Pagebluk COVID-19 Ancam Nyawa Pekerja, Begini Solusi Menaker Buat Perusahaan Menaker Ida Fauziyah ketika memimpin penyemprotan disinfektan oleh pekerja korban PHK di Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat (12/6/2020) (ANTARA/Prisca Triferna)

MerahPutih.com - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meminta pengawasan ketenagakerjaan di tingkat pusat dan daerah diperkuat. Hal ini untuk memastikan pekerja di masa pendemi COVID-19 dapat bekerja dengan aman di lingkungan kerjanya masing-masing.

“Dunia usaha harus tetap berjalan, namun para pekerja juga harus dipastikan aman. Di sinilah pentingnya peran pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk memastikan pelindungan terhadap pekerja di tengah pandemi COVID-19,” ujar Ida dalam keteranganya, Selasa (16/6).

Baca Juga:

Khawatir Terjadi Penumpukan di Transportasi Umum, Jam Kerja ASN Bakal Dibagi Dua Sif

Ida juga meminta pengawas ketenagakerjaan meningkatkan kolaborasi dan sinergi dengan kader norma di perusahaan-perusahaan. Keberadaan kader-kader tersebut menjadi mitra strategis dalam membantu memastikan ditaatinya norma-norma kerja di perusahaan.

“Sesuai dengan tugas dan fungsinya, kolaborasi antara pengawas ketenagakerjaan dan kader norma harus menciptakan situasi kerja yang kondusif, di mana perusahaan tetap produktif, dan hak-hak pekerja juga terlindungi,” ujar Ida yang juga politikus PKB ini.

Ida mengakui, dalam hal pengawasan ketenagakerjaan, selalu dihadapkan tantangan klasik, yakni jumlah pengawas ketenagakerjaan yang belum ideal jika dibandingkan dengan jumlah perusahaan yang menjadi obyek pengawasan.

“Inovasi pengawasan dengan menggunakan piranti teknologi informasi bisa menjadi solusi meringankan kerja pengawasan yang lebih optimal dan lebih memudahkan partisipasi publik dalam pengawasan norma kerja,” jelas mantan cawagub Jawa Tengah ini.

Tangkapan layar Menaker Ida Fauziyah dalam diskusi yang dilaksanakan FKNK di Jakarta pada Senin (15/6/2020) (ANTARA/Prisca Triferna)
Tangkapan layar Menaker Ida Fauziyah dalam diskusi yang dilaksanakan FKNK di Jakarta pada Senin (15/6/2020) (ANTARA/Prisca Triferna)

Ida mengungkapkan, jumlah perusahaan berdasarkan data wajib lapor ketenagakerjaan mencapai 252.880 perusahaan dengan total tenaga kerja sebesar 13.138.048 orang.

Berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 33 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengawasan Ketenagakerjaan dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 33 Tahun 2016, seorang Pengawas Ketenagakerjaan wajib memeriksa paling sedikit lima perusahaan setiap bulan atau 60 perusahaan dalam satu tahun.

“Dengan jumlah pengawas ketenagakerjaan saat ini yang hanya sekitar 1.574 orang, pengawas hanya mampu mengawasi 103.680 perusahaan atau 40,9 persen dari jumlah perusahaan,” katanya.

Sementara itu, rencana kerja dan adaptasi dengan kebiasaan baru di tengah pandemi COVID-19 itu agar seluruh perusahaan agar menyusun rencana kerja yang fleksibel sesuai dengan kondisi proses produksinya masing-masing. Termasuk imbauan agar perusahaan menyesuaikan jam kerja dalam situasi yang belum stabil ini.

"Pilihan penggunaan moda transportasi umum di stasiun, terminal, dan selter/halte oleh para pekerja/buruhnya turut pula menjadi pertimbangan," ujar Kepala Biro Humas Kemnaker Soes Hindharno.

Baca Juga:

Penumpang Beludak, Operator KRL Minta Tolong Kantor Atur Jam Kerja Karyawan

Soes mengatakan, pihaknya juga meminta agar perusahaan bersama-sama dengan pekerja/buruh wajib untuk tetap melakukan dialog sosial yang intensif dan menjaga hubungan industrial selama proses adaptasi lingkungan kerja terhadap kebiasan baru.

