Pejabat OJK Mundur Massal, PDIP: Bentuk Tanggung Jawab Moral dan Keteladanan Baru

Frengky AruanFrengky Aruan - Sabtu, 31 Januari 2026
Pejabat OJK Mundur Massal, PDIP: Bentuk Tanggung Jawab Moral dan Keteladanan Baru

Gedung Kantor OJK. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah sejumlah pejabat teras Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengundurkan diri di tengah gejolak pasar modal yang terjadi baru-baru ini. Ia menilai langkah tersebut sebagai sebuah keteladanan baru dalam budaya kepemimpinan di Indonesia.

Menurut Hasto, kesediaan seorang pejabat untuk meletakkan jabatan saat menghadapi persoalan besar adalah cerminan dari standar etika tinggi. Hal ini sejalan dengan spirit "Satyam Eva Jayate" (Hanya Kebenaran yang Berjaya) yang menjadi tema Rakernas I PDIP sekaligus perisai moral bagi para pemimpin.

"Di dalam Rakernas Pertama PDI Perjuangan, tema Satyam Eva Jayate adalah perisai moral. Ketika kami melihat ada pejabat yang menunjukkan tanggung jawab moralnya dengan mundur, PDI Perjuangan menganggap ini sebagai suatu keteladanan baru yang patut diapresiasi," ujar Hasto di Megawati Institute, Menteng, Jakarta, Sabtu (31/1).

Hasto menegaskan jabatan bukanlah sekadar kursi kekuasaan, melainkan amanah berat yang menuntut pertanggungjawaban nyata. Di tengah dinamika ekonomi yang tidak menentu, ia mendorong agar otoritas moneter dan fiskal segera melakukan sinergi yang solid guna memitigasi dampak guncangan di pasar keuangan agar tidak merembet ke ekonomi masyarakat bawah.

Baca juga:

Susul Dirut BEI, Mahendra Siregar dan Sejumlah Petinggi OJK Mengundurkan Diri

"Yang lebih penting saat ini adalah bagaimana otoritas moneter, fiskal, dan sektor riil bekerja sama. Berbagai persoalan yang terjadi di sektor keuangan dan pasar modal jangan sampai mengganggu sektor riil. Kepentingan rakyat, bangsa, dan negara harus dikedepankan di atas segalanya," tegas politisi asal Yogyakarta tersebut.

Krisis di jajaran regulator keuangan ini menyusul anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara signifikan pada 28–29 Januari 2026. Setelah Iman Rachman mundur dari jabatan Direktur Utama BEI, publik dikejutkan dengan mundurnya tiga pejabat kunci OJK, yakni Ketua Dewan Komisioner Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Inarno Djajadi, serta Deputi Komisioner I.B. Aditya Jayaantara.

Bagi PDIP, pengunduran diri massal ini harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh bagi sistem pengawasan keuangan nasional.

Hasto menekankan bahwa setiap keputusan ekonomi yang diambil pemerintah harus tetap berorientasi pada kedaulatan ekonomi rakyat agar tidak mudah goyah oleh spekulasi pasar global. (Pon)

#PDI Perjuangan #Otoritas Jasa Keuangan #Bursa Efek Indonesia (BEI)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Bursa Efek Indonesia Ubah Batas Auto Rejection Bawah ke 7 Persen
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menurun di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Bursa Efek Indonesia Ubah Batas Auto Rejection Bawah ke 7 Persen
Indonesia
IHSG Kembali Melemah, Langsung Turun 4,31 Persen di Pembukaan Pagi
MSCI telah memberi tenggat waktu bagi Indonesia hingga 20 Juni 2027 untuk membuktikan bahwa reformasi pasar modal benar-benar mengejawantah secara nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
IHSG Kembali Melemah, Langsung Turun 4,31 Persen di Pembukaan Pagi
Indonesia
Kapolri Sebut Ada Dugaan Pidana Pasar Modal, Siap Ambil Tindakan Tegas
Ia berjanji akan mengusut dugaan pelanggaran maupun tindak pidana di pasar modal.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kapolri Sebut Ada Dugaan Pidana Pasar Modal, Siap Ambil Tindakan Tegas
Indonesia
Kapolri Perintahkan Bareskrim Tindak Dugaan Pidana Pasar Modal
Dari 61 saham yang masuk daftar high shareholding concentration (HSC) atau konsentrasi kepemilikan saham tinggi, sedikitnya 31 saham telah diperiksa
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Kapolri Perintahkan Bareskrim Tindak Dugaan Pidana Pasar Modal
Indonesia
IHSG Anjlok, Danantara Bersiap Investasi di Pasar Modal
Koreksi harga saham membuat valuasi sejumlah perusahaan tercatat, termasuk perusahaan milik badan usaha milik negara (BUMN), berada pada tingkat yang relatif rendah membuka peluang investasi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Anjlok, Danantara Bersiap Investasi di Pasar Modal
Indonesia
IHSG Ditutup Anjlok 11 Persen Usai Pengumuman MSCI
Sementara itu, bursa kawasan Asia bergerak menguat menyusul sesi positif di Wall Street, Amerika Serikat (AS)
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Ditutup Anjlok 11 Persen Usai Pengumuman MSCI
Indonesia
BEI Ngaku Terkejut MSCI Buka Peluang Turunkan Status Pasar Modal RI, Sebut Jadwal November Dilangkahi
Hasil peninjauan indeks MSCI semestinya diumumkan pada 12 November 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
BEI Ngaku Terkejut MSCI Buka Peluang Turunkan Status Pasar Modal RI, Sebut Jadwal November Dilangkahi
Indonesia
Pasar Saham Bergejolak Akibat MSCI, Dasco Perintahkan BEI Berbenah
Masukan dari lembaga penyedia indeks global harus menjadi perhatian otoritas bursa agar persoalan yang menjadi sorotan investor internasional dapat ditangani.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Pasar Saham Bergejolak Akibat MSCI, Dasco Perintahkan BEI Berbenah
Indonesia
BEI Sebut Klasifikasi MSCI Standalone Market bukan yang Terendah
BEI akan segera berkomunikasi dengan MSCI guna memahami pertimbangan di balik usul tersebut sekaligus menjelaskan berbagai perbaikan yang telah dilakukan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
BEI Sebut Klasifikasi MSCI Standalone Market bukan yang Terendah
Indonesia
Panic Selling 45 Saham Unggulan Anjlok Picu BEI Tarik Rem Darurat Trading Halt
IHSG ambruk 8,01% ke level 5.393 dan mengalami trading halt usai MSCI kaji ulang status Indonesia dari Emerging Market. Simak dampak dan analisis lengkapnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Panic Selling 45 Saham Unggulan Anjlok Picu BEI Tarik Rem Darurat Trading Halt
Bagikan