Pelanggan Berbayar X akan Dapat Akses Awal untuk Chatbot Grok

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 05 November 2023
Pelanggan Berbayar X akan Dapat Akses Awal untuk Chatbot Grok
Elon Musk beri akses chatbot Grok ke pengguna X premium. (Foto: techcrunch)

PERUSAHAAN rintisan (startup) xAI milik Elon Musk segera meluncurkan ChatGPT versinya sendiri bernama chatbot Grok. Pengusaha yang kini juga menjadi orang terkaya di dunia itu mengumumkan, pelanggan Premium Plus di X akan mendapatkan akses lebih dulu untuk mencoba menggunakannya.

Musk sebelumnya mengatakan bahwa ia akan merisilis chatbot xAI ini pada sabtu 4 November 2023 untuk orang terpilih. Namun di hari itu ia melempar cicitan di X bahwa pengguna yang membeli paket Premium Plus, dengan biaya USD 16 (Rp 250 ribu) per bulan, akan mendapatkan akses ke Grok setelah keluar dari versi beta.

Baca juga:

Elon Musk Sarankan Semua Pengguna X Perlu Membayar

Cicitan Elon Musk soal sistem xAI Grok untuk pelanggan berbayar. (Foto: X)

Musk mengumumkan xAI Grok pada Juli 2023, dengan tujuan ambisius untuk membangun AI guna memahami sifat alami alam semesta.Model ini akan menjawab pertanyaan dalam bentuk percakapan, chatbot ini mungkin menggunakan basis pengetahuan yang mirip dengan yang digunakan untuk melatih ChatGPT dan model-model penghasil teks lain yang mirip dengan Llama 2.

Grok memanfaatkan real-time access ke informasi melalui X. Sama halnya dengan ChatGPT, model ini memiliki kemampuan penelusuran internet, memungkinkannya untuk mencari informasi terkini tentang topik tertentu di web.

"Grok memiliki akses real-time ke informasi melalui platform X, yang merupakan keuntungan besar dibandingkan model lainnya. Ia juga berbasis dan menyukai sarkasme. Saya tidak tahu siapa yang bisa memandunya seperti ini," ujar Musk dalam unggahannya di X.

Baca juga:

X akan Gunakan Data Publik untuk Melatih AI

Chatbot Grok akan menyelipkan humor di setiap jawabannya. (Foto: X)

Meski demikian, Musk secara tersirat mengatakan bahwa Grok akan menolak untuk menjawab pertanyaan tertentu yang bersifat lebih sensitif.

Berdasarkan tangkapan layar, model chatbot tersebut menjawab pertanyaan khusus itu sedikit lebih aneh daripada ChatGPT. Tidak jelas apakah itu jawaban otomatis atau apakah sistemnya memblokir perintah tersebut. Musk menegaskan bahwa model AI ini lebih mementingkan humor pada setiap tanggapannya.

Pada September lalu, salah satu pendiri Oracle Larry Ellison yang disebut-sebut sebagai teman dekat Musk, mengatakan bahwa xAI telah menandatangani kontrak untuk melatih model AI di cloud Oracle. Namun, xAI sendiri belum mengungkapkan apa pun tentang cara kerja model-model AI tersebut, atau memang tugas-tugas tertentu saja yang dapat mereka selesaikan. (aqb)

Baca juga:

Elon Musk Ingin Ubah X Menjadi Kompetitor LinkedIn

#X #Twitter #Elon Musk #Artificial Intelligence
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.
Bagikan