Pelajar Ditangkap karena Ikut Demo, Kapolda Metro Panggil Seluruh Kepala Sekolah Puluhan pelajar terjaring razia unjuk rasa diboyong ke Mapolsek Tambora, Jakarta Barat, Selasa (13/10/2020). (ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Barat)

MerahPutih.com - Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana mengatakan, kepolisian masih mencari dalang di balik para pelajar melakukan aksi unjuk rasa berujung anarkis di Jakarta beberapa waktu lalu.

Kepolisian mengamankan sekitar 2.667 orang yang didominasi 70% para pelajar dari Bogor, Subang, Jakarta, Bekasi, Tangerang, maupun Cilegon dalam demonstrasi menolak Undang-undang Cipta Kerja dari tanggal 8 Oktober sampai dengan demo lanjutan.

"Kami memang ada upaya untuk mencari solusi bagaimana hal terbaik agar para pelajar jangan sampai dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok anti kemapanan yang kemudian juga menimbulkan aksi-aksi yang bersikap anarkis," kata Nana kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (26/10).

Baca Juga

UU Cipta Kerja Jadi Materi yang Disiapkan Anies dalam RPP Belajar Online

143 Orang ditetapkan polisi sebagai tersangka dari 2.667 yang diamankan terkait unjuk rasa tersebut. Sementara 67 pendemo ditahan termasuk didalamnya 31 pelajar.

"Terkait dengan keterlibatan pelajar ada dua hal kegiatan yaitu melalui media sosial dan melalui ajakan langsung. Dari keterangan beberapa pelajar bahwa mereka memang lebih banyak diajak lewat media sosial, untuk melakukan aksi demo tapi di situ ada mengarah kepada demo anarkis," ujar dia.

Nana memastikan ajakan untuk melakukan tindakan anarkis itu didapat berdasarkan hasil penyelidikan dari lima orang selaku admin yang telah diamankan.

Lantaran, kelima orang ini turut terbukti terlibat menyuarakan, menghasut, dan memprovokasi para pelajar melalui akun media sosial Facebook dan Instagram untuk melakukan aksi anarkis di Jakarta.

"Kami terus untuk melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap siapa yang mengajak para pelajar ini. Terus kami kembangkan," tegasnya.

Nana pun memberikan penyuluhan kepada kepala sekolah di Jabodetabek terkait maraknya pelajar yang ikut berunjuk rasa menolak UU Cipta Kerja.

"Menyikapi perkembangan Kamtibmas khususnya dalam menyikapi banyaknya para pelajar yang mengikuti aksi demo. Kami mengundang Gubernur DKI Jakarta, Pangdam, Kepala dinas, baik dinas Jabar, DKI Jakarta dan Banten dan perwakilan-perwakilan dari Kepala Sekolah se-Jabodetabek," kata dia.

Nana menerangkan, kehadiran mereka untuk mencari solusi terbaik agar para pelajar jangan sampai dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok antikemapanan kemudian menimbulkan aksi-aksi yang bersikap anarkis. Ia menerangkan, pentingnya peran kepala sekolah untuk mengingatkan para pelajar agar tidak terbawa oleh kelompok-kelompok yang negatif.

Baca Juga

Anies Siapkan RPP Dorong Siswa Berdiskusi Permasalahan Bangsa

"Kita ketahui bahwa untuk sekolah ini adalah rumah kedua daripada pelajar ini, kami mengharapkan adanya dalam hal lebih menekankan kembali masalah pembentukan karakter," ujar dia. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Gara-gara Demo Buruh, Jalanan di Medan Merdeka Macet Total
Indonesia
Gara-gara Demo Buruh, Jalanan di Medan Merdeka Macet Total

"Mereka demo di DPRD, menutup akses jalan semuanya. Nah makannya lalu lintas di alihkan ke arah Thamrin," kata Lilik.

Penyidik Polda Jabar Periksa Rizieq di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya
Indonesia
Penyidik Polda Jabar Periksa Rizieq di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya

Rizieq ditahan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya

Ini yang Dilakukan Muhamad Sebelum Meluncur ke TPS
Indonesia
Ini yang Dilakukan Muhamad Sebelum Meluncur ke TPS

Mantan Sekda Tangsel periode 2015-2020 itu akan mencoblos di TPS 29

 Pilkada Ditunda, Komnas HAM Ingatkan Jaminan Kesehatan Pemilih dan Penyelenggara Pemilu
Indonesia
Pilkada Ditunda, Komnas HAM Ingatkan Jaminan Kesehatan Pemilih dan Penyelenggara Pemilu

Komisioner Komnas HAM Amiruddin mengingatkan agar tragedi meninggalnya ratusan petugas penyelenggara Pemilu 2019 tidak terulang.

Bahas Isu Sensitif, RDP KPK-DPR Digelar Tertutup
Indonesia
Bahas Isu Sensitif, RDP KPK-DPR Digelar Tertutup

Sebab, ia memprediksi bakal ada isu-isu sensitif yang dibahas dalam RDP tersebut.

Alat Deteksi COVID-19 Karya Peneliti UGM Bisa Tes 12 Ribu Orang Per Hari
Indonesia
Alat Deteksi COVID-19 Karya Peneliti UGM Bisa Tes 12 Ribu Orang Per Hari

Dengan 100 unit batch pertama yang akan dilepas, Kuwat berharap dapat melakukan 120 tes per alat atau atau totalnya 12 ribu orang sehari.

Pertarungan Sesungguhnya Lawan COVID-19 di Jalan, Bukan di Rumah Sakit
Indonesia
Kasus Nurhadi, KPK Periksa Bos PT Delta Beton Roy Tanuwidjaja
Indonesia
Kasus Nurhadi, KPK Periksa Bos PT Delta Beton Roy Tanuwidjaja

Dalam kasus suap dan gratifikasi terkait pengurusan perkara di MA itu, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy Terpapar COVID-19
Indonesia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy Terpapar COVID-19

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy masuk rumah sakit setelah terinfeksi virus corona awal pekan ini.

Update Kasus Corona DKI Senin (9/11): 112.743 Positif, 102.844 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Senin (9/11): 112.743 Positif, 102.844 Orang Sembuh

Dengan positivity rate 9,3 persen, penambahan kasus positif hari ini sebanyak 539 jiwa.