Pelonggaran Transportasi Umum Bikin Penerapan PSBB Sia-Sia Belaka Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah menilai, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah wilayah dinilai tak akan berjalan efektif memutus mata rantai penyebaran virus corona, jika moda transportasi umum diizinkan beroperasi.

Sebab, kerumunan orang jelas akan muncul sehingga aturan jaga jarak atau physical distancing akan sulit diterapkan.

Baca Juga:

Alihkan Bansos ke Pemerintah Pusat, PSI: Anies Jangan Lari Dari Tanggung Jawab

"Iya jelas enggak akan efektif," kata Trubus kepada wartawan, Kamis (7/5).

Karena efeknya, penumpang bisa saja banyak dan kalau penumpang yang banyak mau enggak mau akan naik. Apalagi transportasi jenis moda B seperti angkot," katanya.

Menhub Budi Karya Sumadi izinkan transportasi umum kembali beroperasi
Menhub Budi Karya Sumadi izinkan transportasi umum kembali beroperasi dengan protokol kesehatan yang ketat (Foto: antaranews)

Menurut Trubus, adanya kebijakan tersebut membuat tantangan bagi pemerintah ke depan.

Agar protokol kesehatan mulai dari physical distancing di dalam moda transportasi umum bisa tetap berjalan.

"Kemudian ini mampukah kita melaksanakan physical distancing dalam moda transportasi? Dan saya kira sangat berat karena bagaimana di situ mau duduknya membuat jarak satu meter tetap sangat sulit," ungkap pengajar dari Universitas Trisakti ini.

Pengamat transportasi Edison Siahaan menyebut ada motif tertentu dari langkah Kementerian Perhubungan yang memperbolehkan adanya transportasi ke luar kota.

Ia menduga, pemerintah mendapat tekanan dari kelompok bisnis tertentu agar usaha mereka tetap jalan.

"Ada dugaan kebijakan yang terkesan pagi tahu, sore tempe itu demi kepentingan bisnis kelompok tertentu. Kalau alasan ekonomi, bukankah krisis ekonomi ini karena pandemi virus corona," ujar Edison.

Edison mengatakan, lebih baik larangan mudik dan berpergian yang ada sekarang diteruskan saja sambil pemerintah memberikan stimulus bantuan ekonomi bagi para perusahaan dan pekerja yang terdampak.

"Seharusnya pemerintah yang sudah menggelontorkan dana cukup besar fokus dan serius melaksanakan PSBB dan larangan mudik, agar wabah lebih cepat mereda," tutup Edison.

Pemerintah akan kembali memberikan izin operasi untuk berbagai transportasi untuk mengangkut penumpang ke luar daerah. Hal ini dilakukan setelah larangan operasi transportasi diberlakukan dalam mencegah mudik.

Baca Juga:

Pemerintah Didesak Turun Tangan Atas Kematian ABK WNI di Kapal Tiongkok

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa hal ini bukan relaksasi ataupun kelonggaran, melainkan penjabaran Permen 25 tahun 2020 soal pengaturan transportasi saat Mudik Lebaran.

"Intinya adalah penjabaran, bukan relaksasi lho ya, artinya dimungkinkan semua moda angkutan, baik udara, kereta api, laut, bus, untuk kembali beroperasi dengan catatan satu harus mentaati protokol kesehatan," jelas Budi Karya dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR, Rabu (6/5).(Knu)

Baca Juga:

Hemat Biaya Tagihan Listrik, Pemprov DKI Redupkan Lampu Jalan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Setiap Tahun Katedral Kirim Hewan Kurban ke Istiqlal
Indonesia
Setiap Tahun Katedral Kirim Hewan Kurban ke Istiqlal

Tahun ini, sedikitnya 113 lembaga dan yayasan yang akan menerima pendistribusian daging hewan kurban.

Lagi, Sekretariat PAC PDI-P Dilempar Bom Molotov
Indonesia
Lagi, Sekretariat PAC PDI-P Dilempar Bom Molotov

Muad Khalim mengaku tengah membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian

Khofifah Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan ke OTG COVID-19
Indonesia
Khofifah Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan ke OTG COVID-19

Jatim selama beberapa hari terakhir, angka OTG semakin bertambah

Kasus Suap Benur, KPK Terima 13 Sepeda dari Stafsus Edhy Prabowo
Indonesia
Kasus Suap Benur, KPK Terima 13 Sepeda dari Stafsus Edhy Prabowo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima penyerahan 13 unit sepeda berbagai merek dari perwakilan tersangka kasus dugaan suap izin ekspor benih bening lobster atau benur, Safri.

Polresta Surakarta Tangkap 2 Pelaku Penyerangan Acara Midodareni
Indonesia
Polresta Surakarta Tangkap 2 Pelaku Penyerangan Acara Midodareni

Kedua pelaku yang diamankan berinisial BD dan HD ditahan di Mapolresta Surakarta.

Ibu Asal Maroko Bunuh Anaknya Secara Keji di Apartemen Tanah Abang
Indonesia
Ibu Asal Maroko Bunuh Anaknya Secara Keji di Apartemen Tanah Abang

SHA ditemukan tewss mengenaskan dengan luka lebam di sekujur tubuhnya di Apartemen Pavilion, Tanah Abang, Rabu (1/9) lalu.

Terima Serpihan Bangkai Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Basarnas Serahkan ke DVI
Indonesia
Terima Serpihan Bangkai Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Basarnas Serahkan ke DVI

Basarnas menerima serpihan-serpihan pesawat yang diduga kuat berasal dari pesawat yang sebelumnya dinyatakan hilang kontak di kawasan Kepulauan Seribu.

[HOAKS atau FAKTA]: Angka Bunuh Diri Naik 200 Persen Selama Pandemi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Angka Bunuh Diri Naik 200 Persen Selama Pandemi

Dalam postingan tersebut dinyatakan bahwa adanya kenaikan angka bunuh diri sebanyak 200% selama lockdown,

Anies Minta Pengumandang Takbiran di Masjid Hanya Lima Orang
Indonesia
Anies Minta Pengumandang Takbiran di Masjid Hanya Lima Orang

Takbiran di masjid hanya lima orang itu juga diserukan oleh Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta KH Ma'mun Alayubi.

Surat Suara Tidak Sah Pilwakot Solo Tembus 35.476 Jadi Sorotan
Indonesia
Surat Suara Tidak Sah Pilwakot Solo Tembus 35.476 Jadi Sorotan

Jumlah tersebut naik signifikan atau tiga kali lipat dibandingkan Pilwakot Solo 2015 sebanyak 12.773. Bahkan, jumlah surat suara tidak sah ini mengalahkan perolehan suara paslon Bajo.