PDIP Sebut Program Pembangunan yang Dicanangkan Anies Belum Sentuh Persoalan Jakarta Ketua Fraksi PDI Perjuangan DKI Jakarta, Gembong Warsono (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta memberi catatan buruk program prioritas Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan selama lebih dari empat tahun menjabat.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI, Gembong Warsono mengatakan, program pembangunan yang dilakukan Anies sampai saat ini belum menyentuh pokok persoalan di Jakarta.

Baca Juga

Tiga Program Andalan Anies yang Jalan di Tempat Versi Fraksi PDIP DKI

"Jadi apa yang dilakukan pak Anies selama 4 tahun lebih belum menyentuh persoalan pokok Jakarta," ucap Gembong di Creative Hall, MBLOC Space, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (21/12).

Persoalan pokok Jakarta itu, kata dia, soal penanggulangan banjir yang tidak tepat, dan program normalisasi tidak dilanjutkan. Bukan tidak dilanjutkan, namun belum juga dieksekusi.

"Mau normalisasi atau naturalisasi. Tapi apapun dua-duanya tidak ada yang dieksekusi," tuturnya.

Baca Juga

Jalan Anies Jaga Eksistensi dan Popularitas Jelang Pemilu

Oleh karena itu, anggota Komisi A DPRD DKI ini mengungkapkan, selama 4 tahun menjabat Anies hanya main kata-kata bukan tindakan nyata untuk membangun ibu kota.

"Jadi selama 4 tahun kita hanya bergumul, hanya berdebat soal istilah," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga

Gerindra Sebut Keputusan Anies Naikkan UMP DKI 5,1 Persen Perlu Diapresiasi

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satgas COVID-19 Nyatakan Tengah Telaah Kasus Terkait Omicron
Indonesia
Satgas COVID-19 Nyatakan Tengah Telaah Kasus Terkait Omicron

Terdapat lima kasus positif COVID-19 lain yang saat ini masih ditelaah kode genetiknya terkait varian Omicron di dalam negeri.

Mobilitas di Jalan Tol Turun Drastis Selama PPKM Darurat
Indonesia
Menko Airlangga Beri Bantuan Uang Keluarga Korban Tragedi Trisakti 98
Indonesia
Menko Airlangga Beri Bantuan Uang Keluarga Korban Tragedi Trisakti 98

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyerahkan bantuan untuk empat Keluarga Pejuang Reformasi. Hal itu diagendakan dalam Kuliah Umum dan Tali Kasih dari Kementerian Perindustrian untuk Keluarga Pejuang Reformasi, di Kampus Trisakti, Jakarta, Selasa, (26/4).

Vaksin Nusantara Dinilai Berhasil Karena Terawan "Keras Kepala"
Indonesia
Vaksin Nusantara Dinilai Berhasil Karena Terawan "Keras Kepala"

"Dari awal kita sangat mendukung pengembangan vaksin Nusantara yang digagas mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Apalagi saat ini saya mendengar vaksin Nusantara telah melewati uji klinis tahap dua tanpa adanya kendala dan segera memasuki tahapan selanjutnya," ujar Sultan

Pulihkan Ekonomi Pedagang, Teras Cihampelas Bandung Bakal Direvitalisasi
Indonesia
Pulihkan Ekonomi Pedagang, Teras Cihampelas Bandung Bakal Direvitalisasi

Sebelumnya pada Mei lalu Teras Cihampelas telah direaktivasi. Namun karena pada Juni-September kasus COVID-19 melonjak ditambah adanya kebijakan PPKM Jawa-Bali maka terpaksa Teras Cihampelas harus ditutup.

Tempat Tidur Pasien COVID-19 di Jakarta Menipis, Tersisa Cuma 10 Persen
Indonesia
Tempat Tidur Pasien COVID-19 di Jakarta Menipis, Tersisa Cuma 10 Persen

Tempat tidur untuk perawatan pasien corona dengan gejala ringan sudah hampir penuh dan tersisa hanya 10 persen.

Presiden Jokowi Batalkan Program Vaksin Berbayar
Indonesia
Presiden Jokowi Batalkan Program Vaksin Berbayar

Presiden Joko Widodo (Jokow) memutuskan untuk membatalkan program vaksin COVID-19 berbayar bagi individu yang sebelumnya direncanakan akan disalurkan melalui Kimia Farma.

Suvenir Perhelatan G20 Harus Produk UMKM
Indonesia
Suvenir Perhelatan G20 Harus Produk UMKM

Sekitar 35 pelaku IKM di Provinsi Bali yang memamerkan beragam produk seperti kain tradisional, kerajinan rakyat, perhiasan tradisional, furnitur, dan produk seni unggulan lainnya.

47 Pos Didirikan Buat Amankan MotoGP Mandalika
Indonesia
47 Pos Didirikan Buat Amankan MotoGP Mandalika

Selama penyelenggaraan MotoGP polisi juga akan menyekat akses masuk menuju Sirkuit Mandalika.

[HOAKS atau FAKTA] Anies Dipilih Jadi Kepala IKN Nusantara Agar Tidak Jadi Presiden
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Anies Dipilih Jadi Kepala IKN Nusantara Agar Tidak Jadi Presiden

Dalam narasinya juga disebutkan bahwa pemilihan Anies sebagai kepala IKN agar Anies tidak jadi Presiden pada Pilpres 2024 nanti.