PDIP Sesalkan Sikap Prabowo atas Kemerdekaan Palestina Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (MP/Budi Lentera)

MerahPutih.com - PDI Perjuangan terkejut dengan sikap capres nomor 02 Prabowo Subianto yang tidak mempersoalkan pemindahan Kedubes Australia ke Yerusalem.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai sikap Prabowo ahistoris. Padahal jelas hukum internasional mengakui status Yerusalem sebagai wilayah quo.

Di dalam konstitusi negara juga ditegaskan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa.

"Dengan demikian sikap Pak Prabowo tersebut ahistoris," kata Hasto dalam keterangan persnya, Jumat (24/11).

Hasto juga menilai, keputusan politik Prabowo tersebut kontradiktif dengan persepsi yang dibangun selama ini. Artinya, retorika pidatonya tidak sesuai dengan keputusan politiknya.

"Sikap Indonesia sangat tegas, menyesalkan keputusan Australia tersebut. PDI Perjuangan mendukung sepenuhnya ketegasan sikap Presiden Jokowi tersebut," tandas dia.

Terkait sikap itu, Hasto pun enggan berandai-andai dengan spekulasi yang muncul bahwa sikap Prabowo tersebut sebagai signal untuk dapat dukungan dari pihak-pihak tertentu.

"Pilpres bukanlah sekadar kontestasi tanpa prinsip. Seluruh program kebijakan politik luar negeri seluruh capres harus mengacu pada konstitusi, dan konsisten dengan sikap politik yang terus berpihak terhadap kemerdekaan Palestina, termasuk mencari solusi atas status Yerusalem tersebut yang saat ini berada di yurisdiksi hukum internasional," ucapnya.

Jadi, kata Hasto, jangan karena kepentingan tertentu, Pilpres 2019, lalu konstitusi dan kebijakan luar negeri tergadaikan.

"Jangan gadaikan kebijakan politik luar negeri untuk kepentingan sempit," tandasnya. (Fdi)



Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH