Peci Merah Anies-Sandi dan Lambang Perlawanan Si Pitung Sandiaga Uno saat menghadiri Lebaran Betawi ke-10. (Foto: Instagram/Sandiuno)

Muhammad Eky yang akrab disapa Eky Pitung mengklaim telah mempopulerkan peci merah yang ke kemudian sorotan masyarakat Betawi seusai pergerakan Pitung melawan penjajah Belanda. Hal itu dia sampaikan dalam acara Lebaran Betawi ke-10, di Museum Pusaka Betawi, Setu Babakan, Jakarta Selatan (30/7).

"Awal peci merah ini saya yang pake. Kalo peci hitam itukan peci nasional, Soekarno yang mempopuliskan itu peci hitam" tutur Eky Pitung.

Eky mengusung kembali peci merah sebagai bentuk keteguhan masyarakat Betawi terhadap kondisi sekitar sejak tahun 1999. Itu lantaran dirinya ingin mengabadikan sosok Pitung sebagai membela pribumi pada masa penjajahan Belanda.
"Saya mempopuliskan peci merah, karena bang Pitung dikenal dengan peci merahnya. Tapi sekarang tidak ada yang melanjutkan peci merah itu" tambanya.

Sejak awal Eky mempopulerkan peci merah, Pitung satu ini juga mengaku telah membawa peci merah sebagai simbolis masyarakat betawi dikehidupan kesehariannya. Baik dalam aktivitas kebetawian maupun jumpa organisasi nasional, hingga ia dijuluki Eky Pitung.

Dalam acara Lebaran Betawi ke-10 yang dihadiri oleh Anies-Sandi itu, Eky juga mengklaim bahwa peci yang dikenakan Anies diberbagai pertemuan adalah miliknya, "Kalo pertemuan pertemuan betawi itu dia selalu pake peci saya, peci merah" kata Eky Pitung, selaku Sekertaris acara Lebaran Betawi. (Bing)

Baca juga berita terkait: Tari Lenggang Nyai, Inspirasi Perjuangan Kebebasan Wanita Betawi



Kapten

YOU MAY ALSO LIKE