PDIP : People Power Sudah Terjadi 17 April Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Foto: MP/Kanugrahan

Merahputih.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengungkap bahwa apa yang telah ditunjukkan rakyat dengan hadir ke TPS secara masif, penuh kegembiraan dan dengan partisipasi yang tinggi menunjukkan prinsip kedaulatan rakyat bekerja dengan baik.

“Partisipasi pemilih mencapai di atas 80%. Itulah yang menjadi basis legalitas dan legitimasi tertinggi kepemimpinan Jokowi-KH Ma’ruf Amin,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima media, Senin (20/5).

BACA JUGA: Jika People Power Rusuh, TKN Minta Amien Rais cs Ditangkap

Oleh sebab itu, ia menegaskan, partainya tidak akan melakukan konsentrasi massa pada tanggal 22 Mei. “Massa riil itu ya rakyat sendiri, itulah kekuatan penopang kekuasaan yang sejati,” tega Hasto.

“Karena puncak rekapitulasi nasional tersebut harus menjadi bagian instrumen peningkatan peradaban demokrasi Indonesia,” pungkasnya.

Diprediksi, aksi 'People Power' 22 Mei mendatang tak akan ramai seperti yang dibayangkan. Salah satu alasannya karena 'faktor' bulan suci Ramadan.

"Wacana people power 22 Mei bisa sepi dan juga bisa rame. Bergantung pada penggerak massa. Apakah mampu meyakinkan masyarakat atau tidak. Jika mampu meyakinkan untuk menggerakkan massa ya akan rame. Tapi jika tidak, ya akan sepi," kata pengamat politik Ujang Komarudin kepada Merahputih.com di Jakarta, Senin (20/5).

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Hasto Kristiyanto. (Foto: Istimewa)
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) yang juga Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Foto: Istimewa)

Ujang melanjutkan, bulan suci Ramadan merupakan bulan penuh berkah. Kemerdekaan Indonesia terjadi di bulan Ramadhan.

"Dan jika pengumuman pemenang dan penetapan capres terpilih terjadi di bulan Ramadhan itu merupakan berkah," ucap pengajar Ilmu Politik Universitas Al Azhar ini. (Knu)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH