Pedagang Nekat Layani Makan di Tempat, Polisi Tutup Akses ke Lokasi Operasi yustisi disiplin protokol kesehatan di wilayah Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

MerahPutih.com - Sejumlah pedagang makanan yang bandel terlihat masih beroperasi di tengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta. Mereka kedapatan masih melayani para pelanggan untuk makan di tempat meski dilarang.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Guntur Muhammad Thariq menjelaskan, pedagang yang bandel itu ditemui di wilayah Sabang, Jakarta Pusat.

"Iya masih ada yang menyediakan kursi dan meja untuk makan. Makanya kami datang dan langsung minta dibawa pulang makanannya," jelas Guntur kepada Merahputih.com di Jakarta, Senin (21/9).

Baca Juga:

Dalam Sepekan Dishub Raup Puluhan Juta, Ojek Paling Banyak Langgar PSBB

Guntur menjelaskan, pihaknya langsung menutup jalan menuju akses ke Jalan Sabang. Hal ini dilakukan agar mobil pengunjung tak bisa melintas.

"Yang bisa melintas hanya ojek online atau motor pengantar makanan saja. Gak boleh makan di tempat dan harus langsung dibawa pulang," ungkap Guntur.

Penutupan jalanan ini berlangsung sementara jika kondisi pusat kuliner itu mulai ramai.

"Situasional saja. Kalau memang sepi kami buka lagi. Biasanya ramai kalau menjelang malam," terang Guntur.

Ia menambahkan, lokasi lain yang dilakukan penutupan jalan yakni kawasan Taman Menteng. Di sana kerap dijadikan sarana berkumpul para pemuda.

"Aksesnya kami batasi lewat penutupan jalan. Jika ramai kami tutup agar warga tak bisa ke sana dulu," imbuh Guntur.

Ilustrasi - Warga melintas di depan mural yang berisi pesan waspada penyebaran virus Corona di Petamburan, Jakarta, Rabu (16/9/2020). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.
Ilustrasi - Warga melintas di depan mural yang berisi pesan waspada penyebaran virus Corona di Petamburan, Jakarta, Rabu (16/9/2020). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.

Dari patroli yang dilakukannya, Guntur dan jajaranya membubarkan sekelompok orang yang nekat bermain domino di wilayah Wahid Hasyim. Mereka rupanya suatu komunitas yang kerap berkumpul setiap akhir pekan.

"Ini kami lakukan untuk menghindari klaster baru," ungkap Guntur.

Untuk mengantisipasi sejumlah pesepeda memanfaatkan lenggangnya ibu kota Jakarta selama PSBB, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto memastikan, bakal membubarkan kerumunan pesepeda yang kerap nongkrong dan bersantai di terutama di kawasan Bundaran Hotel Indonesia.

“Karena mereka ramai-ramai berhenti tidak menyadari bahwa mereka itu sebenarnya sudah lebih dari lima orang,” sambungnya.

Guna mengantisipasi kerumunan, lanjutnya, ratusan petugas gabungan TNI-Polri, satpol PP, dan dinas perhubungan disiagakan pada berbagai tempat.

Heru menuturkan, kawasan Sudirman hingga Bundaran HI bakal dijaga untuk mencegah adanya kerumunan.“Petugas kita dari TNI-Polri dan 3 pilar ini rutin mereka menjaga,” jelas Heru.

Baca Juga:

Jakarta PSBB Lagi, Daihatsu Batasi Karyawannya Kerja di Kantor

Lulusan AKPOL 1995 ini menjelaskan, dalam menggelar operasi yustisi, pihaknya tidak selalu menerapkan tindak pidana terhadap masyarakat yang didapati tidak tertib aturan PSBB.

Heru menambahkan, kehadiran jaksa dan hakim saat operasi yustisi, apabila ditemukan jenis pelanggaran tindak pidana ringan (tipiring).

