PDIP Sebut Formula E Tak Dapat Untung, Gerindra: Bukan Kayak Jualan Gado-gado Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra M Taufik. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra M Taufik menanggapi komentar Gilbert Simanjuntak yang menyebut perhelatan Formula E di Jakarta tak memberikan keuntungan bagi Pemprov DKI. Hal tersebut dengan melihat beberapa negara yang merugi bahkan membatalkan ajang ini.

Anggota DPRD DKI Fraksi PDI Perjuangn itu juga mengatakan bahwa gelaran mobil balap berenergi listrik itu menelan anggaran dua kali lipat dibandingkan di Hongkong.

Baca Juga:

PDIP Soroti Biaya Formula E di Jakarta yang Lebih Mahal Dua Kali Lipat dari Hongkong

Taufik menegaskan, keuntungan yang didapat dari ajang ini tak bisa dilihat dalam jangka pendek. Keuntungan yang didapat ajang ini akan didapat dalam jangka panjang.

"Ya jangan berpikir untungnya, begitu ada event langsung untung. Enggak dong. Bukan kayak jualan dagang gado-gado. Begitu buka terus pengen dapet untung. Bukan begitu cara menilai kegiatan internasional," ujar Taufik di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (11/2).

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra M Taufik. (Foto: MP/Asropih)
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra M Taufik. (Foto: MP/Asropih)

Menurut Taufik, adanya perhelatan Formula E di ibu kota maka nama Jakarta bakal dikenal negara lain. Dengan begitu, maka pihak investor bisa datang membuka peluang usaha.

"Tadi saya bilang ada persepsi aman di dunia terhadap Jakarta. Kemudian persepsi aman itu muncul dari berbagai belahan dunia terhadap Jakarta, maka otomatis investor akan masuk. Jadi untungnya di situ," papar dia.

Baca Juga:

Fraksi Golkar Minta Pemprov DKI Tancap Gas Persiapkan Perhelatan Formula E

Ia juga mengatakan, terkait perbandingan ongkos perhelatan Formula E ini, memang tak bisa dibandingkan secara kasat mata karena penggunaan anggaran tentu tergantung kebutuhan.

"Iya kalau soal anggaran, tergantung kebutuhan ya saya kira. Sulit untuk membandingkan apple to apple ya. Karena, pertama kita baru. Jadi saya kira di situ posisinya. Buat daya yang paling prinsip bahwa pemerintah pusat dalam hal ini Setneg juga tidak melarang. Kan sederhana saja," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

PSI Sebut Setneg Plin Plan Soal Perizinan Formula E di Jakarta


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH