Pelaku Tembak Anggota TNI dan Dua Karyawan Kafe di Cengkareng Dalam Keadaan Mabuk Ilustrasi pembunuhan. (Fixabay)

Merahputih.com - Polda Metro Jaya menjelaskan kronologi penembakan empat orang oleh oknum polisi, Bripka CS di salah satu kafe di Cengkareng, Jakarta Barat. Bripka CS datang sekitar pukul 02.00 WIB di Kafe tersebut.

"Kemudian lakukan kegiatan minum-minum di sana," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Kamis (25/2).

Baca Juga

3 Orang Tewas Ditembak Diduga Oleh Anggota Polisi

Kemudian, sekitar pukul 04.00 WIB, ketika kafe akan tutup, Bripka CS sempat ditagih untuk membayar minuman sebesar Rp. 3.335.000. Saat inilah kemudian terjadi cekcok antara pegawai kafe dan pelaku.

"Karena memang kafe sudah akan tutup, pada saat akan lakukan pembayaran, terjadi percekcokan antara tersangka dan pegawai kafe tersebut," ujarnya.

Saat inilah, CS, yang dalam keadaan mabuk, mengeluarkan pistol dan menembak empat orang. Yakni seorang oknum TNI inisial S, pegawai kafe inisial FSS, serta pegawai kafe inisial M dan H.

Konferensi pers penembakan anggota TNI oleh Anggota Polri di Cengkareng (MP/Kanugraha)

Sementara, salah satu korban berinisial H masih dirawat di RS Kramat Jati. "Dengan kondisi mabuk, Saudara CS mengeluarkan senpi dan melakukan penembakan terhadap empat orang pegawai tersebut, 3 meninggal dunia di tempat dan 1 dirawat di RS," ungkap Yusri.

Bripka CS sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini. Bripka CS dijerat dengan pasal 338 KUHP.

Sementara, ketiga jenazah korban penembakan langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati dan tiba di ruang Instalasi Forensik sekira pukul 10.00 WIB.

Baca Juga:

Pembunuhan dan Pembakaran di Sigi Sulteng Wajib Diusut Tuntas

Ketiga jenazah dibawa menggunakan dua ambulans Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta dengan pengawalan satu mobil Polsek Metro Cengkareng.

Dua pegawai yang jadi korban merupakan pria berinisial FST dan MK, sementara diduga personel TNI berinisial ST. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPU Solo Rekrut 8.617 Orang KPPS
Indonesia
KPU Solo Rekrut 8.617 Orang KPPS

Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti, mengatakan pada Pilwakot tahun ini pihaknya membutuhkan sebanyak 8.617 orang KPPS yang bertugas di Tempat Pumungutan Suara (TPS) pada tanggal 9 Desember.

 Kewajiban Miliki Kartu SIKM Masuk Jakarta Berpotensi Langgar HAM
Indonesia
Kewajiban Miliki Kartu SIKM Masuk Jakarta Berpotensi Langgar HAM

"Dalam sehari dua hari mau lebaran dan silaturahmi kalau sampai dibatasi maka bisa menimbulkan permasalahan baru," jelas Trubus.

Kerap Blusukan di Jakarta, Menteri Risma Dinilai Ingin Jegal Anies
Indonesia
Kerap Blusukan di Jakarta, Menteri Risma Dinilai Ingin Jegal Anies

"Barangkali blusukan ini juga salah satu strategi politik untuk menjegal Anies di DKI dan untuk running 2024 mendatang," ujarnya.

18.304 Pelaku UMKM Solo Lolos Syarat Administrasi Bantuan Sosial Produktif Rp2,4 juta
Indonesia
18.304 Pelaku UMKM Solo Lolos Syarat Administrasi Bantuan Sosial Produktif Rp2,4 juta

Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah mengingat proses verifikasi masih terus berjalan.

Proyek Tol Cibitung-Cilincing Roboh, Polisi Belum Tetapkan Tersangka
Indonesia
Proyek Tol Cibitung-Cilincing Roboh, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) Seksi IV yang berlokasi di Marunda Cilincing, Jakarta Utara sudah membawa para pekerja proyek yang terluka

Pimpinan DPR Apresiasi Terobosan Mantan Menkes Kembangkan Vaksin Nusantara
Indonesia
Pimpinan DPR Apresiasi Terobosan Mantan Menkes Kembangkan Vaksin Nusantara

BPOM mengevaluasi Vaksin Nusantara AntiCOVID-19 yang dikembangkan tim mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto

Polri Tangani 75 Kasus Perkara Pilkada 2020, Mayoritas Pidana Politik Uang
Indonesia
Polri Tangani 75 Kasus Perkara Pilkada 2020, Mayoritas Pidana Politik Uang

Polri menangani puluhan kasus dugaan tindak pidana pemilu terkait dengan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 terhitung hingga 10 November 2020.

Ganjar Waspadai Masuknya Varian Baru COVID-19 'B117' ke Jateng
Indonesia
Ganjar Waspadai Masuknya Varian Baru COVID-19 'B117' ke Jateng

Dua warga Provinsi Jabar yang teridentifikasi varian baru COVID-19 itu harus segera dilacak

KPK Ultimatum Para Saksi Kasus Edhy Prabowo untuk Koperatif
Indonesia
KPK Ultimatum Para Saksi Kasus Edhy Prabowo untuk Koperatif

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengultimatum para saksi kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster atau benur yang menjerat bekas Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo untuk koperatif.

Ketua BPK Jadi Saksi Meringankan di Sidang Kasus Suap Rizal Djalil
Indonesia
Ketua BPK Jadi Saksi Meringankan di Sidang Kasus Suap Rizal Djalil

Rizal didakwa menerima suap sebesar Rp 1,3 miliar