Pekan Depan, Dewas KPK Gelar Sidang Etik Firli Ketua KPK Firli. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) menyatakan bakal segera menyidangkan dugaan pelanggaran etik Ketua KPK Firli Bahuri. Tim humas KPK akan mengumumkan jadwal persidangan dugaan etik Firli Bahuri.

"Humas akan mengumumkan (jadwal sidang etik)," kata Anggota Dewas KPK, Harjono kepada wartawan, Rabu (19/8).

Senada dengan Harjono, anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris mengatakan, sidang dugaan pelanggaran etik Firli akan digelar pekan depan. Namun, dia tidak menjelaskan sidang tersebut akan digelar terbuka untuk umum atau tidak.

Baca Juga:

Belum Ada Pihak yang Jadi Justice Colaborator Dalam Perkara Djoko Tjandra

"Humas akan rilis jadwal sidang etik yang akan dilakukan minggu depan," ujar Haris.

Sebelumnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) menagih janji Dewas KPK terkait dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Firli. ICW mengingatkan agar Dewas KPK segera memutus dugaan pelanggaran etik Firli.

"ICW beranggapan harusnya tidak ada lagi hambatan bagi Dewan Pengawas untuk segera menggelar sidang etik atas dugaan pelanggaran tersebut. Terlebih lagi tindakan Komjen Firli sudah terang benderang bertentangan dengan kode etik," kata Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana.

KPK
KPK. (Foto: Antara)

Kurnia memandang, dugaan pelanggaran etik Firli terkait penggunaan helikopter milik swasta bertentangan dengan nilai dasar integritas yang diatur dalam Peraturan Dewas. Terlebih, KPK di bawah kepemimpinan Komjen Firli acap kali mendapat sorotan tajam dari masyarakat.

"Memang harus diakui bahwa dugaan pelanggaran kode etik bukan hal yang baru bagi Komjen Firli Bahuri. Sebelum menjadi Ketua KPK, ICW juga sempat melaporkan yang bersangkutan saat menjabat sebagai Deputi Penindakan karena melakukan pertemuan dengan pihak yang sedang berperkara di lembaga anti rasuah itu," kata Kurnia. (Pon)

Baca Juga:

KPK Diminta Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Bawang Merah Rp4,9 Miliar dari Polda NTT

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jaksa Agung Tak Butuh Jaksa Pintar
Indonesia
Jaksa Agung Tak Butuh Jaksa Pintar

Tindak pidana korupsi merupakan musuh bersama

Warga Jabodetabek Diminta Waspadai Hujan Sangat Lebat 2 Hari ke depan
Indonesia
Warga Jabodetabek Diminta Waspadai Hujan Sangat Lebat 2 Hari ke depan

Masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah Jabodetabek diminta untuk waspada potensi intensitas hujan sangat lebat terjadi pada periode 26-27 Februari 2021.

Kisah Polwan yang Rela Tinggalkan Waktu Keluarga untuk Berjibaku Tekan Penyebaran Corona
Indonesia
Kisah Polwan yang Rela Tinggalkan Waktu Keluarga untuk Berjibaku Tekan Penyebaran Corona

Perempuan yang lama bertugas di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya ini mengaku, saban pagi mesti berangkat dari rumah tanpa perlu berlama-lama bersama ketiga buah hatinya.

Tak Pakai Masker di Yogyakarta, Siap-siap Didenda Rp100 Ribu
Indonesia
Tak Pakai Masker di Yogyakarta, Siap-siap Didenda Rp100 Ribu

Pemkot tengah membentuk tim atau satuan tugas penegakan hukumnya.

BMKG Prediksi Yogyakarta akan Dilanda Gelombang Tinggi dan Suhu Dingin
Indonesia
BMKG Prediksi Yogyakarta akan Dilanda Gelombang Tinggi dan Suhu Dingin

Suhu dingin akan terjadi pada malam hari dan diperkirakan mencapai 18 derajat Celcius.

Anies Wajibkan 146 PNS Muda DKI Jadi Relawan COVID-19, Menolak dapat Sanksi
Indonesia
Anies Wajibkan 146 PNS Muda DKI Jadi Relawan COVID-19, Menolak dapat Sanksi

Chaidir pun mengaku, pihaknya sudah menerbitkan surat kepada para relawan tersebut.

Pemprov DKI Berencana Tingkatkan RS Rujukan COVID-19 Hingga 50 Persen
Indonesia
Pemprov DKI Berencana Tingkatkan RS Rujukan COVID-19 Hingga 50 Persen

Pemprov DKI juga terus berupaya menambahkan fasilitas kesehatan

Korban First Travel Dapat Secercah Harapan Berangkat ke Tanah Suci
Indonesia
Korban First Travel Dapat Secercah Harapan Berangkat ke Tanah Suci

Natalia adalah kuasa hukum ketiga para calon jamaah First Travel gagal umrah

Ketua PPATK Meninggal Dunia
Indonesia
Ketua PPATK Meninggal Dunia

Rumah duka beralamat di Jl. Tebet Timur III no.39 RT 10/RW 07, Tebet Timur, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan

Jokowi Diminta Pilih Kapolri yang Bisa Berikan Rasa Aman kepada Masyarakat
Indonesia
Jokowi Diminta Pilih Kapolri yang Bisa Berikan Rasa Aman kepada Masyarakat

Jokowi harus bijaksana dalam memilih pucuk pimpinan di Polri. Ini karena sosok Kapolri nantinya diharapkan memberi rasa aman kepada masyarakat.