Film
Pelajaran yang Bisa Didapatkan dari Film Dokumenter 'Seaspiracy' Pelajaran yang dapat dipetik dari film dokumenter 'Seaspiracy'. (Foto: Unsplash/Soren Funk)

DALAM film dokumenter Netflix Seaspiracy, sutradara Ali Tabrizi mengungkapkan bagaimana penangkapan ikan komersial menghancurkan ekosistem hewan laut dan apa yang akan terjadi jika manusia terus mengonsumsi ikan. Seaspiracy mengungkap kekejaman dalam industri perikanan global yang mungkin akan membuatmu berpikir berkali-kali sebelum mengonsumsi ikan kedepannya.

Setiap ikan adalah individu dengan kepribadian yang unik dan tentunya memiliki keinginan untuk hidup. Ikan mengalami rasa sakit dengan cara yang mirip dengan manusia, berkomunikasi dengan cara yang kompleks dan dapat merasakan ketakutan. Sebut saja ikan haring misalnya, mereka memberi sinyal untuk berkomunikasi satu sama lain dengan kentut.

Baca Juga:

Simu Liu Tak Terima Pernyataan Disney Tentang Film Shang-Chi

ikan
Ikan hiu, predator yang kalah dari manusia. (Foto: [email protected])

Kamu tentunya tidak ingin ditendang, dilempar, dicekik, atau dibacok sampai mati di atas talenan, begitu juga dengan ikan-ikan yang kamu tangkap. Saat kamu menangkap ikan, cobalah untuk langsung membunuh mereka. Nelayan sering memotong insang mereka dan membiarkan mereka kehabisan darah atau melemparkannya ke dalam tumpukan es untuk membekukan mereka dan dibiarkan mati lemas perlahan.

Tidak ada yang namanya membunuh ikan “secara berkelanjutan” untuk makanan. Perusahaan sering menggunakan label untuk menipu konsumen agar percaya bahwa membunuh jenis ikan tertentu untuk makanan adalah keharusan untuk menjaga ekosistem laut yang berkelanjutan. Misalnya, diperkirakan bahwa industri peternakan salmon Skotlandia menghasilkan limbah organik sebanyak yang dilakukan oleh seluruh populasi manusia di Skotlandia setiap tahun, tetapi daging ikan yang dijualnya dipasarkan sebagai “barang produksi berkelanjutan”.

Penangkapan ikan komersial bahkan lebih merusak daripada tumpahan minyak dan industri perikanan di Teluk Meksiko menghancurkan lebih banyak hewan dalam satu hari daripada tumpahan minyak terbesar dalam sejarah, Deepwater Horizon yang terjadi dalam beberapa bulan. Tidak ada definisi yang disepakati tentang istilah "berkelanjutan" di antara kelompok "konservasi" laut, jadi label hijau pada kemasan ikan hampir tidak ada artinya. Tidak ada cara untuk memusnahkan populasi satwa liar secara berkelanjutan. Satu-satunya pilihan yang benar-benar berkelanjutan dan etis adalah membiarkan ikan dalam damai dan menjadi vegan.

Jika tren penangkapan ikan terus berlanjut, lautan akan sepi dalam waktu kurang dari 30 tahun. Lautan akan kosong pada tahun 2048 kecuali kita mengambil tindakan mulai dari sekarang. Kita harus berhenti mendukung industri perikanan yang rakus dan kejam yang membunuh 2,7 triliun ikan setiap tahun. Ikan memainkan peran penting dalam mempertahankan seluruh ekosistem laut. Tanpa mereka, hewan lain termasuk terumbu karang, paus, lumba-lumba, dan burung laut akan kelaparan dan mati.

Baca Juga:

Kerjasama Ed Sheeran dan Kreator Anime Hasilkan Musik Video Animasi ‘Bad Habits’

ikan
Penangkapan ikan yang tak bijak akan membuat laut jadi sepi dalam 30 tahun. (Foto: [email protected])

Video memilukan tentang penyu dengan sedotan yang tersangkut di lubang hidungnya telah membujuk banyak restoran dan konsumen untuk beralih ke sedotan kertas atau tidak menggunakannya sama sekali. Sedotan plastik membunuh 1.000 penyu secara global setiap tahun, tetapi di AS saja, kapal penangkap ikan menangkap, melukai, atau membunuh sekitar 250.000 penyu setiap tahun.

