berita-singlepost-banner-1
PDIP: Tinjauan Anies ke Lokasi Banjir Hanya untuk Selfie Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau banjir di Jalan Rusun Pesakih Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (2/1/2020). ANTARA/Devi Nindy/aa. (ANTARA/DEVI NINDY)
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

MerahPutih.com - Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta mengomentari kinerja Gubernur Anies Baswedan dalam mengatasi banjir di ibu kota. Sudah sekian kali Jakarta dikepung banjir ketika diguyur hujan.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Gembong Warsono menilai, Gubernur Anies miskin gagasan untuk mengentaskan masalah banjir di Jakarta.

Baca Juga:

PSI Sindir Anies Cepat Garap Formula E, tapi Ogah-ogahan Urus Banjir

Anggota Komisi A DPRD DKI ini juga mempertanyakan tinjauan Anies ke lapangan setiap kali banjir merendam Jakarta. Ia pun menilai bila tak membawa efek dalam tinjauan itu, sebab masalah banjir kerap berulang.

Gembong pun mengungkapkan bahwa tinjauan itu hanya sekedar untuk berswafoto Anies bersama masyarkat korban banjir tanpa ada solusi untuk mengatasi masalah ini.

"Pak Anies seolah-olah berpihak kepada penyelesaian persoalan Jakarta, yaitu banjir. Makanya ketika banjir mereka selfie bersama masyarakat kan. Artinya menunjukan kepada publik bahwa dia begitu perhatiannya terhadap persoalan banjir. Tapi langkah pengentasan banjir itu tidak ada," kata Gembong saat dikonfirmasi, Senin (24/2).

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. MP/Asropih
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. MP/Asropih

Menurut Gembong, kunjungan Anies terhadap masyarakat korban banjir hanya dijadikan bahan pencitraan yang nihil solusi. Padahal sebagai seorang pemimpin, Anies diwajibkan mencetus ide brilian untuk menyelesaikan persoalan banjir, bukan sekedar kunjungan yang berujung pada foto selfie.

“Kan yang mau kita dorong itu langkah pengentasan banjirnya itu loh. Ya ini kan yang selalu saya katakan, seolah-olah kan pak Anies berpihak kepada penyelesaian persoalan Jakarta, yaitu banjir," papar Gembong.

Baca Juga:

DPRD DKI Sepakat Bentuk Pansus Banjir, Zita: Jangan Dipolitisir

Seperti diketahui, hujan yang mengguyur wilayah Jakarta pada Sabtu (22/2) hingga Minggu (23/2) dinihari mengakibatkan 35 Rukun Warga (RW) dari 2.638 RW di ibu kota terendam banjir pada Senin ini.

Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI, M Insaf data itu berdasarkan catatan pihaknya dilapangan hingga pukul 06.00 WIB.

Adapun guyuran hujan ekstrem pada beberapa waktu terakhir itu menyebabkan ketinggian air Kali Ciliwung, Sunter dan Mati meluap.

"35 RW masih tergenang dari total 2.638 RW di Jakarta," kata Insaf di Jakarta Senin (24/2). (Asp)

Baca Juga:

BPBD DKI: 35 RW Terendam Banjir dan 2.393 Jiwa Mengungsi


berita-singlepost-mobile-banner-3
Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6