Kuliner
Pedes euy! Kuliner Pedas Khas Bandung Ke Bandung jangan lupa makan kuliner khas Bandung. (Foto: selerasa)

UNTUK pecinta makanan pedas, apapun makanannya pasti harus pakai rumus “mau enak, ya harus pedas!”. Rasanya yang hot dan bersifat adiktif bikin ketagihan buat makan lagi dan lagi.

Rasa pedas dari cabai dipercaya dapat menambah cita rasa makanan menjadi lebih lezat. Nah di Bandung tidak kekurangan sajian khas lokal. Dijamin mau nambah.

Baca Juga:

Bersiap untuk Ramadan, 6 Bahan ini Wajib Ada di Dapur

Seblak

makanan
Seblak Bandung memang sangat khas. (Foto: instagram@@cabemicin)

Memakan semangkuk kerupuk, ceker, bakso, sayap, dan makaroni yang disiram kuah pedas dan segar hampir pasti terbayang disegala cuaca. Perpaduan bumbu beraroma kencur dan pilihan tingkat kepedasan yang beraneka macam menjadikan menu makanan khas Bandung ini cukup menantang, terutama bagi mereka yang sangat menggemari makanan pedas. Meski rasanya sangat pedas, cita rasa yang khas dari seblak ini pastinya akan membuat kamu ketagihan.

Kamu harus mencoba seblak di negeri asalnya. Seblak Bandung adalah jajanan yang sempat dan masih dibilang viral di Kota Kembang. Seblak terbuat dari kerupuk aci yang direbus atau dikukus. Kemudian, olahan tersebut ditumis di atas wajan beserta bumbu yang sudah dihaluskan.

Dahulu orang hanya menggunakan kerupuk untuk dijadikan seblak. Namun, sekarang apapun bisa dijadikan seblak. Seiring perkembangan zaman, kini seblak memiliki berbagai varian topping. Semakin populer seblak maka semakin banyak orang bersaing untuk membuat variasi yang unik, enak dan menarik. Seblak Bandung biasanya disajikan dengan tekstur sedikit berair dan kenyal.

Ceker Setan

makanan
Olahan kaki ayam ini memiliki rasa yang sangat pedas. (Foto: instagram@cabemicin)

Olahan kaki ayam ini memiliki rasa yang sangat pedas. Rasa menantang tersebut berasal dari sambal yang terbuat dari cabai merah keriting, cabai rawit merah, bawang putih dan bawang merah. Semua bahan tersebut dihaluskan dan ditumis menjadi satu yang kemudian dilumuri di atas ceker ayam yang sudah direbus.

Namanya mendeskripsikan tingkat kepedasan yang luar biasa, hingga disebut sebagai Ceker Setan. Makanan dengan tingkat kepedasan yang tidak wajar ini bisa bikin tubuhmu bekeringat. Ceker setan memang menyeramkan karena rasa pedasnya bisa mengaduk-aduk isi perut. Tapi bagi pecinta pedas, tidak afdol jika belum mencicipi ceker setan di Kota Kembang.

Baca Juga:

10 Hidangan Nasi Paling Populer se-Asia, Masakan Indonesia Mendominasi

Gehu Pedas

makanan
Karena pedasnya membuat orang memburunya. (Foto: masakapahariini)

Tahu yang diberi isi tumisan sayur dan dibalut adonan tepung yang gurih, garing dan renyah ini menjadi salah satu jajanan favorit di kota Bandung. Cabe rawit sebagai isian pelengkap membuat rasa pedas atau seuhah (istilah ala Sunda) ketika menyantap tahu isi ini. Gehu pedas lebih enak disajikan selagi hangat, ditambah rasa pedas tentunya bisa bikin penikmatnya merasa segar dari rasa jenuh dan lelah.

Gehu merupakan tahu isi pedas atau biasa juga disebut jeletot. Karena saking pedasnya sampai membuat mata melotot. Gehu sendiri singkatan toge tahu, sesuai namanya isinya toge. Namun biasanya ditambah dengan sayuran lain seperti kol, wortel dan bihun.

