PDIP: Pergantian Gatot Tak Ada Hubungan Dengan Perintah Nobar Film G30S/PKI Gatot Nurmantyo. (Foto: MP/Instagram @nurmantyo_gatot)

MerahPutih.com - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin menegaskan, pergantian Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI murni karena sudah habis masa jabatannya.

Menurut anggota Komisi I DPR ini, pergantian Gatot sebagai Panglima TNI tak ada hubungannya dengan perintah untuk menonton film G30S/PKI

Baca Juga

PDIP Sebut Tudingan Gatot Nurmantyo Berpotensi Pecah Belah Bangsa

"Tak ada hubungannya sama sekali. Yang bersangkutan (Gatot Nurmantyo) memang sudah mendekati selesai masa jabatannya dan akan segera memasuki masa pensiun," kata Hasanuddin, Kamis (24/9).

Ia menjelaskan, Jenderal Gatot Nurmantyo lahir di Tegal, tanggal 13 Maret 1960. Menurut ketentuan, kata Hasanuddin, Gatot pensiun pada tanggal 1 April 2018.

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menyampaikan sambutan dalam deklarasi KAMI kabupaten/kota se-Jawa Tengah di Kota Magelang. (ANTARA/Heru Suyitno)
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo saat deklarasi KAMI kabupaten/kota se-Jawa Tengah di Kota Magelang. (ANTARA/Heru Suyitno)

Gatot, imbuhnya, naik menjadi Panglima TNI pada tanggal 8 Juli 2015 dan pergantian Panglima TNI dilakukan pada tanggal 8 Desember 2017.

"Kalau dihitung setelah selesai melaksanakan jabatan jadi Panglima TNI, masih ada sisa waktu 3 bulan sampai dengan akhir Maret, tapi itu hal yang lumrah. Tidak harus lepas jabatan itu tepat pada masa pensiun, banyak perwira tinggi sebelum pensiun sudah mengakhiri jabatannya," jelas dia.

Menurut Hasanuddin, mengacu pada Pasal 13 UU TNI nomer 34 tahun 2004, ayat (1) TNI dipimpin oleh seorang Panglima. Kemudian pada ayat (2) berbunyi : Panglima sebagaimana dimaksud pada ayat 1 diangkat dan diberhentikan oleh Presiden setelah persetujuan DPR .

Ia mengatakan, pengangkatan Jendral Gatot Nurmantyo itu dengan persetujuan DPR, dan pemberhentian pun atas persetujuan DPR juga.

DPR, ketika itu telah menyepakati untuk memberhentikan yang bersangkutan dan mengangkat Panglima TNI yang baru. Seluruh fraksi di DPR semuanya aklamasi setuju memberhentikan Panglima TNI Gatot Nurmantyo .

"Jadi tak ada permasalahan yang harus diramaikan, pergantian Panglima TNI merupakan hak preogatif presiden dan hal yang biasa. Tak ada hubungannya dengan nobar film G30s/PKI , jadi jangan melebar kemana-mana. Jabatan itu tak ada yang abadi, pada suatu saat ada akhirnya," tandasnya.

Baca Juga

Jadi Deklarator KAMI, Gatot Nurmantyo Keluhkan Kondisi Ekonomi, Sosial, dan Ideologi

Sebelumnya, mantan Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo melalui akun Youtube Hersubeno Point menyebut pergantian dirinya sebagai panglima TNI kala itu akibat perintah menonton film G30S.

Gatot menyebut ada seorang politikus PDI Perjuangan mengingatkannya untuk menghentikan perintah nobar film G30S/PKI. (Pon)

Penulis : Andika Pratama Andika Pratama
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pam Swakarsa Dinilai Bikin Satuan Pengamanan Lebih Dihargai
Indonesia
Pam Swakarsa Dinilai Bikin Satuan Pengamanan Lebih Dihargai

Kritik terhadap Peraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2020 terutama adalah pengunaan diski pam swakarsa

Ketua DPRD DKI Bilang AC Bisa Jadi Sarana Penyebaran COVID-19
Indonesia
Ketua DPRD DKI Bilang AC Bisa Jadi Sarana Penyebaran COVID-19

Hal itu dikatakan Prasetyo mengingat tingginya angka COVID-19 di DKI Jakarta

Kementerian dan BUMN Segera Diwajibkan Beli Produk UMKM
Indonesia
Kementerian dan BUMN Segera Diwajibkan Beli Produk UMKM

Kebijakan ini, tertuang dalam Undang-Undang Cipta Kerja yang baru saja disahkan oleh DPR. Saat ini pemerintah tengah menyusun aturan turunannya agar pelaksanaannya ada dasar hukum yang jelas.

Salah Satu Pesepeda Viral yang Masuk Tol Minta Maaf, Ngaku Capek dan Bingung
Indonesia
Salah Satu Pesepeda Viral yang Masuk Tol Minta Maaf, Ngaku Capek dan Bingung

Setelah mengetahui masuk tol, rombongan Sutrisno tidak balik arah

FPI dan PA 212 Demo di DPR, Polisi Awasi Ketat Protokol Kesehatan
Indonesia
FPI dan PA 212 Demo di DPR, Polisi Awasi Ketat Protokol Kesehatan

"Anggota kami awasi protokol kesehatan dan jaga jarak. Kami siapkan masker bagi yang tak mengenakan," jelas Jauhari

Kemenpora Datangi Satgas Antimafia Bola, Ada Apa?
Indonesia
Kemenpora Datangi Satgas Antimafia Bola, Ada Apa?

Sesmenpora Gatot S Dewa Broto menemui Ketua Satgas Antimafia Mabes Polri Brigjen Hendro Pandowo.

Lucinta Luna Dipindahkan ke Rutan Pondok Bambu
Indonesia
Lucinta Luna Dipindahkan ke Rutan Pondok Bambu

Selebgram Lucinta Luna tak lagi menghuni Rutan Polda Metro Jaya sejak Jumat (6/3) lalu.

Pemberitaan dan Konten di Media Massa bakal Diawasi Selama Pilkada Serentak 2020
Indonesia
Pemberitaan dan Konten di Media Massa bakal Diawasi Selama Pilkada Serentak 2020

Dia mengatakan, kerja sama dengan para pemangku kepentingan pengawasan media massa dan lembaga penyiaran sangat dibutuhkan.

Iuran BPJS Naik, Pengamat: Jangan Salahkan Jokowi, Tapi Pembisiknya
Indonesia
Iuran BPJS Naik, Pengamat: Jangan Salahkan Jokowi, Tapi Pembisiknya

Presiden memang harus cepat mengambil sikap

Wilayahnya Jadi Tempat Observasi WNI Lagi, Bupati Natuna: Orang Sehat Kita Terima
Indonesia
Wilayahnya Jadi Tempat Observasi WNI Lagi, Bupati Natuna: Orang Sehat Kita Terima

Sampai saat ini Pemerintah Kabupaten belum menerima pemberitahuan