Pekan Depan, DPR Panggil Mendag Terkait HET Minyak Goreng Mendag M. Lutfi. (Foto: Kemedag)

MerahPutih.com - Komisi VI DPR RI dijadwalkan memanggil Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi untuk membahas harga eceran (HET) minyak goreng sesuai yang ditetapkan Pemerintah.

Anggota Komisi VI DPR, Andre Rosiade mengatakan, Lutfi akan diminta pendapatnya dalam rapat kerja (Raker) bersama Komisi VI DPR, pada Selasa (24/5) mendatang.

Baca Juga

Analis Muda Kemendag Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Impor Baja

"Mudah-mudahan selasa siang masih bisa ke DPR akan kita kejar, kita kuliti dan kita tanyakan apa solusi pemerintah yang nyata untuk memastikan pertama Rp 14.000 HET ini benar-benar terwujud," kata Andre di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (20/5).

Andre tak memungkiri, persoalan minyak goreng belum bisa terselesaikan secara tuntas. Padahal, Pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan, mulai dari Permendag Nomor 6/2022, Permendag 11/2022 dan juga Permenperin Nomor 8/2022 soal bagaimana minyak goreng curah ditetapkan dengan HET Rp 14.000.

"Lalu juga minyak goreng dalam kemasan dikembalikan dalam mekanisme pasar," ujarnya.

Baca Juga

Hakim Tolak Praperadilan MAKI Pada Mendag Soal Mafia Minyak Goreng

Politikus Partai Gerindra ini menyebut, permasalahan kebijakan tersebut tidak maksimal dan tidak efektif. Bahkan cenderung lebih sedikit minyak goreng yang tersedia dibandingkan kebijakan MPO dan DMO sebelumnya.

"Kalau kebijakan DMO dan DPO sebelumnya, laporan kepada Komisi VI itu terkumpul sekitar 702 juta liter dan terdistribusi sekitar 5 juta liter itu minyak goreng dengan peraturan permendag Nomor 6/2022," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga

Luncurkan Program Migor Rakyat, Mendag Klaim Tidak Subsidi Pengusaha

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bangun Simpang Temu Dukuh Atas, Anies: Jakarta Sejajar Kota-Kota Besar di Dunia
Indonesia
Bangun Simpang Temu Dukuh Atas, Anies: Jakarta Sejajar Kota-Kota Besar di Dunia

Pemerintah akan membangun Simpang Temu (transport hub) Dukuh Atas yang berlokasi di lahan bekas Pasar Blora, Menteng, Jakarta Pusat.

Pegawai Nonaktif KPK Laporkan Lili Pintauli ke Dewas
Indonesia
Pegawai Nonaktif KPK Laporkan Lili Pintauli ke Dewas

Sebanyak empat pegawai nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaporkan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar (LPS) ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

Karangan Bunga Mulai Penuhi Rumah Dinas Ridwan Kamil
Indonesia
Karangan Bunga Mulai Penuhi Rumah Dinas Ridwan Kamil

Sejumlah karangan bunga kiriman dari berbagai pihak mulai tampak di depan Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Jalan Pasirkaliki, Jumat (3/6) sore.

Polisi Siapkan 10 Iso Tank Antisipasi Kelangkaan Oksigen
Indonesia
Polisi Siapkan 10 Iso Tank Antisipasi Kelangkaan Oksigen

pada bulan Juli lalu, angka COVID-19 tinggi. Hingga berdampak kepada kenaikan BOR rumah sakit sampai dengan 90 persen.

Polisi Pegang Bukti Kasus Dugaan Penipuan CPNS yang Diduga Libatkan Anak dan Menantu Nia Daniaty
Indonesia
Rachmawati Soekarnoputri Meninggal Dunia karena COVID-19
Indonesia
Rachmawati Soekarnoputri Meninggal Dunia karena COVID-19

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Rachmawati Soekarnoputri meninggal dunia pada Sabtu (7/3).

Kasus Tanah Munjul, Eks Bos Sarana Jaya Segera Diadili
Indonesia
Kasus Tanah Munjul, Eks Bos Sarana Jaya Segera Diadili

Persidangan diagendakan di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat

Dewas KPK Soroti Kasus Korupsi Nindya Karya yang Mangkrak
Indonesia
Dewas KPK Soroti Kasus Korupsi Nindya Karya yang Mangkrak

Termasuk perkara pelaksanaan proyek pembangunan Dermaga Bongkar pada Kawasan Perdagangan Bebas di Aceh yang menjerat PT Nindya Karya (Persero) sebagai tersangka korporasi.

Modus Baru Pemerasan Kencan Mesum Online, 48 WNA Dibekuk Polisi
Indonesia
Modus Baru Pemerasan Kencan Mesum Online, 48 WNA Dibekuk Polisi

Pemerasan dan pencurian data lintas negara berkedok aplikasi kencan.

Gladi Resik Pembukaan SEA Games 2021 Terlambat 30 Menit
Indonesia
Gladi Resik Pembukaan SEA Games 2021 Terlambat 30 Menit

Deputi I CdM Indonesia, Arlan Perkasa Lukman menuturkan, tim defile dijadwalkan melakukan gladi resik pada pukul 18.00 waktu setempat, namun jadwal tersebut mengalami keterlambatan hingga lebih dari 30 menit.