Penangkapan ikan komersial juga tidak pernah aman untuk lumba-lumba. Label “Dolphin Safe” pada kaleng tuna mungkin membuat konsumen merasa lebih baik saat mengonsumsinya. Setiap tahun, 300 ribu lumba-lumba dan paus dibunuh setelah ditangkap di jaring ikan dan karena penangkapan ikan yang berlebihan telah menghabiskan begitu banyak populasi ikan, para nelayan di daerah-daerah tertentu secara rutin membantai lumba-lumba yang mereka pandang sebagai “persaingan”. Satu kapal penangkap ikan tuna yang “aman untuk lumba-lumba” membantai 45 lumba-lumba untuk menangkap delapan tuna.

Makan ikan sebenarnya merugikan hewan laut, tetapi juga mungkin merugikan diri kamu sendiri. Sepiring daging ikan kemungkinan besar mengandung racun logam berat, dioksin, senyawa plastik, dan polutan lainnya. Ali Tabrizi, direktur Seaspiracy mengatakan bahwa satu-satunya hal terbaik yang dapat dilakukan setiap hari untuk melindungi laut dan kehidupan laut yang dia cintai adalah dengan tidak memakannya. (Tel)

Baca Juga:

Netflix Hadirkan Avatar: The Last Airbender Versi Live-Action

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mencicipi Racikan Kopi Buatan 'Champ' di Booth SCAI
Kuliner
Mencicipi Racikan Kopi Buatan 'Champ' di Booth SCAI

Booth SCAI mulai dipadati para pengunjung karena penasaran ada apa saja yang disajikan.

Chris Pratt: 'Guardians of the Galaxy Vol. 3' Layak Ditunggu
ShowBiz
Chris Pratt: 'Guardians of the Galaxy Vol. 3' Layak Ditunggu

Chris Pratt kembali sebagai Peter Quill (Star Lord) dalam sekuel kedua dari film yang disutradarai oleh James Gunn,

Pantang Pulang, Sobi Kopi Sambut Finalis IBC 2022
Kuliner
Pantang Pulang, Sobi Kopi Sambut Finalis IBC 2022

Satu hal yang mereka nantikan: pengumuman enam finalis IBC 2022.

Cryptocurrency, Punya Banyak Peluang Profit?
Fun
Cryptocurrency, Punya Banyak Peluang Profit?

Uang kripto memberikan nilai keutungan berlebih.

Damai Ajalah Enggak Bisa ke Mandalika, Nonton MotoGP Tetap Seru Meski Cuma Nobar
Hiburan & Gaya Hidup
Damai Ajalah Enggak Bisa ke Mandalika, Nonton MotoGP Tetap Seru Meski Cuma Nobar

Meski tidak bisa menonton langsung MotoGP ke Sirkuit Mandalika, bukan berarti kamu tidak bisa merasakan euphoria MotoGP bila menontonya dari rumah

Aksesori Bikin Penampilan Kece Maksimal dengan Usaha Minimal
Fun
Aksesori Bikin Penampilan Kece Maksimal dengan Usaha Minimal

Tak perlu susah-susah untuk tampil keren bermodalkan aksesori.

Kebiasaan yang dapat Membuat Otak Lebih Kreatif
Fun
Kebiasaan yang dapat Membuat Otak Lebih Kreatif

Kreativitas berasal dari proses otak yang memproses segala sesuatu menjadi solusi yang baik.

Karafuru Carnival Hadirkan Experience Proyek NFT ke Dunia Nyata
Hiburan & Gaya Hidup
Karafuru Carnival Hadirkan Experience Proyek NFT ke Dunia Nyata

Proyek NFT Karafuru akan hadir di dunia nyata lewat Karafuru Carnival

Dee Lestari Bagi Tips Agar Anak Gemar Baca Buku
Fun
Dee Lestari Bagi Tips Agar Anak Gemar Baca Buku

Penulis Dee Lestari membagikan tips agar sang anak gemar membaca buku

Enak Semua, Menu Sarapan Vegetarian Tinggi Serat dan Protein
Fun
Enak Semua, Menu Sarapan Vegetarian Tinggi Serat dan Protein

Menu sarapan vegetarian enak dan menyehatkan.