Pegawai KPK Wajib Ikut Upacara Kemerdekaan dari Tempatnya Masing-Masing Logo KPK. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diwajibkan mengikuti Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi pada Senin (17/8) pagi sampai dengan selesai dan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih pada sore harinya melalui tayangan televisi dari rumah masing-masing.

Kewajiban itu tercantum dalam surat Sekjen KPK bernomor 406/HM.00.00/50-56/08/2020 perihal Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Tahun 2020.

Baca Juga

KPK Buka Peluang Periksa Dirut Jasa Marga Terkait Korupsi 14 Proyek Waskita Karya

"Upacara dilaksanakan melalui tayangan stasiun televisi dari tempat tinggal masing-masing," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Minggu (16/8) malam.

Gedung KPK
Gedung KPK. Foto: ANTARA

Dalam surat itu, setiap pegawai wajib melaporkan kepada atasan masing-masing disertai bukti telah mengikuti upacara yang diikutinya.

"Setiap pegawai KPK diwajibkan pula melaporkan kepada atasannya masing-masing dengan mengirimkan bukti keikutsertaannya mengikuti upacara tersebut," ujarnya.

Baca Juga

Korupsi 14 Proyek Fiktif, KPK Garap Direktur Keuangan Waskita Karya

Sementara untuk pimpinan dan pejabat eselon I KPK akan melaksanakan upacara di Istana Negara secara virtual. Para pimpinan dan pejabat mengikuti upacara dari lantai 16 Gedung Merah Putih KPK.

"Khusus pimpinan dan pejabat eselon I KPK melaksanakan upacara di istana negara secara virtual dari lantai 16 Gedung Merah Putih KPK," pungkas Ali. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ari Sigit Akui Jadi Anggota Memiles
Indonesia
Ari Sigit Akui Jadi Anggota Memiles

Pihak Keluarga Cendana tidak mau kasus yang menyeret Ari Sigit berlarut-larut.

Istri Mantan Wali Kota Jakbar Dimakamkan dengan Protokol COVID-19
Indonesia
Istri Mantan Wali Kota Jakbar Dimakamkan dengan Protokol COVID-19

Jenazah Supriyanti diberangkatkan dari rumah duka dengan mobil jenazah sekitar pukul 10.00 WIB.

Sebanyak 10 Warga Depok Positif Virus Corona
Indonesia
Sebanyak 10 Warga Depok Positif Virus Corona

Depok memperbaharui data penderita virus corona (COVID-19) menjadi 10 orang.

Ini Saran DPR Terkait Pengangkatan Ahok sebagai Bos BUMN
Indonesia
Ini Saran DPR Terkait Pengangkatan Ahok sebagai Bos BUMN

Azis Syamsuddin menyarankan Kementerian BUMN mengkaji rencana pengangkatan Ahok sebagai petinggi di salah satu perusahaan BUMN.

Puskesmas Diminta Aktif Lakukan Deteksi Dini Kasus Suspek COVID-19
Indonesia
Puskesmas Diminta Aktif Lakukan Deteksi Dini Kasus Suspek COVID-19

Puskesmas di Kabupaten Kepulauan Selayar untuk bisa menyamakan persepsi

Dankormar: Kecintaan Masyarakat Terhadap Korps Marinir Makin Tinggi
Indonesia
Dankormar: Kecintaan Masyarakat Terhadap Korps Marinir Makin Tinggi

Marinir yang melaksanakan tugas pengamanan unjuk rasa bukan hanya sekadar melaksanakan tugas dengan baik

PT PJAA Belum Mulai Proyek Reklamasi Ancol dan Dufan
Indonesia
PT PJAA Belum Mulai Proyek Reklamasi Ancol dan Dufan

Ancol fokus pada pelaksanaan program jangka pendek sambil terus memperkuat posisi sebagai theme park utama di Indonesia.

Yasonna: Tak Ada Istilah Kebal Hukum Bagi Pelaksana Perppu COVID-19
Indonesia
Yasonna: Tak Ada Istilah Kebal Hukum Bagi Pelaksana Perppu COVID-19

Aturan Perppu No:1/2020 tentang Dana COVID-19 tidak menghapus delik korupsi.

Kata Bima Arya Usai Dinyatakan Positif Virus Corona
Indonesia
Kata Bima Arya Usai Dinyatakan Positif Virus Corona

Bima mengklaim, COVID-19 ini bisa mengenai siapa saja meski banyak sembuh.

 Kurangi Dampak Virus Corona, Pemerintah Didesak Aktif Lakukan Lobi Internasional
Indonesia
Kurangi Dampak Virus Corona, Pemerintah Didesak Aktif Lakukan Lobi Internasional

"Hal ini penting dilakukan agar kekhawatiran negara lain terhadap penanganan virus corona di Indonesia bisa mendapatkan penjelasan yang komprehensif," ujar Teuku Riefky