Foto: Unsplash//Michal Pech)

JENIS ganggang yang biasanya ditemukan di Greenland telah mulai tumbuh di Italia utara. Membuat penampilan gletser menjadi merah muda.

Meskipun penampilannya cerah, salju berwarna merah muda bukan kabar baik. Biasanya, es memantulkan lebih dari 80 persen radiasi matahari kembali ke atmosfer. Saat es berubah warna, es kehilangan kemampuan untuk memantulkan panas. Artinya gletser mulai mencair lebih cepat.

Baca juga:

Matahari Telah Berubah Signifikan Selama Lebih dari 10 Tahun

1
Bukan pertanda baik pada iklim kedepan. (Foto: scientalert)

Gletser Presena, dekat Pellizzano di Italia, sering disebut "raksasa pegunungan Alpen". Terletak 3.069 mdpl. Digambarkan sebagai surga bagi semua orang yang mencintai alam, sejarah, dan olahraga gunung. Karena meningkatnya suhu global yang mencairkan es di gunung-gunung, resor ski lokal Pontedilegno-Tonale memulai proyek konservasi pada tahun 2008. Mereka menggunakan potongan-potongan besar kain geotekstil untuk menutupi gletser sepanjang musim panas. Menjaganya tetap dingin dan melindungi dari pencairan.

Namun, terlepas dari upaya terbaik mereka, gletser sekarang menghadapi ancaman baru dalam bentuk ganggang. Menurut Biagio Di Mauro dari National Research Council Italia, salju merah muda kemungkinan disebabkan oleh organisme yang tumbuh subur di 'Zona Gelap' Greenland. Ini adalah area di mana es juga mencair. Menyebabkan penggelapan luas di sepanjang tepi barat lapisan es.

"Ganggang tidak berbahaya. Itu adalah fenomena alam yang terjadi selama periode musim semi dan musim panas di lintang tengah, tetapi juga di Polandia," kata Di Mauro kepada Guardian.

Namun, semua yang menggelapkan salju menyebabkan salju mencair karena mempercepat penyerapan radiasi, Di Mauro menambahkan.

Ganggang ini pertama kali dianggap sebagai Ancylonema nordenskioeldii (alga gletser). Namun Di Mauro mengklarifikasi dalam tweet bahwa itu kemungkinan besar adalah Chlamydomonas nivalis (alga salju).

Baca juga:

Perubahan Iklim: Seluruh Acara Olahraga Bertarung Melawan Waktu

2
Kemampuan es memantullkan panas hilang. (Foto: salon)

Tahun lalu, sebuah studi memperkirakan bahwa dua pertiga dari gletser es di Pegunungan Alpen akan mencair pada tahun 2100. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal The Cryosphere, memperingatkan bahwa setengah dari es di 4.000 gletser rantai gunung akan hilang pada tahun 2050. Dua pertiga akan mencair pada tahun 2100 akibat efek merusak dari emisi karbon di seluruh dunia.

Gletser yang goyah juga menjadi ancaman bagi kota-kota dan kawasan wisata Alpen. Para ilmuwan telah mengembangkan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana gletser berperilaku, terang Fabian Walter. Seorang ahli gletser seismik di ETH Zurich mengatakan kepada New York Times pada tahun 2019.

Tetapi masih ada banyak yang tidak kita mengerti tentang bagaimana, mengapa atau kapan suatu tertentu tubuh es mungkin runtuh,” katanya. Dengan perubahan iklim, lanskap berkembang dengan cara yang susah untuk diantisipasi.

Mengurangi ketergantungan kita pada bahan bakar fosil secara signifikan adalah cara terbaik untuk menghentikan pencairan es di tempat-tempat seperti Pegunungan Alpen dan Kutub Utara. Sebuah studi 2019 menemukan bahwa emisi yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil menjadi penyebab terbesar pencairan es di Kutub Utara, karena akumulasi "karbon hitam".

Menurut World Resources Institute (WRI), cara paling efektif untuk transisi ke dunia yang lebih bersih dan lebih hijau. Termasuk "memberi harga pada karbon" sehingga produksi bahan bakar fosil tidak disubsidi. Lembaga ini juga merekomendasikan agar kita berinvestasi lebih banyak pada bangunan hemat energi. Meningkatkan akses listrik di seluruh dunia dan menciptakan kondisi untuk menghapus batubara sama sekali. (lgi)

Baca juga:

Daerah Terpencil AS Mengalami Hujan Plastik

Penulis : Leonard Leonard
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PMI Serah Terima Donasi Tahap Kedua Gerakan Sejuta Masker untuk Indonesia
Fun
PMI Serah Terima Donasi Tahap Kedua Gerakan Sejuta Masker untuk Indonesia

Jadi bukan soal jumlahnya, tapi soal niat baik untuk menghidupkan sesuatu.

Perhatikan Posisi Tidur Berdampak pada Tubuh kamu Loh!
Fun
Perhatikan Posisi Tidur Berdampak pada Tubuh kamu Loh!

Posisi tidur yang baik adalah yang membantu istirahat.

Kurikulum, "Kambing Hitam" dalam Dunia Pendidikan Indonesia
Fun
Kurikulum, "Kambing Hitam" dalam Dunia Pendidikan Indonesia

Seluruh lapisan masyarakat mulai dari orang tua hingga industri menyalahkan kurikulum.

Rahasia Tersembunyi Tiga Agensi Terbesar K-Pop
ShowBiz
Rahasia Tersembunyi Tiga Agensi Terbesar K-Pop

Mantan trainee dari ketiga agensi terbesar K-Pop mengungkapkan beberapa informasi mengejutkan tentang agensi tersebut

Thailand Wajibkan Penumpang dari 15 Negara Ini Bawa Sertifikat Bebas Corona
Fun
Selain Diet, Berikut Manfaat Almond Bagi Tubuh!
Hiburan & Gaya Hidup
Selain Diet, Berikut Manfaat Almond Bagi Tubuh!

Almond terkenal dengan rasa nikmat, juga memiki manfaat sangat kaya untuk kesehatan

Ini yang Terjadi pada Tubuh dan Pikiran Kita Saat Koma
Fun
Ini yang Terjadi pada Tubuh dan Pikiran Kita Saat Koma

Otak tidak mampu membuang sisa carian dan zat beracun.

Tikung Saja Selama Janur Kuning Belum Melengkung
Fun
Entrepreneur, Lagu Sarat Makna dari Pharrell Wiliam dan Jay-Z
ShowBiz
Entrepreneur, Lagu Sarat Makna dari Pharrell Wiliam dan Jay-Z

Pharrell Williams dan Jay-Z menyuarakan kesetaraan ras lewat lagu Entrepreuner.

Bae Suzy Ungkap Perubahan Berarti Setelah 10 Tahun Berkarya
ShowBiz
Bae Suzy Ungkap Perubahan Berarti Setelah 10 Tahun Berkarya

Suzy memulai debutnya dengan miss A pada tahun 2010 setelah mengikuti audisi untuk Superstar K pada tahun 2009.