Pelibatan Tentara dan Polisi saat New Normal Dinilai Tepat Presiden Jokowi didampingi Panglima TNI dan Kapolri meninjau kesiapan penerapan new normal di MRT Bundaran HI.(ANTARA/Agus Suparto)

MerahPutih.com - Pengamat intelijen dan keamanan Stanislaus Riyanta menilai sudah saatnya TNI dan Polri dilibatkan dalam upaya mendisiplinkan warga yang bandel disaat ada pembatasan sosial.

Menurut Stanislaus, jika masyarakat tak dispilin dan tak ada yang mengawasai maupun menindak, maka upaya menekan laju pertambahan virus bakal sia-sia.

Baca Juga:

Modus Pemudik Bandel Pas COVID-19, Ada yang Pura-Pura Mogok Pakai Derek

"Salah satu aspek penting dalam melawan Covid-19 ini adalah ketaatan dan kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan," jelas Stanislaus kepada Merahputih.com di Jakarta, Selasa (26/5).

Ia berujar, komponen negara yang efektif untuk membantu masyarakat agar mentaati protokol kesehatan ini adalah TNI dan Polri.

Di sisi lain, pemerintah sudah menetapkan bahwa pandemi Covid-19 ini sebagai bencana nasional nonalam, jika pemerintah menugaskan TNI Polri untuk terlibat dalam penanganan bencana nasional nonalam.

"Pelibatan aparat keamanan dan pertahanan tentu tidak masalah," sebut Stanislaus

Ia yakin, tak akan ada penyalahgunaan wewenang dalam upaya TNI dan Polri melakukan pendisiplinan terhadap warga. Sebab, aparat kini sudah dilatih untuk lebih humanis.

"Saya yakin dengan kemampuan TNI-Polri pasti akan berdampak signifikan dan tentu saja kesadaran dari masyarakat untuk protokol ini sangat penting," ungkap dia.

 Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seusai meninjau kesiapan penerapan prosedur standar "New Normal" di Stasiun MRT Bundaraan HI, Jakarta, Selasa (26/5/2020). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/POOL/foc. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seusai meninjau kesiapan penerapan prosedur standar "New Normal" di Stasiun MRT Bundaraan HI, Jakarta, Selasa (26/5/2020). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/POOL/foc. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

Stanislaus menyebut, upaya pembukaan sejumlah fasilitas publik pada Juni mendatang mesti dikaji lebih dalam. Sebab jika salah langkah, bukan tidak mungkin ini akan menjadi blunder bagi pemerintah.

"Tentu harus dipertimbangkan lagi agar tidak menjadi kluster baru. Keputusan pemerintah pasti sudah berdasarkan data yang akurat," tutup Stanislaus yang juga lulusan doktoral Kajian Ilmu Intelijen UI ini.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan personel TNI dan Polri akan ikut mengawasi kedisiplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehataan saat new normal berlaku. Ada 340 ribu personel gabungan yang disiapkan.

Mereka mengawasi seperti penggunaan masker, jarak aman, dan ketersediaan tempat cuci tangan di ruang publik.

Hadi yang mengenakan seragam TNI ini mencontohkan dalam penerapan new normal tahap pertama, pihaknya akan mengawasi operasional mal, khususnya di Jakarta.

"Mal dengan kapasitas 1.000 (orang) akan kita izinkan untuk 500 saja dan kita awasi. Termasuk juga rumah makan harusnya 500 (orang) kita batasi 200 saja," kata Hadi.

Baca Juga:

Pasien yang Dirawat di RS Wisma Atlet Nyaris 1.000 Orang

Menurut dia, beberapa tahap dalam pelaksanaan disiplin tersebut di beberapa wilayah.

"Dalam tahap pertama ini kita laksanakan secara serentak di empat tempat, yaitu di DKI Jakarta, khususnya di Bundaran HI, kemudian di wilayah Bekasi, berikutnya adalah Provinsi Jawa Barat, Sumatera Barat, dan Gorontalo," kata Hadi.

Hadi menyebut, dari empat provinsi dan 25 Kabupaten kota, ada 1800 obyek yang akan dilaksanakan pendisiplinan tersebut. Pusatnya adalah titik meramaikan. (Knu)

Baca Juga:

Anies Siapkan Protokol Kesehatan untuk PSBB Gelombang Keempat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Luka Para Korban Penyerangan TNI, Pendarahan Paru hingga Retina Lepas
Indonesia
Luka Para Korban Penyerangan TNI, Pendarahan Paru hingga Retina Lepas

Salah satu korban mengalami gangguan pernapasan dan saat ini menjalani perawatan di RSPAD.

Update Corona DKI Senin (22/7): 9.957 Positif, 5.128 Orang Sembuh
Indonesia
Update Corona DKI Senin (22/7): 9.957 Positif, 5.128 Orang Sembuh

Ada 1.308 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.900 orang melakukan isolasi mandiri di rumah.

Perbatasan Dibuka, Berikut Aturan bagi Pelancong Masuk ke Singapura
Dunia
Perbatasan Dibuka, Berikut Aturan bagi Pelancong Masuk ke Singapura

Pemerintah Singapura akan mewajibkan pelancong yang datang ke negara itu memakai perangkat pemantauan elektronik.

Anies: Pinjaman Dana Rp12,5 Triliun Bantu Serap Tenaga Kerja
Indonesia
Anies: Pinjaman Dana Rp12,5 Triliun Bantu Serap Tenaga Kerja

Pemprov DKI Jakarta mengaku senang mendapatkan pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Rp12,5 triliun dari Kementerin Keuangan.

Abu Janda-Natalius Pigai Duduk Satu Meja, PKB: Harus Diteladani
Indonesia
Abu Janda-Natalius Pigai Duduk Satu Meja, PKB: Harus Diteladani

Proses hukum terhadap Abu Janda tergantung dari pihak yang melaporkan

Kinerja Politisi Senayan Dinilai Ala Kadarnya
Indonesia
Kinerja Politisi Senayan Dinilai Ala Kadarnya

Rencana DPR membahas empat RUU pada masa sidang III ini menjadi utopis karena tidak memiliki dasar yang jelas dan kuat

KPK Geledah Rumah Penyuap Nurdin Abdullah
Indonesia
KPK Geledah Rumah Penyuap Nurdin Abdullah

Selanjutnya bukti ini divalidasi dan dianalisa untuk dilakukan penyitaan

Update COVID-19 Selasa (14/7): 78.572 Positif, 37.636 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Selasa (14/7): 78.572 Positif, 37.636 Sembuh

"Penambahan pada pasien positif sebanyak 1.581 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto

 Demokrat Kritik Sejumlah Fraksi di DPR Yang Ngotot Bahas Omnibus Law
Indonesia
Demokrat Kritik Sejumlah Fraksi di DPR Yang Ngotot Bahas Omnibus Law

Ibas, sapaan akrab Edhie, menyesalkan sikap beberapa fraksi di DPR yang belakangan ini masih terus membahas beberapa RUU, seperti RUU Omnibus Law Cipta Kerja, RUU Haluan Ideologi Pancasila, dan RUU Minerba.

Polda Lampung Konfirmasi Penangkapan Artis VS Terkait Prostitusi Daring
Indonesia
Polda Lampung Konfirmasi Penangkapan Artis VS Terkait Prostitusi Daring

Ada dua orang lainnya yang ditangkap bersama artis VA.