Pedagang Prediksi Harga Bawang Putih Sulit Ditekan Meski Keran Impor Dibuka Pemerintah memutuskan impor bawang putih dari Tiongkok untuk tekan lonjakan harga komoditas tersebut (Foto: antaranews)

Merahputih.com - Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Tradisional (Ikappi) Abdullah Mansuri menilai keputusan Pemerintah untuk membuka impor bawang putih dari Tiongkok akan membuat harga komoditas tersebut masih sulit dikendalikan.

Menurut Abdullah, impor bawang putih dari Tiongkok dapat menimbulkan psikologi pasar yang bergejolak karena konsumen khawatir isu virus Corona (Koronavirus) yang berasal dari negeri Tirai Bambu tersebut dapat menyebar lewat bawang putih.

Baca Juga:

Dampak Virus Cirona, Impor Bawang Putih Tersendat dan Harganya Tembus Rp55.000

"Kami Ikappi memprediksi kalau impor berikutnya masih dari Tiongkok, harga sulit ditekan seperti normal. Turun mungkin tetapi sulit sampai Rp30.000 per kilogram," kata Abdullah saat dihubungi di Jakarta, Selasa (11/2).

Abdullah berpendapat bahwa penurunan harga bawang putih akan sedikit melambat hingga di kisaran Rp38.000 sampai Rp40.000 per kilogram karena kekhawatiran isu Koronavirus yang masih kuat di publik.

Sebagai informasi, Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian pada hari Jumat (7/2) telah menerbitkan izin rekomendasi impor produk Hhrtikultura (RIPH) untuk bawang putih sebesar 103.000 ton dari Tiongkok.

Keputusan membuka impor bawang putih dilakukan karena stok yang kian menipis. Menurut data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), harga bawang putih Nasional hingga Senin (10/2) sudah mencapai Rp55.300/kg.

Impor bawang putih dari Tiongkok menyebabkan harga komoditas tersebut sulit dikendalikan
Penjual bawang putih di Pasar Legi Solo, Jawa Tengah, Selasa (4/2).(MP/Ismail)

Oleh karena itu, Ikappi meminta Pemerintah dapat mendatangkan bawang putih selain dari Tiongkok dan tidak bergantung hanya pada satu pasar impor. Hal itu bertujuan jika negara tersebut terkena konflik, psikologi pasar dalam negeri tidak terganggu.

Negara-negara lain, seperti Thailand, Vietnam, dan Laos dapat menjadi alternatif impor bawang putih karena komoditas bawang putih jenis kating yang sesuai dengan konsumen Indonesia.

"Kami merekomendasikan dari Vietnam, Laos, dan sebagainya, negara penghasil bawang putih yang lebih aman dari impor Tiongkok karena isu terakhir ini menimbulkan psikologi pasar bergejolak," kata Abdullah.

Di sisi lain, Pemerintah telah menetapkan komoditas berbasis tanaman, termasuk bawang putih tidak dikategorikan sebagai media pembawa Koronavirus. Oleh karena itu, Abdullah meminta agar fakta tersebut harus disampaikan dan disosialisasikan ke publik.

Baca Juga:

Anies Klaim Harga Bahan Pokok di Jakarta Masih Stabil

Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian mencatat saat ini stok bawang putih dalam negeri yang masih tersisa sebanyak 70.000 ton. Stok tersebut hanya mampu memenuhi kebutuhan sampai Maret mendatang.

"Yang paling penting stok impor sekarang diturunkan ke pasar agar harga ditekan. Kalau stok banyak, saya jamin harga tidak naik. Akan tetapi, kalau harga tinggi dan stok tidak banyak, akan naik terus setiap hari," kata Abdullah. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Kena PHP Paket Data 10 GB, Mahasiswa UNS Ramai-Ramai Protes dengan Tagar #UNSAprilMop
Indonesia
Kena PHP Paket Data 10 GB, Mahasiswa UNS Ramai-Ramai Protes dengan Tagar #UNSAprilMop

Tidak semua provider menjual paket data 10 GB dengan harga Rp50.000. Ini jelas merugikan mahasiswa. Kami tetap harus keluar uang sendiri untuk bisa membeli paket data itu

Blusukan JHL Group Menebar Cinta di Tengah Corona
Indonesia
Blusukan JHL Group Menebar Cinta di Tengah Corona

JHL Group mengaku ingin ikut berkontribusi untuk masyarakat di sekitar lokasi bisnis yang dia bangun.

 Lontarkan Pernyataan Ngawur Soal Harun Masiku, Presiden Jokowi Semprot Menteri Yasonna
Indonesia
Lontarkan Pernyataan Ngawur Soal Harun Masiku, Presiden Jokowi Semprot Menteri Yasonna

"Terutama yang berkaitan dengan angka-angka, terutama yang berkaitan dengan data, terutama yang berkaitan dengan informasi. Hati-hati, hati-hati," tegas Jokowi.

 Dicecar Komisi III Soal Harun Masiku, Yasonna Laoly Bawa-Bawa Agama
Indonesia
Dicecar Komisi III Soal Harun Masiku, Yasonna Laoly Bawa-Bawa Agama

"Tidak, kita tidak pernah rapatkan itu. Tidak tahu saya, tidak pernah, karena itu urusan admisnistrasi di tingkat kesekjenan," kata Yasonna Laoly.

 Napi Asimilasi Kembali Berulah, Yasonna: Mereka Akan Menyesal
Indonesia
Napi Asimilasi Kembali Berulah, Yasonna: Mereka Akan Menyesal

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly mengaku kesal atas perbuatan sejumlah narapidana yang mendapat program asimilasi dan integrasi

Subsidi Gas 3 Kg bakal Dicabut, Mensos: Saya Belum Dapat Perintah dari Jokowi
Indonesia
Subsidi Gas 3 Kg bakal Dicabut, Mensos: Saya Belum Dapat Perintah dari Jokowi

Juliari mengatakan sejauh dari pihak terkait yang menangani soal subsidi gas elpiji 3 kg belum ada pembicaraan soal itu.

 Masyarakat Langgar Social Distancing, Kemungkinan Lockdown Akan Diberlakukan
Indonesia
Masyarakat Langgar Social Distancing, Kemungkinan Lockdown Akan Diberlakukan

Wasekjen DPP PPP yang akrab disapa Awiek itu menilai penerapan lockdown di beberapa wilayah tertentu dapat dilakukan.

Soal Mobil Dinas, BW Sebut Pimpinan KPK Berbuat Cela
Indonesia
Soal Mobil Dinas, BW Sebut Pimpinan KPK Berbuat Cela

Pimpinan lembaga antirasuah melakukan perbuatan tercela yang melanggar etik apabila menerima fasilitas mobil dinas.

 Enam Jam Ditutup Akibat Hujan Abu Vulkanik, Bandara Adi Soemarmo Kembali Dibuka
Indonesia
Enam Jam Ditutup Akibat Hujan Abu Vulkanik, Bandara Adi Soemarmo Kembali Dibuka

"Kami melakukan penutupan sebanyak tiga kali. Penutupan pertama mulai pukul 09.10 WB sampai pukul 11.30 WIB. Kemudian penutupan diperpanjang sampai pukul 13.30 WIB," ujar Danar di Solo, Selasa, (3/3).