Pelanggar Lalu Lintas di Jakarta Mayoritas Nyelonong di Jalur Busway dan Lawan Arah Ilustrasi. (Foto: Merahputih.com / Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Jenis pelanggaran terbanyak dalam pelaksanaan razia Operasi Patuh Jaya 2020 adalah melawan arus dan menerobos jalur busway. Diketahui total ada 99.835 pengendara kedapatan melanggar.

"Yang terbesar adalah melawan arus, termasuk melanggar (menorobos jalur) busway itu diangka 9.899 hampir 10.000 pelanggaran hanya dalam 14," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Jakarta, Kamis (6/8).

Baca Juga:

Operasi Patuh Jaya Dikritik, Dinilai Hanya Bikin Masyarakat Takut

Jumlah pelanggar jenis ini terdiri dari kendaraan roda empat dan dua. Kemudian, untuk jenis pelanggaran lain dengan jumlah terbanyak adalah pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm.

Sambodo menyebut, jumlah pengendara yang melanggar hal ini mencapai 7.000 pelanggar. Kebanyakan mereka yang melanggar bukan di jalan protokol.

"Ternyata, hasil evaluasi kita terutama di daerah pinggiran bukan di jalan protokol ya. Itu masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan helm," kata dia.

Polisi menindak pelanggar dalam Operasi Patuh Jaya di Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2020). (ANTARA/HO/Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat)
Polisi menindak pelanggar dalam Operasi Patuh Jaya di Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2020). (ANTARA/HO/Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat)

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk jumlah pelanggaran ketiga terbanyak adalah melanggar marka berhenti di lampu merah.

Ada 3.985 pelanggaran atau hampir 4.000 pengendara yang kedapatan melanggar marka berhenti ini.

Baca Juga:

13 Hari Berjalan, Pelanggar Operasi Patuh Jaya Tembus 7.603

Kemudian disusul pelanggaran bahu jalan tol sebanyak 1.744. Sedangkan kelima terbanyak adalah pelanggaran memakai rotator dan strobo tidak sesuai ketentuan dengan jumlah 107 pelanggaran.

"Jadi, melanggar marka berhenti, selama ini mereka maju-maju, melanggar dan itu sudah kita sampaikan tidak boleh. Bahkan tidak boleh menginjak zebra cross di depan stop line karena itu akan mengganggu penyeberangan dan itu kita mulai tegas," ujar Sambodo. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Tilang 7.460 Pengendara Pada Hari ke-11 Operasi Patuh Jaya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kemenaker Salurkan Subsidi Upah Termin II Untuk 11,05 Juta Pekerja
Indonesia
Kemenaker Salurkan Subsidi Upah Termin II Untuk 11,05 Juta Pekerja

Total sudah 11.052.859 orang yang menerima penyaluran periode November-Desember 2020.

Kasus DBD Mulai Meroket, Ahli Infeksi RSCM Ingatkan 7 Tanda Ini
Indonesia
Kasus DBD Mulai Meroket, Ahli Infeksi RSCM Ingatkan 7 Tanda Ini

Pada fase ketiga tersebut, bisa terjadi kebocoran pembuluh darah

Kirim Surat ke Jokowi soal Masa Pensiunnya, Sikap Kapolri Jenderal Idham Azis Patut Dicontoh
Indonesia
Kirim Surat ke Jokowi soal Masa Pensiunnya, Sikap Kapolri Jenderal Idham Azis Patut Dicontoh

Menurut Arqam Azikin, jarang terjadi pada posisi jabatan tingkat pusat, ada yang mau melaporkan pensiunnya ke Presiden dan meminta agar penggantinya segera diproses.

Jakarta Dikepung Demo, Begini Pengalihan Lalu Lintasnya
Indonesia
Jakarta Dikepung Demo, Begini Pengalihan Lalu Lintasnya

Khusus di Istana Negara, mulai padi tadi sudah dipasang barier

Lima Jenazah Korban Sriwijaya Air yang Berhasil Diidentifikasi Hari Ini
Indonesia
Lima Jenazah Korban Sriwijaya Air yang Berhasil Diidentifikasi Hari Ini

Rekonsiliasi ini menggunakan pemeriksaan sidik jari dan juga DNA

 Tanggapi Wacana Dana Pensiunan PNS Rp1 Miliar, Demokrat: Jelas Dulu, Uangnya Dari Mana?
Indonesia
Tanggapi Wacana Dana Pensiunan PNS Rp1 Miliar, Demokrat: Jelas Dulu, Uangnya Dari Mana?

"Dari mana uangnya? Pinjaman? Nanti rasio utang naik lagi. Sekarang saja udah 30 persen. Kalau minjam itu untuk yang produktif," ujar Syarief.

Dianugerahi Penghargaan Antikorupsi, Novel Baswedan Singgung Pelemahan KPK
Indonesia
Dianugerahi Penghargaan Antikorupsi, Novel Baswedan Singgung Pelemahan KPK

Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, keberanian, dedikasi, dan komitmen Novel dalam memberantas korupsi.

 Partai Golkar Percaya Diri Bisa Raih Kemenangan 60 Persen di Pilkada Serentak 2020
Indonesia
Partai Golkar Percaya Diri Bisa Raih Kemenangan 60 Persen di Pilkada Serentak 2020

"Keberadaan Golkar semakin dirasakan rakyat, semakin dekat dengan rakyat. Golkar bersama rakyat memenangkan pilkada," terang Airlangga

Hari Ini Buruh Lanjutkan Mogok Nasional
Indonesia
Hari Ini Buruh Lanjutkan Mogok Nasional

KSPI juga menghimbau agar buruh yang melakukan aksi tetap mengutamakan kesehatan

Dilaporkan ke Polda Metro, Ini Klarifikasi Dirut TransJakarta
Indonesia
Dilaporkan ke Polda Metro, Ini Klarifikasi Dirut TransJakarta

"Gitu urutannya. Jadi tidak ada itu, mereka di-PHK karena menuntut upah. Itu kan haknya," katanya