Headline
PDIP Sebut Tujuan Anies ke Kolombia Persiapan Jadi Capres 2024 Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai melantik 16 Pejabat Eselon 2 Pemprov DKI yang lolos seleksi lelang jabatan. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI William Yani menduga bahwa Gubernur DKI Anies Baswedan berkeinginan untuk menjadi calon Presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

Dengan begitu, menurut Yani, kepergian orang nomor satu di Jakarta itu ke Kolombia merupakan ancang-ancang menjadi calon presiden.

Baca Juga: Beda Anies dan Ahok Saat Pergi Keluar Negeri

"Kalau saya duga memang mau jadi Capres Anies. (Kedatangan ke Komlombia) persiapan," kata Yani saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (12/7).

Gubernur Anies Rasyid Baswedan. (MP/Asropih)

Menurut Yani, jabatan Anies sebagai Gubernur DKI di Jakarta sebagai batu loncatan untuk maju menjadi capres 2024.

"Iya batu loncatan sekadarnya aja," kata dia.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi salah satu nama dari empat kepala daerah yang berpeluang maju di Pilpres 2024. Peluang Anies calon kuat Presiden Pemilu 2024 dirilis oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA.

Baca Juga: Menteri Tjahjo Tak Persoalkan Kepergian Anies ke Kolombia

Nama Anies diprediksi akan bersaing dengan Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat, Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah, dan Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur.

"Dari sumber rekruitmen ini, LSI Denny JA menyimpulkan ads empat tokoh yang potensial. Salah satunya, Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta)," ujar Peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar di Kantornya, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (2/6) kemarin. (Asp)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
6 Cakada di Jateng Dipastikan Lawan Kotak Kosong
Indonesia
6 Cakada di Jateng Dipastikan Lawan Kotak Kosong

Lima dari enam paslon kepala daerah tersebut merupakan petahana yakni Kota Semarang, Kabupaten Sragen, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Kebumen, dan Kabupaten Grobogan.

Hari Pertama Dibuka, Donasi Sembako Mulai Mengalir Ke Posko Garda NTT
Indonesia
Hari Pertama Dibuka, Donasi Sembako Mulai Mengalir Ke Posko Garda NTT

Posko donasi Garda NTT sendiri berada di Gedung Margasiswa I PMKRI, Jalan Sam Ratulangie No. 1, Menteng, Jakarta Pusat.

Mudik Saat Idul Adha Dinilai Sangat Berbahaya, Ini Alasannya
Indonesia
Mudik Saat Idul Adha Dinilai Sangat Berbahaya, Ini Alasannya

Memang sebaiknya niat mudik perlu dipikirkan kembali untung ruginya.

KPK Periksa Bos Waskita Transjawa Toll Road
Indonesia
KPK Periksa Bos Waskita Transjawa Toll Road

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka FR, (Fathor Rahman)" kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri

Dokter Paru: Pakai Masker Cegah Penularan COVID-19 hingga 80 Persen
Indonesia
Dokter Paru: Pakai Masker Cegah Penularan COVID-19 hingga 80 Persen

Dokter spesialis paru, dr Pad Dilangga, Sp.P mengatakan, bahwa pemakaian masker bisa mencegah penularan COVID-19 hingga 80 persen

Tekan Penyebaran Corona, Pemerintah Terbitkan Protokol Transportasi Publik
Indonesia
Tekan Penyebaran Corona, Pemerintah Terbitkan Protokol Transportasi Publik

Tempat transportasi publik juga harus menyediakan hand washing station dengan air mengalir

Langsung Datangi Lokasi, Ketua DPRD Geram Revitalisasi Monas Terus Dilanjutkan
Indonesia
Langsung Datangi Lokasi, Ketua DPRD Geram Revitalisasi Monas Terus Dilanjutkan

Prasetyo bingung karena hingga kini renovasi masih terus berjalan meski sempat diminta berhenti.

Doa Novel Baswedan Buat Jaksa Fedrik
Indonesia
Doa Novel Baswedan Buat Jaksa Fedrik

Kabar meninggalnya Fedrik disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, Hari Setiyono.

 Haris Azhar Sebut Buronan KPK Nurhadi Berada di Apartemen Mewah
Indonesia
Haris Azhar Sebut Buronan KPK Nurhadi Berada di Apartemen Mewah

“Hari ini saya datang ke KPK dalam kaitan dengan kasus dugaan TPPU atas nama Nurhadi. Jadi saya mendampingi whistleblower-nya, mengungkap kejahatannya," kata Haris.

Praktik Aborsi Ilegal di Raden Saleh Sudah Layani 2.638 Pasien
Indonesia
Praktik Aborsi Ilegal di Raden Saleh Sudah Layani 2.638 Pasien

Sebanyak 17 orang ditangkap dalam kasus praktik aborsi ini. Enam orang di antaranya tenaga medis.