Apa yang membedakan gehu dengan tahu isi lainnya? Ukuran gehu biasanya sedikit lebih besar dari tahu isi biasa. Rasa dari gehu-pun sangat pedas karena dicampur dengan cabai yang digiling dan kadang, kulit gehu pun dicampur cabai. Namun seiring waktu, gehu juga divariasikan dengan menambahkan daging cincang dan udang.

Manakah Yang Paling Pedas?

cabe
Kuliner khas Bandung itu disajikan dengan berbagai tingkat kepedasan. (Foto: Unsplash/Tanushree Rao)

Pedas biasa, sangat pedas, bahkan sampai membuat tenggorokan terasa terbakar. Tingkat kepedasan setiap makanan tersebut berbeda dan bisa diatur. Banyak penjual yang memberikan level kepedasan, mulai dari level 1 sampai dengan level 5. Namun, ada pula yang tidak memberikan level tertentu.

Kamu tinggal memilih level kepedasan sesuai dengan selera. Untuk mengetahui manakah yang lebih pedas diantara Seblak, Ceker Setan dan Gehu Pedas, Anda bisa langsung mencicipi makanan tersebut. (ans)

Baca Juga:

Bandros, Kue Tradisional Bandung yang Manisnya Pas di Lidah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Libur Tahun Baru, Tempat Wisata di Solo Tetap Buka
Travel
Libur Tahun Baru, Tempat Wisata di Solo Tetap Buka

Pengunjung masuk objek wisata akan diperiksa suhu badan, wajib memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Yogyakarta Gelar Lomba Lari Keliling Candi Berkonsep New Normal
Travel
Yogyakarta Gelar Lomba Lari Keliling Candi Berkonsep New Normal

Sleman Temple Run akan diselenggarakan Minggu, 27 September 2020.

‘Jancuk’, Ketika Umpatan jadi Panggilan Akrab di Negeri Aing
Tradisi
‘Jancuk’, Ketika Umpatan jadi Panggilan Akrab di Negeri Aing

Penggunaannya menyesuaikan kondisi dan kepada siapa kamu mengutarakan.

Kuota Pengunjung Candi Prambanan Kembali Dinaikan
Travel
Kuota Pengunjung Candi Prambanan Kembali Dinaikan

Hal itu karane tiga tahap sebelumnya dinyatakan berhasil.

Mengenal Tradisi Kenduri Jeurat Asal Aceh Ketika Lebaran
Tradisi
Mengenal Tradisi Kenduri Jeurat Asal Aceh Ketika Lebaran

Tradisi Kenduri Jeurat merupakan salah satu warisan budaya asal Aceh yang diwariskan nenek moyang.

Martabak, Camilan Lezat Paling Laris di Malam Hari
Kuliner
Martabak, Camilan Lezat Paling Laris di Malam Hari

Jangan terlalu sering, nanti bikin gemuk.

Kolaborasi Bangun Engagement antara Kemenparekraf dan BPJS
Travel
Kolaborasi Bangun Engagement antara Kemenparekraf dan BPJS

Pandemi COVID-19 dapat dijadikan momentum untuk tetap membangun engagement dengan pelanggan hingga wisatawan.

Lebih Dari Sekadar Motif, Ulos Menyimpan Nilai Kehidupan
Tradisi
Lebih Dari Sekadar Motif, Ulos Menyimpan Nilai Kehidupan

Dipakai di acara-acara adat tertentu.

Ada Ucapan Syukur ke Sang Pencipta di Balik Sajian Tumpeng
Tradisi
Ada Ucapan Syukur ke Sang Pencipta di Balik Sajian Tumpeng

Pemilihan lauk pun memiliki makna kehidupan tersendiri.

Starter Pack Orang Indonesia Salah Kostum ke Pantai
Travel
Starter Pack Orang Indonesia Salah Kostum ke Pantai

Apa kamu pernah menjadi salah satunya?