"Seluruh perusahaan agar segera mengidentifikasi tiap-tiap unit/bagian kerja berdasarkan tingkat kepentingannya dalam proses produksi barang/jasa di tempatnya masing-masing," katanya.

Soes menambahkan dalam menerapkan perencanaan pola kerja dan protokol pencegahan penularan COVID-19, perusahaan agar berpedoman pada Surat Edaran (SE) Menaker Nomor M/7/AS.02.02/V/2020 tentang rencana keberlangsungan usaha dalam menghadapi pandemi Coronavirus Disease 2019.

Pedoman lainnya, protokol pencegahan penularan Covid-19 di Perusahaan dan SE Ketua Pelaksana Gugus Tugas Nomor 8/2020 dan Peraturan Pemerintah Daerah yang akan dikeluarkan untuk menindaklanjuti SE tersebut. (Knu)

Baca Juga:

Jam Kerja ASN Resmi Dibagi 2 Jadwal, Perempuan Masuk Pagi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Update Corona DKI Selasa (9/6): 8.276 Positif, 3.369 Orang Sembuh
Indonesia
Update Corona DKI Selasa (9/6): 8.276 Positif, 3.369 Orang Sembuh

Selain itu, terdapat penambahan jumlah orang yang sembuh secara sebanyak 164 orang

Papua Pilih Lockdown Akibat COVID-19, Begini Penjelasan Kemendagri
Indonesia
Papua Pilih Lockdown Akibat COVID-19, Begini Penjelasan Kemendagri

Sebagaimana diketahui, penetapan karantina wilayah (lockdown) dilakukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Kasus Pembobolan Dana Nasabah, Ahli Perbankan hingga Ayah Winda Earl Bakal Diperiksa
Indonesia
Kasus Pembobolan Dana Nasabah, Ahli Perbankan hingga Ayah Winda Earl Bakal Diperiksa

Polri berencana memanggil ahli perbankan dan ahli TPPU terkait kasus raibnya tabungan Rp22 miliar milik atlet e-sport Winda Lunardi dan ibunya.

ST Burhanuddin Tunjuk Setia Untung Arimuladi Sebagai Wakil Jaksa Agung
Indonesia
ST Burhanuddin Tunjuk Setia Untung Arimuladi Sebagai Wakil Jaksa Agung

Pelantikan akan digelar pada Senin (4/5) pukul 09.00 WIB

Pengamat: Keterlibatan Tentara Tidak Harus Dilihat Sebagai Upaya Lemahkan Peran Polisi
Indonesia
Pengamat: Keterlibatan Tentara Tidak Harus Dilihat Sebagai Upaya Lemahkan Peran Polisi

PSBB, pada hakikatnya mengatur soal tertib sosial dengan asumsi

Salurkan Bansos, Dinsos Data Warga 66 RW Zona Merah
Indonesia
Salurkan Bansos, Dinsos Data Warga 66 RW Zona Merah

Sebab dalam instruksi Gubernur Anies, kata Irmansyah, mereka yang diisolasi harus diberi dukungan dari pemerintah.

Elektabilitas Achmad Purnomo Kalah dari Gibran, Ketua DPC PDIP Cuek
Indonesia
Elektabilitas Achmad Purnomo Kalah dari Gibran, Ketua DPC PDIP Cuek

Menanggapi hasil survei tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo enggan berkomentar

Kampus USU Tutup Setelah Sejumlah Dosen Positif COVID-19
Indonesia
Kampus USU Tutup Setelah Sejumlah Dosen Positif COVID-19

Kampus Universitas Sumatera Utara (USU) Medan melakukan penutupan (lockdown) dari seluruh kegiatan.

New Normal Bukan Era Kebebasan
Indonesia
New Normal Bukan Era Kebebasan

Masyarakat harus menjalankan protokol kesehatan di era kenormalan baru agar terhindar dari Covid-19.

Ini Yang Bakal Disampaikan Puan di Sidang Tahunan
Indonesia
Ini Yang Bakal Disampaikan Puan di Sidang Tahunan

Puan berharap pemerintah bisa bertindak secara efektif, sigap, dan terpadu untuk memperkuat penanganan di bidang kesehatan, perlindungan sosial, pemulihan ekonomi, serta pelayanan publik.