Pekerja Diminta tak Buka Masker Saat Bekerja, Ini Bahayanya Mengajak anak untuk disiplin menggunakan masker. (Pixabay)

MerahPutih.com - Juru bicara pemerintah terkait penanganan COVID-19 Achmad Yurianto meminta protokol kesehatan harus disiplin dilakukan di setiap waktu dan di mana saja. Ia meminta masyarakat untuk berhati-hati saat membuka masker dan memastikan lingkungan sekitar aman untuk makan.

"Sebagian besar masyarakat dan saudara kita yang bekerja saat jam makan siang akan tinggalkan tempat kerja. Di sini lah kita seringkali lupa bahwa protokol kesehatan harus lebih ketat di jam makan siang," kata Yuri dalam konferensi persnya secara virtual dari BNPB, Kamis (16/7).

Baca Juga

Hari Ini, 6 Provinsi Laporkan Tidak Ada Kasus Baru COVID-19

Saat kita lepas masker saat makan, maka jaga jarak, jamin lingkungan di tempat makan ada sirkulasi udara yang baik," imbuh Yurianto.

Pria yang akrab disapa Yuri itu juga meminta masyarakat untuk membawa peralatan makan pribadi, sehingga tak bertukar alat makan dengan orang lain atau teman kantor.

"Sebaiknya bawa alat makan sendiri agar kita yakini kita bisa makan dengan kondisi tenang," jelas Dirjen P2P Kemenkes itu.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

Yuri menjelaskan, ruang kerja tanpa sirkulasi udara lancar dan hanya mengandalkan sistem pendingin udara akan menyebabkan penularan Corona lebih mudah terjadi.

Terlebih saat ini ada kekhawatiran penularan COVID-19 melalui mikrodroplet yang bertahan di udara khususnya di ruangan tertutup.

Selain itu, Yuri mengatakan bahwa tidak disiplin menjaga jarak antar rekan kerja juga menjadi penyebab transmisi Corona rentan terjadi di kantor.

Kebanyakan orang menganggap rekan kerja sudah sangat akrab sehingga kepatuhan menjaga jarak dan memakai masker tidak lagi diindahkan.

Baca Juga

Beban Rumah Sakit Makin Berat, Positif COVID-19 Bertambah 1.574 Kasus

"Meski kita sudah terbiasa bertemu dengan rekan kerja di kantor, perlu diingat bahwa mereka juga berasal dari lingkungan risiko yang beda dengan kita. Oleh karena itu untuk tetap gunakan masker," pungkasnya.

Perkembangan kasus virus Corona di Indonesia pada Kamis (16/7) mencatat bahwa jumlah kasus positif bertambah 1.574 menjadi 81.668. Sementara, jumlah pasien sembuh bertambah 1.295 menjadi 40.345 dan pasien meninggal dunia bertambah 76 menjadi 3.873. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penghentian Pengumuman Kasus Harian COVID-19 Dinilai Tepat
Indonesia
Penghentian Pengumuman Kasus Harian COVID-19 Dinilai Tepat

"Secara psikologis tentu saja bisa mengganggu psikologi masyarakat karena tren kenaikan kasus semakin meningkat setiap hari," ungkap Wempy

Kasus COVID-19 Tinggi, DPRD DKI Minta Anies Tambah Tenaga Kesehatan
Indonesia
Kasus COVID-19 Tinggi, DPRD DKI Minta Anies Tambah Tenaga Kesehatan

"Saya minta Pemda DKI sesegera mungkin, jangan menunggu, segera mungkin," jelas Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik

Ngaku Bukan Siapa-Siapa Moeldoko Sebelum Resmi Kudeta SBY dan AHY
Indonesia
Ngaku Bukan Siapa-Siapa Moeldoko Sebelum Resmi Kudeta SBY dan AHY

"Saya ini siapa sih? Saya ini apa? Biasa-biasa aja. Di Demokrat ada Pak SBY, ada putranya Mas AHY. Apalagi kemarin dipilih secara aklamasi. Kenapa mesti takut ya?" kata Moeldoko, dua hari sebelum KLB.

KPU Solo Putuskan Rapat Pleno Penetapan Calon Pikada Digelar Tertutup
Indonesia
KPU Solo Putuskan Rapat Pleno Penetapan Calon Pikada Digelar Tertutup

Paslon dan timses tidak diundang dalam rapat pleno

Golkar Ingin Suara Bulat Seluruh Fraksi Bahas RUU Pemilu
Indonesia
Golkar Ingin Suara Bulat Seluruh Fraksi Bahas RUU Pemilu

Pihaknya akan meminta ketegasan masing-masing partai apakah akan melanjutkan pembahasan RUU Pemilu atau tidak.

Enggak Ada Mic di Meja Dewan, PSI: Apakah Ini Settingan?
Indonesia
PBNU Yakin Indonesia Keluar dari Jerat Ekonomi Dampak COVID-19
Indonesia
Pemkot Jakpus Rombak GOR dan Balai Jadi Tempat Pasien COVID-19
Indonesia
Pemkot Jakpus Rombak GOR dan Balai Jadi Tempat Pasien COVID-19

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat menyulap gelanggang olahraga dan balai untuk dijadikan sebagai lokasi penampungan pasien terkonfirmasi COVID-19.

BW Kritik Struktur Baru KPK Mirip 'Orba' Kental Bagi-Bagi Jabatan
Indonesia
BW Kritik Struktur Baru KPK Mirip 'Orba' Kental Bagi-Bagi Jabatan

"Ini struktur yang old fashion serta tak sungguh ingin membuat KPK punya kemampuan sebagai triger mechanism, handal dan responsif untuk taklukan korupsi" kata Bambang

Anies Berencana Pasang Masker di Patung Jenderal Sudirman
Indonesia
Anies Berencana Pasang Masker di Patung Jenderal Sudirman

Kegiatan pemasangan masker itu akan berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB