Pegawai KPK Dilarang Demo Bareng Mahasiswa Ilustrasi. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

MerahPutih.com - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disebut melarang para pegawainya untuk melakukan demo bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan Gedung KPK, Jakarta, Senin (27/9).

Aksi unjuk rasa itu digelar lantaran ultimatum BEM SI tak digubris Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ultimatum yang dimaksud, terkait nasib pegawai Komisi Pemberantasan Kprupsi (KPK) yang dipecat akibat tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).

Sumber internal KPK membenarkan informasi dari pihak Inspektorat KPK yang mengimbau agar para pegawainya tidak turun aksi bersama para mahasiswa.

Baca Juga

Elemen Mahasiswa Minta Hukum Ditaati di Polemik TWK KPK

"Sehubungan dengan adanya rencana aksi unjuk rasa pada hari Senin tanggal 27 September 2021, pegawai struktural agar memastikan anggotanya tidak terlibat atau ikut serta dalam aksi, Terima kasih," bunyi pesan tersebut, Minggu (26/9) malam.

BEM SI sebelumnya menyatakan bahwa Jokowi tidak menunjukkan keberpihakannya kepada 56 pegawai KPK yang akan dipecat, dengan tidak menggubris ultimatum yang mereka berikan.

"Aliansi BEM Seluruh Indonesia dengan Gerakan Selamatkan KPK kembali bergerak, untuk menindaklanjuti dari ultimatum Jokowi yang telah melewati 3x24 jam dari ultimatum dikirimkan," kata Koordinator Media BEM SI, Muhammad Rais dalam keterangannya, Senin (27/).

BEM SI

Di sisi lain, mereka menyebut KPK kini tidak lagi menjadi lembaga negara yang memberantas korupsi, melainkan berubah menjadi Komisi Perlindungan Korupsi.

"Bagaimana tidak? Pegawai-pegawai jujur telah disingkarkan dengan adanya TWK dengan dalih wawasan kebangsaan hingga timbul fitnah dugaan taliban tanpa alasan," tegas Rais.

KPK, kata Rais, yang seharusnya memberantas korupsi di negeri ini justru digembosi saat gencar-gencarnya memberantas kasus besar korupsi.

Baca Juga

10 Alasan Jokowi Harus Bersikap Terkait Polemik TWK KPK

"Indonesia sedang tidak baik-baik saja, bukan ini reformasi yang kita mau. Maka dari itu, Aliansi BEM Seluruh Indonesia dengan Gerakan Selamatkan KPK mengajak seluruh mahasiswa di Indonesia dari Sabang sampai Merauke dan seluruh elemen masyarakat untuk mengikuti Aksi Nasional," ujar Rais.

BEM SI dan Gerakan Selamatkan KPK telah menyurati Jokowi soal TWK KPK. Mereka memberi waktu 3x24 jam untuk Jokowi mengangkat 57 orang pegawai KPK yang dinyatakan tak lolos TWK. Jika Jokowi bergeming, mahasiswa berniat turun ke jalan. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Di Depan Massa, Polisi Sebut Reuni 212 Tak Ada
Indonesia
Di Depan Massa, Polisi Sebut Reuni 212 Tak Ada

Raut wajah kecewa ditunjukkan massa Aksi 212 karena gagal masuk ke kawasan Medan Merdeka.

PPKM Level 3 Nataru Diterapkan agar Peristiwa Juli 2021 Tak Terulang
Indonesia
PPKM Level 3 Nataru Diterapkan agar Peristiwa Juli 2021 Tak Terulang

Pemerintah akan memberlakukan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 secara nasional pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Polisi Cek Keamanan Makanan yang Dimakan Rizieq di Rutan Narkoba
Indonesia
Polisi Cek Keamanan Makanan yang Dimakan Rizieq di Rutan Narkoba

Polisi juga secara berkala melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap Rizieq

Wagub DKI Ingatkan Anak Buahnya Jangan Sembarangan Beri SIKM ke Pemudik
Indonesia
Wagub DKI Ingatkan Anak Buahnya Jangan Sembarangan Beri SIKM ke Pemudik

"Terkait SIKM juga sudah dikeluarkan, kami minta dapat diberikan orang tertentu saja," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (5/5)

Hotline 110 Resmi Diluncurkan, Kapolri Sebut Pelayanan Polisi Secepat Pesan Pizza
Indonesia
Hotline 110 Resmi Diluncurkan, Kapolri Sebut Pelayanan Polisi Secepat Pesan Pizza

Sigit berharap, melalui Hotline 110 masyarakat benar-benar merasakan kemudahan untuk mendapatkan informasi

BNPT Salurkan Bansos untuk Korban dan Mantan Pelaku Terorisme
Indonesia
BNPT Salurkan Bansos untuk Korban dan Mantan Pelaku Terorisme

Menurut Kepala BNPT, Komjen Rafli Amar penyaluran bansos tersebut merupakan wujud solidaritas dalam meringankan beban ekonomi di tengah musibah pandemi COVID-19.

Buntut Kontak Tembak Aparat-KKB di Sugapa, Prajurit Banteng Raider Meninggal Dunia
Indonesia
Buntut Kontak Tembak Aparat-KKB di Sugapa, Prajurit Banteng Raider Meninggal Dunia

Jenazah Prada Ginanjar saat ini sudah dievakuasi ke Timika

Sabtu (7/8), Pemprov DKI Siapkan 5 Titik Vaksinasi Keliling
Indonesia
Sabtu (7/8), Pemprov DKI Siapkan 5 Titik Vaksinasi Keliling

Langkah ini sebagai upaya pemerintah DKI dalam menangani COVID-19 dan mempercepat penyelesaian wabah virus corona.

Politikus Demokrat: Risma Perlu Belajar Lagi di Kementerian Sosial
Indonesia
Politikus Demokrat: Risma Perlu Belajar Lagi di Kementerian Sosial

Risma diharapkan dapat mendongkrak kinerja Kabinet Indonesia Maju.

Bogor Otak-Atik Siapkan Penggunaan Hibah Rp 345,7 Miliar Aset Eks BLBI
Indonesia
Bogor Otak-Atik Siapkan Penggunaan Hibah Rp 345,7 Miliar Aset Eks BLBI

Bogor mendapat hibah lahan eks obligor 10,3 hektar senilai Rp 345,7 miliar