'Pedasnya' Gegayaan Cabe-Cabean di Negeri Aing

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 06 Maret 2021
'Pedasnya' Gegayaan Cabe-Cabean di Negeri Aing

Cabe-cabean wara-wiri di negeri aing. (Foto: Instagram/@anggrilukman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ISTILAH cabe-cabean di Negeri Aing bukan cabe betulan yang jadi teman lalapan. Tapi, ini mengacu pada fenomena anak baru gede (ABG) perempuan yang gayanya unik dan 'pedas'. Mereka kerap wara-wiri di jalan raya dengan gaya yang nyentrik.

Istilah ini kemudian mulai dikenal secara luas melalui meme-meme lucu yang kerap muncul di internet dengan berbagai konten yang cukup menarik perhatian.

Baca juga:

Starter Pack Bapak-Bapak Balap Burung

Belum lagi tingkah laku cabe-cabean amat unik. Pemandangan cabe-cabean berikut ini boleh jadi pernah bahkan sering kamu lihat di jalan raya, misalnya:

1. Bonceng tiga di jalan raya

Cabe-cabean senang gonceng tiga. (Foto: Kaskus)

Bonceng tiga atau biasa dikenal istilah “cengti” sudah biasa di Indonesia. Kapasitas motor yang harusnya dua orang malah digunakan bertiga. Cabe-cabean sering menggunakan cara ini demi tiba di tujuan bersama dengan sohibnya.

Cara berkendara mereka juga agak berbahaya. Helm tidak mereka gunakan, mungkin untuk menebar kecantikan kepada pria-pria di jalan raya. Kena tilang polisi sudah biasa bagi mereka gara-gara tidak berkendara menggunakan kelengkapan safety sepeda motor.

Tempat nongkrong mereka biasanya ada di pusat perbelanjaan. Kalau di jalan raya, kamu juga akan melihat mereka pada ajang balap liar.

2. Pakai celana pendek dan baju super ketat

Cabe-cabean suka pakai celana pendek. (Foto: Pexels/Athena)

Cabe-cabean hobi banget pakai celana pendek dan baju super ketat yang membuat banyak orang memandang negatif terhadap diri mereka. Meskipun naik motor, mereka tetap saja merasa nyaman dengan pakaian seperti ini. Angin kencang saat naik motor agaknya tidak membuat mereka kedinginan.

Saat cuaca panas, celana pendek tetap jadi andalan mereka. Terik panas matahari tidak membuat mereka kepanasan walau mengenakan pakaian tidak tertutup. Baju super ketat dan celana pendek, jadi harga mati buat cabe-cabean.

Baca juga:

Tote Bag, Lebih dari Sekadar Mengurangi Penggunaan Plastik

3. Pakai behel-behelan

Behel cabe-cabean buat gegayaan. (Foto: Best ST Dental)

Behel sejatinya berfungsi untuk merapikan gigi. Namun, behel ala-ala cabe-cabean lebih menjadi keperluan untuk gegayaan. Harga behel mereka cukup kompetitif. Mungkin behelnya tidak dipasang di dokter gigi, atau memang behel dengan harga rendah yang dijual daring.

Warna behelnya bahkan amat mencolok. Menurut para dokter, behel seperti ini memiliki risiko untuk kesehatan gigi. Ya, pemakaian behel sebenarnya memang lebih baik dilakukan oleh dokter spesialis behel atau ortodonsia.

4. Pakai make up berlebihan

Lipstick merah malah terlihat menor. (Foto: Pexels/Cottonbro)

Cabe-cabean biasanya menggunakan lipstick yang menor untuk memikat cowok-cowok tamvan. Warna lipsticknya merah merona. Tentu saja, pemakaian lipstick ini turut disertakan dengan jenis make-up lainnya semisal bedak dan pensil alis.

Nah, tapi kulit asli mereka agak kontras dengan warna bedak. Boleh jadi wajah mereka putih berkat bedak. Namun, warna kulit lengan mereka tidak sama dengan wajahnya.

Tidak ada yang salah dengan hadirnya cabe-cabean di Indonesia. Namun, yang membuat khawatir adalah ketika cabe-cabean ini kerap kali ditemui justru masih di bawah umur. Apalagi mereka tidak tertib berkendara di jalan raya.

Pentingnya pengawasan orang tua menjadi peran utama agar tidak terjadi hal buruk pada kehidupan ABG perempuan ini. (ard)

Baca juga:

Starter Pack Dangdutan yang Unik nan Absurd

#Maret Gegayaan Di Negeri Aing #Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Fashion
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
Perjalanan menuju malam puncak bukanlah proses yang singkat. Kompetisi ini diawali dengan 270 sketsa desain dari para peserta di berbagai daerah.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
ShowBiz
LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Melalui LUMINARA, para desainer memperlihatkan bahwa kekayaan budaya Indonesia dapat terus berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masa kini.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
 LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Fashion
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Melalui HARSA, LAKON Indonesia kembali menegaskan keyakinan bahwa masa depan karya tangan Indonesia dibangun melalui proses yang dijalani dengan sepenuh hati.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Fashion
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Misi dagang Italia di BTN Indonesia Fashion Week 2026 membuka peluang besar bagi industri kulit dan alas kaki Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Bagikan