Pelaku Teror di Rumah Keluarga Veronica Koman Diduga Pakai Pelat Nomor Palsu Selembar kertas dilaminating bertuliskan ancaman setelah benda diduga bom meledak di kediaman orang tua Veronica Koman, Minggu (7/11/2021). (Istimewa)

MerahPutih.com - Polisi telah menyelidiki kasus ledakan yang terjadi di depan rumah orangtua aktivis HAM Papua Veronica Koman di Jalan U, Jelambar Baru Gropet, Jakarta Barat pada Minggu (7/11) sekira pukul 10.45 WIB.

Menurut Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, Kompol Joko Dwi Harsono ada dua orang sambil berboncengan terekam dalam kamera Closed Circuit Television (CCTV) di depan rumah keluarga Veronica Koman. Keduanya diduga sebagai pelaku.

Baca Juga

Grab Klarifikasi Dugaan Mitranya Terlibat Teror Rumah Orangtua Veronica Koman

Joko mengatakan, untuk pelat nomor yang digunakan pada kendaraan motor itu diduga palsu. Hal itu diketahui setelah pihaknya mengecek pelat nomor tersebut dan tidak keluar identitas dari pelat nomor itu.

"Sudah kita cek, tapi tidak keluar identitas. Kita duga nomor palsu," ujarnya di Jakarta, Rabu (10/11)

Dua terduga pelaku teror di kediaman keluarga Veronica Koman. Foto: Istimewa

Teranyar, sudah ada beberapa orang yang diperiksa sebagai saksi. Ia menyebut, lima orang yang diperiksa itu yakni pembantu hingga sampai penjaga keamanan setempat atau satpam (security).

"Pemilik rumah, pembantu dan security (yang diperiksa)," sebutnya.

Selain itu, terkait dengan barang bukti yang ditemukan di lokasi, lanjut Joko Dwi, sudah dibawa ke laboratorium forensik (labfor).

"BB sudah dibawa ke labfor untuk di olah," ujarnya. (Knu)

Baca Juga

Teror Keluarga Veronica Koman Bentuk Regresi Demokrasi Indonesia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tiongkok Bantah Tuduhan Persenjatai Rusia dalam Serangan ke Ukraina
Dunia
Tiongkok Bantah Tuduhan Persenjatai Rusia dalam Serangan ke Ukraina

Kementerian Luar Negeri Tiongkok (MFA) pada Senin (14/3) menolak tuduhan mempersenjatai Rusia terkait konflik dengan Ukraina.

KPK Periksa Eks Direktur Pemasaran PT Jasindo
Indonesia
KPK Periksa Eks Direktur Pemasaran PT Jasindo

KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Direktur Pemasaran Korporasi PT Jasa Asuransi Indonesia (Jasindo) Eko Wari Santoso hari ini.

Tinggal Satu Setengah Tahun, Walkot Bandung Janji Percepat Pembangunan Infrastruktur
Indonesia
Tinggal Satu Setengah Tahun, Walkot Bandung Janji Percepat Pembangunan Infrastruktur

Kota Bandung tengah merancang agar bisa memiliki Light Rail Transit (LRT) dan Bus Rapid Transit (BRT) yang terintegrasi.

Tahapan Pemilu 2024 Dimulai Juni 2022
Indonesia
Tahapan Pemilu 2024 Dimulai Juni 2022

Tahapan Pemilu 2024 segera dimulai, yaitu pada Juni 2022 mendatang.

COVID-19 di DKI Melandai, PTM Berpotensi 100 Persen
Indonesia
COVID-19 di DKI Melandai, PTM Berpotensi 100 Persen

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Jakarta menemui titik terang. Hal ini seiring dengan adanya pelonggaran di segala lini yang sudah dilakukan. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, terbuka peluang pelaksanaan PTM 100 persen mengingat kasus COVID-19 di Jakarta yang sudah mulai menurun.

KPK Lelang Barang Mewah Bekas Milik Koruptor, Dari Tas Branded hingga Smartphone
Indonesia
KPK Lelang Barang Mewah Bekas Milik Koruptor, Dari Tas Branded hingga Smartphone

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal melakukan lelang barang rampasan negara dari para terpidana korupsi.

Jokowi Ajukan Jenderal Andika ke DPR, Calon Panglima TNI Baru dari AD
Indonesia
Jokowi Ajukan Jenderal Andika ke DPR, Calon Panglima TNI Baru dari AD

Presiden telah menyampaikan Surat Presiden mengenai usulan calon Panglima TNI kepada DPR RI atas nama Jenderal TNI Andika Perkasa

Pakar Gunung Api ITB Jelaskan Tiga Sebab Erupsi Gunung Semeru
Indonesia
Pakar Gunung Api ITB Jelaskan Tiga Sebab Erupsi Gunung Semeru

Meskipun isi dapur magmanya sedikit yang bisa dilihat dari aktivitas kegempaan, Semeru tetap bisa erupsi

Petinggi Terduga Teroris Rahasiakan Cara Gulingkan Pemerintah Jokowi
Indonesia
Petinggi Terduga Teroris Rahasiakan Cara Gulingkan Pemerintah Jokowi

Informasi rencana penggulingan pemerintah didapatkan dari para pelaku yang sudah tertangkap.

DPR Minta Pemda Segera Bayarkan Insentif Nakes
Indonesia
DPR Minta Pemda Segera Bayarkan Insentif Nakes

Karena pembayaran insentif nakes daerah merupakan anggaran yang harus jadi prioritas