“Memang yustisi yang kita lakukan tidak semuanya menggunakan tindak pidana, jadi kita tetap menggunakan pergub, kehadiran jaksa dan hakim ini apabila memang ada pelanggaran yang sifatnya yustisi atau pidana ringan itu yang kita gunakan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Pergub Nomor 79 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya dan Pengendalian COVID-19 mengatur tentang pemberian sanksi pelanggar PSBB. (Knu)

Baca Juga:

Pergub Kerap Jadi Macan Ompong, Perda PSBB DKI Mendesak Diterbitkan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Tanpa BPJS RS Citarum Terima Pengobatan Gratis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Tanpa BPJS RS Citarum Terima Pengobatan Gratis

Beredar pesan berantai di aplikasi WhatsApp tentang di Rumah Sakit (RS) Panti Wilasa Citarum, Semarang, Jawa Tengah yang membuka program pengobatan gratis bagi masyarakat yang sedang sakit.

100 Rumah Dibangun di Perbatasan Indonesia - Timor Leste
KPR
100 Rumah Dibangun di Perbatasan Indonesia - Timor Leste

pemerintah daerah dapat memiliki perencanaan dan pendataan terhadap rumah-rumah masyarakat yang tidak layak huni untuk diajukanmelalui Sistem Informasi Bantuan Perumahan (SIBARU)

Kontrol Bisa Mengendur jika Fadli Zon dan Fahri Hamzah "Dirangkul" Jokowi
Indonesia
Kontrol Bisa Mengendur jika Fadli Zon dan Fahri Hamzah "Dirangkul" Jokowi

Langkah Presiden Joko Widodo memberikan penghargaan bagi Fadli Zon dan Fahri Hamzah dinilai sebagai strategi politik.

Soal RUU Cipta Kerja, PKS Desak Pemerintah Tak Kembali Putar Jarum Sejarah ke Era Sentralistik
Indonesia
Soal RUU Cipta Kerja, PKS Desak Pemerintah Tak Kembali Putar Jarum Sejarah ke Era Sentralistik

RUU Cipta Kerja berpotensi membuat berbagai bentuk perizinan yang semula menjadi kewenangan pemda akan ditarik menjadi kewenangan pusat

KPK Periksa Petinggi PT Cirebon Power Terkait Kasus Suap Izin PLTU 2
Indonesia
KPK Periksa Petinggi PT Cirebon Power Terkait Kasus Suap Izin PLTU 2

KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Corporate Affair Director PT Cirebon Power Teguh Haryono, dalam kasus dugaan suap terkait perizinan PT Cirebon Energi Prasarana yang menggarap PLTU 2 Cirebon.

Polda Metro Selidiki Tiga Anggota Polisi yang Kawal Iring-iringan Moge di Serpong
Indonesia
Polda Metro Selidiki Tiga Anggota Polisi yang Kawal Iring-iringan Moge di Serpong

Iring-iringan moge itu viral di media sosial karena aksinya menerobos lampu lalu lintas.

PKS Klaim Menang di 120 Pilkada
Indonesia
PKS Klaim Menang di 120 Pilkada

DPP Partai Keadilan Sejahtera mengklaim memenangkan 120 Pilkada 2020 dari laporan pantauan langsung hasil Pilkada 2020 dari seluruh wilayah di Indonesia

Sumber Anggaran Pembelian Tanah di Munjul Mulai Didalami KPK
Indonesia
Sumber Anggaran Pembelian Tanah di Munjul Mulai Didalami KPK

Yoory membayar tanah di Munjul kepada PT Adonara Propertindo (AP) hingga Rp 150 miliar

Kans Kemenangan Gibran Lebih Tinggi Dibandingkan Putri Ma'ruf Amin dan Ponakan Prabowo
Indonesia
Kans Kemenangan Gibran Lebih Tinggi Dibandingkan Putri Ma'ruf Amin dan Ponakan Prabowo

“Gibran akan melenggang tak ada lawan, bahkan bisa jadi Gibran lawan kotak kosong,” ucap Ujang.