Peletakan Batu Pertama Jalanan Ibu Kota Baru Dilakukan Tahun Depan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono ( Antara Foto )

MerahPutih.Com - Ibu Kota baru akan dibangun di lahan seluas 180 ribu hektar. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan peletakan batu pertama pembangunan jalan ibu kota direncanakan pertengahan tahun depan.

Dalam satu setengah tahun ini pemerintah akan menyiapkan konsep desain ibu kota yang mencerminkan kota cerdas, modern dan bertaraf internasional.

Baca Juga:

Gubernur Kalteng Girang, Kaltim Ditunjuk Sebagai Lokasi Ibu Kota Baru

"Bangunan utamanya berada di lahan seluas 40 ribu hektar,” katanya usai menjadi pembicara di kuliah umum di hadapan 471 mahasiswa baru program pascasarjana Fakultas Teknik UGM di Grha Sabha Pramana, Selasa (27/8).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono tegaskan tahun ini jalanan ibu kota baru mulai dibangun
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono tegaskan jalanan ibu kota baru akan dibangun mulai tahun ini (Dok Kementerian PUPR)

Setelah anggaran disetujui, pihaknya akan membangun prasarana dasar dalam rangka membuka akses menuju lokasi ibukota. Pembangunan sarana dasar berupa jalan ini ditargetkan akan dimulai pada pertengahan tahun depan.

“Kemudian kita bangun waduk untuk pasokan air bersih dan sarana transportasi dari kereta api dan listriknya. Selanjutnya perumahan dan perkantoran,” ujar Menteri yang akrab disapa Pak Bas ini.

Usai sarana dasar dibangun, pembangunan diikuti dengan perkantoran dan perumahan. Pihaknya tengah melakukan diskusi lebih lanjut dengan para arsitek yang tergabung dalam IAI terkait desain bangunan.

Pemindahan perkantoran dan pemerintahan juga dilakukan bertahap. Di mulai kantor Kementerian PU, kantor keuangan, kantor presiden dan kementerian lainnya. Ia memprediksi jika semua rencana berjalan lancar, pemindahan bisa dilakukan tahun 2023.

Baca Juga:

Jokowi Diminta Secara Terbuka Sampaikan Roadmap Ibu Kota Baru ke DPR

"Itu target kami, yang pentingnya prasarana dasarnya dulu, aksesnya dulu yang dibangun,” katanya.

Basuki Hadimuljono memperkirakan jumlah penduduk di ibu kota yang baru sekitar 1,5 juta karena berasal dari tambahan 800 ribu ASN yang akan dipindahkan bekerja di ibu kota yang baru.

Dalam waktu dekat pemerintah akan meresmikan jalan tol Samarinda-Balik papan pada pertengahan Oktober tahun ini.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Teresa Ika, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta.

Baca Juga:

Sepakat dengan Presiden, Djarot Sebut Pemindahan Ibu Kota Kurangi Masalah di Jakarta



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH