Pelaku Mutilasi Manajer Konstruksi di Kalibata City Ternyata Sepasang Kekasih Kedua tersangka pembunuhan di Kalibata City. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Pelaku mutilasi terhadap Rinaldi Harley Wismanu (32 tahun) berjumlah dua orang. Mereka adalah sepasang kekasih.

"Pelaku lelaki DAF (26) dan perempuan LAS (27)," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana menyebut kalau di Polda Metro Jaya, Kamis (17/9).

Kedua pelaku memiliki peran yang berbeda. DAF berperan sebagai eksekutor yang membunuh hingga memutilasi, sedangkan LAS berperan mengajak korban ke lokasi pembunuhan.

Baca Juga:

Korban Mutilasi Ditemukan di Apartemen Kalibata City

Lokasi pembunuhan adalah di salah satu apartemen di kawasan Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Akibat perbuatannya itu, korban terancam hukuman pidana mati.

"Untuk pasal 340 juncto pasal 338 juncto Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup atau penjara 20 tahun," kata dia.

Motif pelaku membunuh korban ingin menguasai harta. Dana yang mereka dapatkan digunakan untuk membeli emas, sepeda motor, dan juga keperluan lainnya.

“Pelaku ini pasangan. Dan seorang pelaku (perempuan) kenal korban melalui aplikasi Tinder. Motif pelaku ingin menguasai harta korban. Mereka melihat korban memiliki ekonomi yang lebih,” terang Nana.

Bahkan, uang yang dikuras pelaku sangat besar.

“Uang korban dikuras sebesar 97 juta ya. Dan uang itu dibelikan perhiasan emas, motor Yamaha N Max dan lainnya. Termasuk menyewa sebuah rumah di Cimanggis, Depok,” jelas Nana Sudjana.

 Konferensi pers terkait pembunuhan mutilasi di Kalibata City. (Foto: MP/Kanugrahan)
Konferensi pers terkait pembunuhan mutilasi di Kalibata City. (Foto: MP/Kanugrahan)

Rumah yang disewa di Cimanggis, Depok direncanakan pelaku untuk mengubur korban.

“Rumah itulah yang akan digunakan untuk mengubur korban,” tegas Nana Sudjana.

Barang bukti yang disita mulai dari batu, kresek, skop, hingga barang elektronik dipajang oleh polisi.

Termasuk dalam barang bukti itu, empat buah koper dibungkus plastik hitam juga terlihat di meja barang bukti. Koper tersebut digunakan untuk menyimpan jasad korban setelah mutilasi.

Baca Juga:

Polisi Tangkap Pelaku Pemutilasi Manajer Perusahaan Konstruksi di Apartemen Kalibata City

Kedua tersangka itu sudah mengenakan baju khas tahanan berwarna orange. Satu tersangka merupakan laki-laki dibawa dengan kursi roda.

Kedua kaki dari tersangka laki-laki itu tampak diperban. Satu tersangka lagi merupakan seorang wanita.

Seperti diketahui, warga Apartemen Kalibata City digegerkan dengan penemuan jasad di sebuah tower lantai 16. Jasad itu dalam keadaan terpotong-potong dibungkus dalam kresek dan dimasukan ke dalam koper.

Usut demi usut identitas jasad itu yakni Rinaldy Harley Wismanu. Korban bekerja sebagai Human Resource & General Affair Manager di salah satu perusahaan kontruksi.

Korban dikabarkan sudah hilang pada 9 September 2020 lalu. Pihak keluarga korban pun juga sudah membuat laporan polisi kehilangan pada 12 September 2020. (Knu)

Baca Juga:

Kolaborasi Melacak Prostitusi Online ABG Apartemen Kalibata

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketum Parpol Diminta Bikin Kesepakatan Tidak Kampanye Undang Massa
Indonesia
Ketum Parpol Diminta Bikin Kesepakatan Tidak Kampanye Undang Massa

Kader-kader parpol pasti akan patuh dengan perintah ketua umumnya

Akibat Corona, Dana Revitalisasi Trotoar Dipangkas Jadi Rp20 Miliar
Indonesia
Akibat Corona, Dana Revitalisasi Trotoar Dipangkas Jadi Rp20 Miliar

"Ditunda karena COVID-19, kemarin kan Rp1,2 triliun yang ini bisa transaksi paling Rp20 miliar," ungkapnya.

Alasan Menpora Belum Ajukan Rencana Anggaran Piala Dunia U-20
Indonesia
Alasan Menpora Belum Ajukan Rencana Anggaran Piala Dunia U-20

Menpora telah ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai ketua panitia Piala Dunia U-20

Masih Ada 2.149 Kasur Kosong di RSD Wisma Atlet Kemayoran
Indonesia
Masih Ada 2.149 Kasur Kosong di RSD Wisma Atlet Kemayoran

Pemerintah membuka Tower 4 dan 5 di Wisma Atlet Kemayoran sebagai flat isolasi

Sempat Beri Kuliah Daring Selama Isolasi, Dosen UNS Solo Meninggal karena COVID-19
Indonesia
Sempat Beri Kuliah Daring Selama Isolasi, Dosen UNS Solo Meninggal karena COVID-19

Seorang dosen Universitas Sebelas Maret Surakarta Ahmad Taufiq meninggal dunia setelah terpapar COVID-19.

Ini Susunan Keanggotaan Pansus RUU Otonomi Khusus Papua
Indonesia
Ini Susunan Keanggotaan Pansus RUU Otonomi Khusus Papua

Sembilan Fraksi yang ada di parlemen mengirimkan perwakilannya untuk menjadi Anggota Pansus RUU Otsus Papua.

KKB Berondong Kendaraan Logistik, Tiga Anggota TNI Luka Ringan
Indonesia
KKB Berondong Kendaraan Logistik, Tiga Anggota TNI Luka Ringan

Kendaraan militer ditembaki dari jarak sekitar 200 meter

Ziarah ke Solo, 6 Pemuda Asal Jombang Tanpa Surat Bebas COVID-19 Terjaring Petugas
Indonesia
Ziarah ke Solo, 6 Pemuda Asal Jombang Tanpa Surat Bebas COVID-19 Terjaring Petugas

"Saya kaget tiba-tiba dihentikan petugas, lalu ditanyakan soal surat sehat bebas corona dan tidak punya," kata dia.

Densus 88 Tangkap Terduga Pengepul Duit Bohir Teroris JI
Indonesia
Densus 88 Tangkap Terduga Pengepul Duit Bohir Teroris JI

Dana yang dikumpulkan untuk biaya kelompok JI berangkat ke Suriah

Bogor dan Ciamis Diguyur Hujan Es, Ini Penjelasan Ilmiah Dosen IPB University
Indonesia
Bogor dan Ciamis Diguyur Hujan Es, Ini Penjelasan Ilmiah Dosen IPB University

Fenomena hujan es yang terjadi di Ciamis dan Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (23/9) secara ilmiah disebabkan kondisi udara panas uap air yang ada di udara cukup banyak.