Pekerja Indonesia di Luar Negeri Dilarang Mudik, Uang Lebarannya Ditransfer Saja Pekerja Migran pulang ke Indonesia. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Para pekerja migran Indonesia (PMI) yang sedang berada di negara-negara penempatan diminta untuk menunda mudik pada Lebaran tahun ini.

"Tentu banyak PMI yang ingin mudik karena rindu dengan keluarga, ibu, bapak, anak, dan kerabat lainnya di kampung halaman. Dalam kesempatan ini, saya sangat berharap, meminta agar niat mudik ditunda dulu," kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dalam keteranganya di Jakarta, Minggu (19/4).

Baca Juga:

Mudik Dilarang, Tol Layang Jakarta-Cikampek Bakal Ditutup

Ida mengatakan, meski langkah mengatasi pandemi COVID-19 terus dilakukan dan program vaksinasi masih berjalan, tapi situasi Tanah Air belum sepenuhnya kondusif. Selain itu, perjalanan yang memakan waktu dari negara penempatan ke Indonesia akan meningkatkan potensi penularan COVID-19 kepada para PMI.

"Kemungkinan tertular COVID-19 dalam perjalanan masih sangat besar, karena penerbangan yang panjang dan lama menuju Tanah Air. Kasihan jika keluarga di kampung ikut terkena nantinya," ujar Ida.

Selain itu, lanjut ia, jika mudik telah usai, ada kemungkinan negara penempatan tidak memperbolehkan para pekerja Indonesia untuk masuk kembali. Jika diperbolehkan untuk lolos juga memiliki persyaratan sangat ketat, seperti melakukan tes PCR dan karantina selama beberapa pekan.

Ida meminta agar para pekerja migran untuk bersabar dan memanfaatkan teknologi untuk berkomunikasi dengan keluarga di ruang virtual untuk merayakan Idul Fitri 2021.

Menaker
Menaker Ida Fauziah. (Foto: Antara)

"Permohonan maaf kepada ibu dan bapak di kampung bisa melalui video call atau telepon. Uang Lebaran untuk anak-anak bisa ditransfer, hadiah-hadiah bagi mereka bisa dikirimkan via pos. Banyak cara yang aman untuk menunjukkan cinta dan ridha kita kepada keluarga," tegas Ida.

Menaker Ida telah mengeluarkan Edaran No. M/7/HK.04/OV/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah bagi Pekerja/Buruh dan PMI dalam Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang diterbitkan pada 16 April 2021.

Dalam edaran yang ditujukan kepada para gubernur dan berbagai pihak terkait itu, Menaker mengimbau agar pekerja swasta dan PMI tidak melakukan mudik selama periode 6-17 Mei 2021. Hal itu sesuai dengan larangan yang telah dikeluarkan pemerintah sebelumnya. (Asp)

Baca Juga:

Polisi Pastikan Jakarta Bakal Dikunci Bagi Pemudik

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Ancam Tangkap Pelaku Pemerasan Berkedok Derek Liar di Tol
Indonesia
Polisi Ancam Tangkap Pelaku Pemerasan Berkedok Derek Liar di Tol

Viral di media sosial video seorang pengemudi truk dihampiri oleh sejumlah oknum derek liar di Jalan Tol dekat Gerbang Tol Halim, Jakarta Timur.

[HOAKS atau FAKTA] Gubernur Anies Menangis di KPK
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Gubernur Anies Menangis di KPK

Tidak ada pemberitaan yang kredibel bahwa Anies Baswedan ditangkap oleh KPK. Anies sendiri sempat meresmikan pembangunan Kampung Susun Cakung, Jakarta Timur

Menantu Jokowi Masih Unggul dari Pesaingnya di Pilkada Medan
Indonesia
Menantu Jokowi Masih Unggul dari Pesaingnya di Pilkada Medan

Data masuk sebanyak 51,06 persen hingga Sabtu, pukul 12.10 WIB

Mensos Risma Kirim Tim Psikososial ke Balongan Tangani Trauma Warga
Indonesia
Mensos Risma Kirim Tim Psikososial ke Balongan Tangani Trauma Warga

Menghilangkan trauma, Risma mengirimkan 5 personel untuk memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) dari Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Intelektual "Kartini" Temanggung.

Pemkot Surabaya Akui Banyak Kematian Tidak Terdata Sebagai Pasien COVID-19
Indonesia
Pemkot Surabaya Akui Banyak Kematian Tidak Terdata Sebagai Pasien COVID-19

Orang meninggal dan yang terdata terpapar virus corona atau COVID-19 sedikit. Namun, yang meninggal dan dilakukan pemakaman sesuai protokol penanganan jenazah COVID-19 sangat tinggi.

Biar Tidak Salah Sasaran, Pemerintah Diminta Petakan Potensi Investasi
Indonesia
Biar Tidak Salah Sasaran, Pemerintah Diminta Petakan Potensi Investasi

Investasi ini sifatnya principal, sehingga yang menawarkan efisiensi itu yang akan dipilih. Misalnya Vietnam yang menawarkan efisiensi investasi di bidang otomotif.

[HOAKS atau FAKTA]: Wapres Maruf Sebut Pemerintah Tak Sengaja Pakai Dana Haji
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Wapres Maruf Sebut Pemerintah Tak Sengaja Pakai Dana Haji

"Wapres Pemerintah Gak Sengaja Memakai Dana Haji Jadi Gak Berdosa".

Warga Tangerang Gelar Aksi Bela Palestina
Foto
Warga Tangerang Gelar Aksi Bela Palestina

sejumlah warga melakukan aksi bela Palestina dengan berbaris mengenakan atribut bendera Indonesia dan Palestina di tepi jalan KH. Hasyim Ashari, Cipondoh, Kota Tangerang

KLB Demokrat Berpotensi Disahkan Pemerintah
Indonesia
KLB Demokrat Berpotensi Disahkan Pemerintah

Pakar hukum Universitas Al-Azhar Indonesia Suparji Ahmad menilai bahwa KLB Partai Demokrat Deli Serdang dapat disahkan.

BPJS Solo Masih Menunggak Klaim Pasien COVID-19 di Dua RSUD
Indonesia
BPJS Solo Masih Menunggak Klaim Pasien COVID-19 di Dua RSUD

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan sampai saat ini masih ada tunggakan BPJS pasien COVID-19 di rumah sakit yang dikelola Pemkot.