PDIP Setuju Pasangan Calon Pilkada Wajib Uji Usap COVID-19 Ilustrasi pertemuan kader PDIP. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal revisi Peraturan KPU (PKPU) Nomor 6/2020 tentang Penyelenggaraan Pilkada dalam kondisi bencana nonalam COVID-19. Partai politikpun, mendukung langkah KPU tersebur.

"Kami sangat mendukung, sangat setuju usulan dari KPU. Seluruh kandidat itu, bukan hanya di rapid, tapi swab test," kata Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat.

Melalui revisi itu, KPU mewajibkan bakal pasangan calon kepala daerah 2020 menjalani pemeriksaan uji usap alias real time polymerase chain reaction (RT-PCR) COVID-19. Menurutnya, PDI Perjuangan juga melakukan hal yang sama di kantornya.

Baca Juga:

Enam Anak Buah Anies Terpapar Corona, Ketua DPRD: Buka Saja Ini Bukan Aib

"Bahkan secara berkala, PDI Perjuangan di kantor juga melakukan swab test dan rapid test," katanya dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis.

Sebelumnya, Ketua KPU, Arief Budiman, mengatakan, mereka sudah mengusulkan kepada pemerintah dan DPR soal kewajiban calon kepala daerah melaksanakan uji usap.

Ketua DPP PDIP Djarot
Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat. (Foto: Antara)

Usulan mewajibkan bakal pasangan calon kepala daerah 2020 menjalani tes usap COVID-19 ini berdasarkan masukan anggota KPU provinsi, kabupaten, dan kota. Setelah menampung masukan tersebut, KPU berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia. Usulan tersebut bertujuan untuk memastikan bakal pasangan calon kepala daerah 2020 bebas dari COVID-19.

Baca Juga:

Mantan Presiden Maladewa Gayoom Positif COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Pramugari Garuda Siwi Widi Ungkap Sosok Penyebar Fitnah Terhadap Dirinya
Indonesia
Pramugari Garuda Siwi Widi Ungkap Sosok Penyebar Fitnah Terhadap Dirinya

"Orang media kali ya. Orang yang mau ambil keuntungan," kata Siwi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (20/1).

 Bupati Sidoarjo Sebut Penyuapnya Beri Bantuan Rp300 Juta ke Klub Deltras FC
Indonesia
Bupati Sidoarjo Sebut Penyuapnya Beri Bantuan Rp300 Juta ke Klub Deltras FC

"Ini kan gara-gara pak Ghopur bantu 300 untuk Deltras. Jadi aku yang kena," kata Saiful di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (19/2) malam.

Massa Mahasiswa Geruduk DPR Sambil Bakar Ban
Indonesia
Massa Mahasiswa Geruduk DPR Sambil Bakar Ban

Beberapa massa aksi sempat ingin menerobos kawat berduri yang sudah dipasang aparat kepolisian. Tak hanya itu, mereka juga membakar ban di depan kawat berduri.

Permintaan Trump Hentikan Penghitungan Suara Ditolak
Indonesia
Permintaan Trump Hentikan Penghitungan Suara Ditolak

Seorang hakim federal menolak permintaan darurat dari tim kampanye Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis (5/11) untuk menghentikan penghitungan suara di Philadelphia.

Garuda Indonesia Alihkan Penerbangan ke Eropa dari Wilayah Udara Iran
Indonesia
Garuda Indonesia Alihkan Penerbangan ke Eropa dari Wilayah Udara Iran

Tumpal mengatakan akan terus memantau secara intensif perkembangan lebih lanjut kondisi tersebut.

Polri: Nyala Api Terbuka Penyebab Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung
Indonesia
Polri: Nyala Api Terbuka Penyebab Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, Puslabfor menyimpulkan sumber api bukan karena hubungan arus pendek, namun diduga karena nyala api terbuka

Massa Aksi Penolak RUU Cipta Kerja dan HIP Bakal Kepung DPR
Indonesia
Massa Aksi Penolak RUU Cipta Kerja dan HIP Bakal Kepung DPR

Omnibus Law dinilai sebagai produk pemiskinan yang struktural dan sistematis, bertentangan dengan konstitusi dan cita-cita bangsa.

Arus Balik Picu Kenaikan Kasus Corona, Pemerintah Diminta Waspada
Indonesia
Arus Balik Picu Kenaikan Kasus Corona, Pemerintah Diminta Waspada

Pasalnya, saat itu terjadi kembalinya sebagian warga jakarta dari kampung halaman baik yang mudik sebelum adanya larangan mudik maupun yang sesudah

Warga Sekitar Rumah Rizieq Tolak Disemprot Disinfektan, Kapolda Metro: Rugi Sendiri
Indonesia
Warga Sekitar Rumah Rizieq Tolak Disemprot Disinfektan, Kapolda Metro: Rugi Sendiri

Polisi menyemprotkan disinfektan di kawasan Rizieq murni urusan kemanusiaan

KPK Klaim Tak Tahu Harun Masiku Cari Perlindungam ke PTIK saat OTT
Indonesia
KPK Klaim Tak Tahu Harun Masiku Cari Perlindungam ke PTIK saat OTT

KPK mengklaim tidak mengetahui caleg PDIP Harun Masiku mencari perlindungan ke Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) saat operasi senyap beberapa waktu lalu.