Pejabat PU Akui Terima Suap dari Penyuap Anggota BPK Rizal Djalil Ilustrasi suap (Foto:sajinka2 dari Pixabay).

MerahPutih.com - Pejabat Fungsi Utama Pengembangan Konstruksi Kementerian PUPR Mochammad Natsir, mengakui pernah menerima duit dari salah satu penyuap mantan anggota BPK Rizal Djalil, Misnan Minskiy.

Hal itu dikatakan Natsir saat bersaksi dalam sidang dengan terdakwa Rizal Djalil terkait proyek pembangunan SPAM di Kementerian PUPR di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (4/1).

Natsir mengaku menerima uang sebesar USD5 ribu yang saat itu nominalnya senilai Rp50 juta. Dia juga mengaku pernah diserahkan uang dua kali, namun yang pertama ditolak.

Baca Juga:

Jaksa KPK Eksekusi Empat Terpidana Proyek SPAM Kementerian PUPR

Pada pemberian pertama yang memberikan uang itu adalah teman Rizal Djalil yang saat itu Komisaris Utama PT Minarta Dutahutama, Leonardo Jusminarta Prasetyo, pemenang proyek SPAM PUPR. Leonardo menyerahkan amplop dan ditolak.

"Iya emang ketemu saya akhir tahun 2017, atau awal 2018 dan saat itu Pak Leo bermaksud berikan amplop kecil coklat, kemudian karena saya perkirakan dalamnya uang, saya tolak, saya katakan 'tak usah simpan saja, nanti kalau ada kegiatan PUPR butuh sponsor, silakan jadi sponsor aja'," kata Natsir menirukan percakapan saat itu.

Natsir mengaku, amplop itu isinya uang karena amplop itu diserahkan saat setelah Leonardo menandatangani kontrak proyek SPAM PUPR. Dalam pertemuan itu, Leo juga mengatakan proyek berjalan dengan lancar.

Penerimaan uang terjadi pada pertemuan kedua. Saat itu bukan Leo yang menyerahkan tapi Misnan Miskiy selaku Direktur Teknis dan Pemasaran PT Minarta Dutahutama yang menyerahkan uang ke Natsir sebesar USD 5 ribu. Natsir menerima uang itu.

Anggota BPK Rizal Djalil (Foto: MP/Ponco)
Anggota BPK Rizal Djalil (Foto: MP/Ponco)

"Kedua saya nggak ingat kira-kira Juni 2018 Pak Misnan laporkan kegiatan berjalan baik, pada intinya dia berikan amplop juga yang kemudian saya ketahui isinya uang sebesar USD 5 ribu, dan saya menyesal telah khilaf, tapi uang tersebut saya sudah serahkan ke KPK pada tanggal 31 Januari 2019," kata Natsir.

"Sekitar Rp50 juta. Saya terima, dan saya sudah serahkan ke KPK pada 31 Januari 2019," sambung dia.

Rizal didakwa menerima suap sebesar Rp1,3 miliar terkait proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR dari mantan Komisaris Utama PT Minarta Dutahutama, Leonardo Jusminarta Prasetyo.

Jaksa menyebut Rizal Djalil selaku anggota BPK saat itu mengupayakan agar PT Minarta Dutahutama mendapat proyek di lingkungan Kementerian PUPR. Rizal juga mengenalkan Leonardo ke sejumlah pejabat PUPR, hingga akhirnya mendapat proyek pekerjaan konstruksi pengembangan JDU SPAM IKK Hongaria Paket 2 TA 2017-2018, yang lokasi pengerjaannya di wilayah Pulau Jawa meliputi Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. (Pon)

Baca Juga:

KPK Periksa Anggota BPK Rizal Djalil Sebagai Tersangka Suap Proyek SPAM

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
100 Hari Kapolri, Ratusan Akun Medsos Ditegur Karena Sebar Ujaran Kebencian
Indonesia
100 Hari Kapolri, Ratusan Akun Medsos Ditegur Karena Sebar Ujaran Kebencian

Sejak Virtual Police dibentuk, medsos yang paling banyak diberikan teguran adalah Twitter

Catat Rekor Baru, Kasus Harian COVID-19 di Indonesia Tembus 4.176 Orang
Indonesia
Catat Rekor Baru, Kasus Harian COVID-19 di Indonesia Tembus 4.176 Orang

Komando dari masing-masing kepala daerah menjadi penting

Resepsi Pernikahan di Solo Berkonsep Standing Party dan Makanan Dibawa Pulang
Indonesia
Resepsi Pernikahan di Solo Berkonsep Standing Party dan Makanan Dibawa Pulang

acara hajatan pernikahan di Solo hanya boleh digelar dengan konsep standing party dan hidangan pun harus dikemas dan wajib dibawa pulang.

Ketua Komisi VIII Bungkam Ditanya Soal Rekomendasi Vendor Bansos
Indonesia
Ketua Komisi VIII Bungkam Ditanya Soal Rekomendasi Vendor Bansos

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini enggan mengomentari materi pemeriksaan penyidik.

Kenaikan Isa Almasih di Katedral Terapkan Prokes Ketat
Indonesia
Kenaikan Isa Almasih di Katedral Terapkan Prokes Ketat

Gereja Katedral membatasi jumlah umat yang akan mengikuti ibadat Kenaikan Isa Almasih dengan hanya menampung sebanyak 150 jemaat.

Terus Bertambah, Korban Tewas Gempa di Sulbar Kini Capai 34 Orang
Indonesia
Terus Bertambah, Korban Tewas Gempa di Sulbar Kini Capai 34 Orang

Sampai saat ini jaringan listrik juga masih padam

Gedung Habis Terbakar Pengaruhi Kerja Kejaksaan Agung?
Indonesia
Gedung Habis Terbakar Pengaruhi Kerja Kejaksaan Agung?

Burhanuddin memastikan kepindahan kantor kerjanya ke gedung Badan Diklat Ragunan tak akan memengaruhi kinerja Kejaksaan Agung.

Eri-Armuji Unggul Telak di Putaran Kedua Debat Pilkada Surabaya
Indonesia
Eri-Armuji Unggul Telak di Putaran Kedua Debat Pilkada Surabaya

Ia mengatakan, debat kedua tadi malam, paslon Eri-Armuji unggul telak dengan skor 5-1.

Kasus Korupsi CSRT, KPK Tetapkan Bos PT Ametis Indogeo Prakarsa Tersangka
Indonesia
Kasus Korupsi CSRT, KPK Tetapkan Bos PT Ametis Indogeo Prakarsa Tersangka

Atas perbuatannya, Lissa Rukmi Utari disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999

[HOAKS atau FAKTA]: Jalur Darat Diperketat, Warga Mudik Lewat Sungai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jalur Darat Diperketat, Warga Mudik Lewat Sungai

Unggahan tersebut juga disertai dengan narasi yang menyatakan, video tersebut merupakan warga yang mudik lewat sungai karena jalur darat dijaga dengan ketat.