Pedagang Positif COVID-19, Dua Pasar Besar di DIY Ditutup Sementara Pasar Beringharjo. (Foto: MP/Teresa Ika)

Merahputih.com - Dua buah pasar tradisional di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Pasar Beringharjo Yogyakarta dan Pasar Cebongan di Kabupaten Sleman terpaksa ditutup untuk sementara lantaran ada pedagang yang konfirmasi Positif COVID-19.

Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sleman Harda Kiswaya menjelaskan penutupan Pasar Cebongan dilakukan tiga hari sejak Selasa (15/9) hingga Kamis (17/9).

"Terpaksa kami tutup sesuai prosedur penanganan COVID-19. Semua pedagang meliburkan diri. Selama penutup,dilakukan penyemprotan disinfektan dilokasi," ujar Harda di Sleman Yogyakarta, Rabu (16/09).

Baca Juga:

Pedagang Pasar Tolak Preman Awasi Protokol Kesehatan

Penutupan dilakukan karena ada 19 pedagang yang positif COVID-19. Kasus ini bermula dari adanya penjaga toilet dalam salah satu blok pasar yang terinfeksi COVID-19. Tim gugus tugas kemudian segera melakukan tracing kepada kurang lebih 100 orang dengan tes cepat maupun usap. Mereka adalah pihak-pihak yang kontak erat dengan penjaga toilet.

"Kami melakukan tes dalam beberapa tahap dan hasilnya sampai saat ini terkonfirmasi 12 pedagang positif Corona. Maka kami putuskan tutup seluruh pasar," jelas Harda.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengatakan kasus positif di Pasar Cebongan sudah dapat dikatakan sebagai kluster terbaru di wilayah Kabupaten Sleman.

 Suasana Pasar Beringharjo. (Foto: MP/Teresa Ika)
Suasana Pasar Beringharjo. (Foto: MP/Teresa Ika)

Pasien positif dengan gejala ringan sampai sedang dirawat di rumah sakit. Sementara sebagian besar yang tanpa gejala diisolasi di selter Asrama Haji Jogja

"Kami sudah mewajibkan seluruh pihak yang sempat kontak erat dengan pasien positif untuk melakukan karantina mandiri. Lalu akan kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut," tegas Joko.

Terpisah ketua harian Gugus Tugas COVID-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menjelaskan penutupan pasar Beringharjo dilakulan usai salah seorang pedagang sayur terkonfirmasi COVID-19.

"Kami menutup Pasar Beringharjo yang bagian sebelah timur saja mulai Selasa hingga hari ini, Rabu (16/09). Akan kami semprot disinfektan ke sekitar lapak," kata Heroe.

Baca Juga:

Rencana Pelibatan Preman Pasar Awasi Protokol Kesehatan Dinilai Mengada-ada

Pedagang yang terkena COVID-19 sehari-hari berjualan sayur-mayur dan lauk-pauk di sebelah timur Beringharjo. Pemkot pun sudah bergerak cepat untuk melakukan tracing kepada orang yang melakukan kontak erat dengan pedagang sayur mayur tersebut.

Hasilnya 18 orang akan segera ditest cepat dan test usap. Heru meminta kepada semua pihak yang melakukan kontak rak untuk isolasi mandiri selama 14 hari. Iya juga menegaskan agar seluruh pengunjung penjual dan petugas untuk lebih ketat menggunakan masker dan menjalankan protokol new normal di dalam pasar. (Teresa Ika/Yogyakarta)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH