Pelaku Pembakaran Polres Dharmasraya Ternyata Benar Anak Polisi Foto suasana Kantor Polres Dharmasraya seusai terbakar di Dharmasraya, Sumatera Barat. (ANTARA FOTO)

MerahPutih.com - Wakapolri Komjen Syafruddin membenarkan bahwa salah satu pelaku pembakaran Polres Dharmasraya, Sumatera Barat yang bernama Eka Fitra Akbar merupakan anak anggota Polri.

"iya betul, tapi yang bersangkutan sudah lama meninggalkan rumahnya," ujar Syafruddin di Mapolda Metro Jaya, Senin (13/11).

Densus 88 antiteror sendiri sudah melakukan pemeriksa terhadap orang tua Eka Fitria Akbar. Dari pengakuannya, Eka sudah lama meninggalkan rumah dan putus komunikasi dengan keluarga.

"Sudah tidak ada hubungan dengan orangtuanya, termasuk orang tuanya juga dilakukan investigasi secara mendalam," kata Syafruddin.

Dari informasi yang dihimpun, Eka Fitra Akbar merupakan anak seorang perwira polisi yang saat bertugas di satreskrim Polres Muaro Bungo, Polda Jambi. Orang tua Eka Fitria Akbar berpangkat Inspektur Satu.

Eka Fitra Akbar sendiri saat ini berumur 24 tahun. Eka berstatus menikah dan memiliki seorang anak laki-laki berusia 8 bulan. Eka Fitria bekerja sebagai penjual es tebu di Jalan Diponegoro, Muaro Bungo, Jambi.

Saat dilumpuhkan, Eka Fitria berperawakan berambut panjang, memakai baju loreng hijau dan bercelana jenis tactical dan sepatu warna hitam. Eka Fitria Sempat terlacak ingin jihad ke Suriah.

Eka bersama rekannya, Enggria Sudarmadi (25) tewas usai melakukan pembakaran Polres Dharmasraya. Dari lokasi, ditemukan surat jihad yang diduga dimiliki pelaku.

Selain itu, disita pula 1 busur panah, 8 anak panah, 2 sangkur, 1 pisau kecil, sepasang sarung tangan warna hitam dan selembar kertas yang bertuliskan 'Saudara Kalian ABU ‘Azzam Al Khorbily 21 Safar 1439 H di Bumi Allah'. (Ayp)

Kredit : anggayudha

Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH