Pelanggaran Lalu Lintas saat Operasi Patuh Meningkat
Ilustrasi - Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP Affan Priyo Wicaksono membagikan helm gratis kepada pengendara di simpang empat pasar legi, Selasa (11/7/2023). ANTARA/HO-SDP.
MerahPutih.com - Polri menyebut dari hasil evaluasi Operasi Patuh 2023 menunjukan bahwa kegiatan ini berdampak positif dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
"Operasi ini dilaksanakan dengan pendekatan persuasif, edukatif, dan humanis, serta didukung oleh metode penegakan hukum secara elektronik, stasi, dan mobile," ungkap Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigen Ahmad Ramadhan di Jakarta, Selasa (1/8).
Baca Juga:
Pelanggaran Lalin Selama Operasi Patuh Jaya, Terbanyak Pemotor Tanpa Helm
Menurut Ramadhan, data penindakan pelanggaran selama Operasi Patuh 2023 menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Pada ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) statis, jumlah penindakan pelanggaran meningkat 49 persen dari 31.065 menjadi 60.968 penindakan.
"Untuk ETLE mobile, jumlah penindakan pelanggaran juga mengalami peningkatan 36 persen dari 104.780 menjadi 162.798 penindakan," ujarnya.
Sementara untuk tilang manual juga tercatat ada kenaikan sebesar 69 persen, dari 29.793 menjadi 96.265 penindakan.
"Total penindakan pelanggaran tahun 2023 mencapai 320.031, meningkat 48 persen dari tahun sebelumnya," imbuh Ramadhan.
Tidak hanya penindakan, lanjut Ramadhan, sanksi teguran selama Operasi Patuh juga meningkat pesat.
Baca Juga:
Polisi Tindak 15 Ribu Pelanggaran Lalu Lintas pada Hari Pertama Operasi Patuh
Pada tahun 2022, jumlah teguran mencapai 653.442, dan pada tahun 2023, angka tersebut meningkat 73 persen menjadi 2.402.465 teguran.
Selain itu, Operasi Patuh juga berdampak pada kecelakaan lalu lintas. Sebelum operasi dilaksanakan, terdapat 5.441 kejadian kecelakaan dengan korban mencapai 9.931 orang.
Rinciannya meninggal 931, luka berat 595, luka ringan 6.675 dan kerugian sebesar Rp 13.141.241.205,-
"Setelah Operasi Patuh, angka kecelakaan lalu lintas menurun sebesar 33 persen menjadi 3.624 kejadian dengan korban mencapai 412 orang atau turun 56 persen dan kerugian sebesar 7.915.479.665 atau turun 40 persen," tuturnya.
Ramadhan menambahkan, Operasi Patuh juga telah membawa dampak positif yang signifikan dalam menciptakan disiplin masyarakat berlalu lintas dan mengurangi angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas di seluruh Indonesia. (Knu)
Baca Juga:
Operasi Patuh di Cirebon Fokus Pada 7 Pelanggaran Lalu Lintas
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Korban Rentan Dijadikan Tersangka karena Bela Diri dari Ancaman Kejahatan, DPR Peringatkan Polisi Jangan Terlalu 'Kaku' Terapkan Aturan
Istri Mantan Kapolri Hoegeng Iman Santoso 'Eyang Meri' Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
3.000 Aparat Polda Metro Jaya Lakukan Operasi Keselamatan Jaya 2026, Wakapolda Ingatkan Jangan Cari-Cari Kesalahan
Operasi Keselamatan Jaya 2026 Berlangsung Hari ini, Sasar Pengendara di Bawah Umur dan Gunakan Gadget saat Berkendara
Orang Dekat Prabowo sebut Isu Polri di Bawah Kementerian Disengaja untuk Melemahkan Presiden
Polisi Pastikan tak Ada Bukti Pidana Kasus Kematian Selebgram Lula Lahfah
Mantan Ajudan Jokowi Pimpin Humas Mabes Polri
'Gorengan' Saham Bikin IHSG Anjlok, Bareskrim Polri Bergerak Cari Unsur Pidana
Polda Metro Jaya Ancam Pidanakan Oknum Polisi yang Diduga Main Tangkap Pedagang Es Jadul di Kemayoran