Pekan Ini Polisi Ungkap Tersangka Kebakaran Kejagung Foto udara gedung utama Kejaksaan Agung yang terbakar di Jakarta, Minggu (23/8) (Antara FOTO/Aditya Pradana Putra)

Merahputih.com - Mabes Polri berjanji akan mengungkapkan penyelidikan untuk menetapkan tersangka serta ada atau tidaknya unsur kesengajaan/kelalaian atas kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung 22 Agustus lalu pada Jumat (23/10) pagi.

"Ini kita tunggu. Sedangkan hari ini pukul 15.30 WIB penyidik akan ekspose di depan jaksa penuntut umum di Kejaksaan Agung. Ini dilakukan agar kedepan penyidikan bisa berjalan lancar karena berkas, jka selesai, akan dilimpahkan ke mereka,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri, Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Rabu (21/10).

Baca Juga

Dua Kasubag Diduga Terseret Insiden Kebakaran Kejagung

Proses ekspose di hadapan Jaksa Peneliti itu, merupakan rangkaian untuk menampung penyidikan perkara tersebut. Yang pada akhirnya bermuara pada penetapan tersangka.

Selain itu, ekspose ini juga bertujuan agar ketika melimpahkan berkas penyidikan nantinya dipermudah dan dipercepat terkait proses pemberkasannya.

"Kedepan proses penyidikannya bisa berjalan dengan lancar, karena nanti berkas selesai di Kejagung dan beliau-beliau (Jaksa Penliti) juga yang melakukan pemeriksaan berkasnya," ujar Awi.

Gedung Utama Kejaksaan Agung Terbakar.

Bareskrim Polri menyimpulkan adanya peristiwa pidana dalam kebakaran markas Korps Adhyaksa itu. Hal itu didapatkan setelah dilakukan penyelidikan mendalam.

Penyidik menemukan bahwa sumber api bukan disebabkan adanya hubungan arus pendek listrik, melainkan diduga karena open flame atau nyala api terbuka.

Baca Juga

Enam Pegawai Diperiksa Dugaan Pidana Kebakaran Gedung Kejagung

Adapun api berasal dari lantai 6 ruang rapat Biro Kepegawaian Kejaksaan Agung Kemudian api dengan cepat menjalar ke ruang lain, karena diduga terdapat akseleran berupa ACP pada lapisan luar gedung dan cairan minyak lobi yang mengandung senyawa hidrokarbon serta kondisi gedung yang hanya disekat oleh bahan yang mudah terbakar seperti gypsum, lantai parkir, panel HPL, dan bahan mudah terbakar lainnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Terduga Teroris di Sukoharjo Tewas, Kuasa Hukum Keluarga Pertanyakan Penyebab Kematian
Indonesia
Terduga Teroris di Sukoharjo Tewas, Kuasa Hukum Keluarga Pertanyakan Penyebab Kematian

Ikhsan dilabarkan meninggal dunia karena luka tembak saat ditangkap pada Jumat (10/7).

Negara Jamin Vaksin COVID-19 Sesuai Standar WHO
Indonesia
Negara Jamin Vaksin COVID-19 Sesuai Standar WHO

BPOM juga diminta melakukan uji klinis terhadap vaksin itu

Tim Pengacara Penyerang Novel Puji Dua Terdakwa Sebagai Sosok Berani dan Jujur
Indonesia
Tim Pengacara Penyerang Novel Puji Dua Terdakwa Sebagai Sosok Berani dan Jujur

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara kembali menggelar sidang lanjutan penyerangan penyidik KPK Novel Baswedan.

Sentil Ganjar, Gerindra Jateng: Wong Cilik Butuh Teladan Bukan Ancaman!
Indonesia
Sentil Ganjar, Gerindra Jateng: Wong Cilik Butuh Teladan Bukan Ancaman!

Pasalnya, keberadaan SE tersebut membuat ekonomi dan aktivitas masyarakat Jateng menjadi terganggu.

Soal Pilihan Wali Kota Jakpus, DPRD DKI Sepakat dengan Usulan Anies
Indonesia
Soal Pilihan Wali Kota Jakpus, DPRD DKI Sepakat dengan Usulan Anies

DPRD akan melayangkan surat kepad Anies Baswedan mengenai hasil fit and proper test Dhany Sukma yang bakal menjadi Wali Kota Jakarta Pusat.

IKAPPI Pertanyakan Anies yang Belum Temukan Solusi Pengganti Kantong Plastik
Indonesia
IKAPPI Pertanyakan Anies yang Belum Temukan Solusi Pengganti Kantong Plastik

Penggunaan kantong kresek untuk beberapa komoditas basah masih sangat dibutuhkan dan terus dilakukan di pasar tradisional.

Begini Modus Buzzer Jadi Alat Mafia Tanah Lawan Kementerian ATR/BPN
Indonesia
Begini Modus Buzzer Jadi Alat Mafia Tanah Lawan Kementerian ATR/BPN

"Mereka membolak-balikkan pesan, seolah-olah rasional, fakta. Melakukan pengemasan dan framing untuk tujuan-tujuan tertentu. Itu harus kita hadapi, lawan," tuturnya.

Indonesia Kembali Terima 10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Bulan Ini
Indonesia
Indonesia Kembali Terima 10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Bulan Ini

Kementerian kesehatan memastikan Indonesia kembali menerima 10 juta dosis vaksin COVID-19 Sinovac pada April 2021.

Pemkot Bogor Larang Warga Rayakan Tahun Baru
Indonesia
Pemkot Bogor Larang Warga Rayakan Tahun Baru

Pemerintah Kota Bogor melarang masyarakat merayakan malam Tahun Baru 2021 pada Kamis (31/12).

Kabur dari Lapas Tangerang, Napi asal Tiongkok Diburu sampai Hutan Belantara
Indonesia
Kabur dari Lapas Tangerang, Napi asal Tiongkok Diburu sampai Hutan Belantara

WN Tiongkok itu diyakini masih bersembunyi di kawasan Hutan Tenjo, Kabupaten Bogor.