Pemakaian Disinfektan Meningkat, Sungai Brantas Tercemar Klorin Aliran sungai Brantas di Malang. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Pemakaian disinfektan yang tinggi di masa pandemi COVID-19, Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas, Malang, Jawa Timur, tercemar klorin.

Hal tersebut disampaikan oleh Lembaga pemerhati lingkungan Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) saat meneliti contoh air Sungai Brantas.

Baca Juga

Kasus Harian COVID-19 tak Lagi Diumumkan karena Masyarakat Terkesan Cuek

Peneliti Ecoton, Eka Clara Budiarti mengatakan, kadar klorin dari air Sungai DAS Brantas melebihi standar baku mutu yang ditetapkan pemerintah sebesar 0,03 ppm (part per million).

Namun, kadar klorin di Sungai Brantas saat diambil sampelnya di aliran sungai Kali Brantas Malang tepatnya KelurahanJodipan dan Kelurahan Kidul Dalem, masing-masing tercatat sebesar 0,15 ppm.

"Kali Brantas Surabaya hampir hilirnya DAS Brantas dengan hulunya di Kali Brantas Malang. Nyatanya, makin ke hilir tingkat kadar klorinnya tambah semakin tinggi," ujar Eka saat dikonfirmasi, Rabu (22/7).

Peneliti dari Ecoton, Eka Clara Budiarti saat memeriksa kadar air sungai Brantas yang ada di Kekurahan Jodipan-Malang. Istimewa
Peneliti dari Ecoton, Eka Clara Budiarti saat memeriksa kadar air sungai Brantas yang ada di Kekurahan Jodipan-Malang. Foto: Istimewa

Clara menegaskan, kadar klorin di Sungai Brantas Malang kali ini naik lima kali lipat dari standar yang ditetapkan.

"Halnya dua titik di Malang tersebut, kadar klorinnya menunjukkan 0,15 ppm. Berarti lima kali naik dari standar yang ditetapkan pemerintah," tandasnya.

Tidak ada lagi, lanjut Clara, meningkatnya kadar klorin di sungai Brantas tersebut lantaran penggunaan disnfektan di masa pandemi Covid-19 ini hingga terbuang di aliran Brantas.

Baca Juga

Dr Reisa tak Lagi Muncul Saat Konpers Harian COVID-19

Menurut Clara, naiknya kadar klorin tersebut selain mengancam ekosistem di sungai, juga pada kesehatan manusia. Sungai Brantas juga dimanfaatkan masyarakat untuk mandi dan mencuci pakaian.

"Klorin ini tergolong polutan berbahaya. Jika sudah masuk dalam tubuh manusia bisa menyebabkan diare, infeksi ringan ,atau bahkan beresiko kanker yang mengidap," pungkas Clara. (Andika Eldon/Jawa Timur)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Diminta Jerat Eks Sekretaris MA Nurhadi dengan Pasal Pencucian Uang
Indonesia
KPK Diminta Jerat Eks Sekretaris MA Nurhadi dengan Pasal Pencucian Uang

Nurhadi diduga memiliki kekayaan yang tidak wajar atau tidak berbanding lurus dengan penghasilan resminya.

Jumlah Pasien Sembuh COVID-19 Capai 7.261 Orang Sehari
Indonesia
Jumlah Pasien Sembuh COVID-19 Capai 7.261 Orang Sehari

Penularan virus corona masih terlihat belum terkendali hingga saat ini.

KPK Terapkan WFO 25 Persen
Indonesia
KPK Terapkan WFO 25 Persen

KPK menerapkan sistem 25 persen pegawai bekerja dari kantor atau work from office (WFO).

305 Pedagang Positif, IKAPPI DKI Kritik Pasar Jaya
Indonesia
305 Pedagang Positif, IKAPPI DKI Kritik Pasar Jaya

Sudah sebanyak 45 pasar yang ditutup sementara akibat penyakit corona.

Mahfud MD Pastikan Tak Ada Perang Agama dan Suku di Sigi
Indonesia
Mahfud MD Pastikan Tak Ada Perang Agama dan Suku di Sigi

Pemerintah menyampaikan sikap terkait teror yang dilakukan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Sigi, Sulawesi Tengah.

Tiongkok Hentikan Sementara Pengiriman Vaksin COVID-19 ke Luar Negeri
Indonesia
Tiongkok Hentikan Sementara Pengiriman Vaksin COVID-19 ke Luar Negeri

Dubes Djauhari menyampaikan terima kasih kepada pemerintah China yang telah memprioritaskan vaksin untuk Indonesia.

Ribuan Pemudik Disebut Positif COVID-19 Rupanya dari Akumulasi Sejumlah Data
Indonesia
Ribuan Pemudik Disebut Positif COVID-19 Rupanya dari Akumulasi Sejumlah Data

Sebanyak 4.123 orang pemudik terkonfirmasi positif corona dari random testing atau tes acak.

Lebih dari 50 Calon Penumpang Kereta Api di Cirebon Positif COVID-19
Indonesia
Lebih dari 50 Calon Penumpang Kereta Api di Cirebon Positif COVID-19

Sedangkan yang dinyatakan positif tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan

Puluhan Warga Karanganyar Keracunan Takjil, Satu Meninggal Dunia
Indonesia
Puluhan Warga Karanganyar Keracunan Takjil, Satu Meninggal Dunia

Data sementara ada 29 warga RT 02 yang terpaksa dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas setempat karena mengalami gejala mual, muntah dan diare. Sedangkan data sementara warga RT 03 ada sekitar 30 orang.

Perkelahian di Pasar Remu Sorong Tewaskan Seorang Warga, Satu Mobil Dibakar
Indonesia
Perkelahian di Pasar Remu Sorong Tewaskan Seorang Warga, Satu Mobil Dibakar

Perkelahian warga di Pasar Sentral Remu, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu mobil dibakar oleh massa.