PDIP Lobi Fraksi Lain Gulirkan Hak Interpelasi Formula E Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Gembong Warsono. Foto: MP

MerahPutih.com - Sejumlah anggota DPRD DKI dari Fraksi PDIP tengah melobi fraksi lain untuk bersama-sama menggunakan Hak Interpelasi kepada Gubernur Anies Baswedan penyelenggaraan Formula E.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Gembong Warsono mengatakan, sejauh ini ada 5 anggotanya yang sudah menandatangani pengguliran Hak Interpelasi balap mobil berenergi listrik tersebut. Kini semuanya tengah bejuang cari dukungan anggota lain.

Baca Juga

Ketua DPRD DKI Terima Usulan Gulirkan Hak Interpelasi Formula E

"Jadi lima orang ini kan inisiator. Sekarang lagi menggalang dukungan dari anggota fraksi lain," kata Gembong di Jakarta, Jumat (20/8).

Gembong menjelaskan, alasan hanya lima orang dari Fraksi PDIP yang menggunakan Hak Interpelasi. Karena pihaknya memberikan anggota lain untuk bisa bergabung lantaran kalau semua anggotanya ikut, dipastikan ketentuan Hak Interpelasi itu terpenuhi.

Maka dari itu hanya segelintir kader PDIP di DPRD yang menyuarakan hak interpelasi. Untuk mencukupi aturan dan ketentuan partai banteng moncong putih tersebut mengajak yang lain.

"Kalau kita tiba-tiba tanda tangan 25 orang. 'Ngapain lu ngajak gua wong udah penuh'," cetus anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta ini.

Gembong Warsono
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Gembong Warsono. Foto: ANTARA

Hingga sejauh ini sudah ada 13 anggota DPRD DKI yang menandatangani persetujuan Hak Interpelasi ihwal pagelaran Formula E. Mereka yang menggulirkan ini adala delapan orang dari DPRD DKI Fraksi PSI dan 5 lainnya dari Fraksi PDI Perjuangan.

Mengacu pada Peraturan DPRD DKI Jakarta Nomor 1 tahun 2014 tentang Tata Tertib DPRD DKI Jakarta, hak interpelasi dapat direalisasikan paling sedikit diusulkan oleh 15 anggota DPRD. Kemudian, usulan tersebut harus disampaikan lebih dari satu fraksi. (Asp)

Baca Juga

Wagub DKI Pastikan Formula E Digelar di Jakarta Tahun Depan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Dalam 15 Menit COVID-19 Bakal Negatif Jika Makan Bawang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dalam 15 Menit COVID-19 Bakal Negatif Jika Makan Bawang

Meski bawang merah dan bawang putih memiliki senyawa yang menunjukkan aktivitas antivirus, mereka tidak dapat menyembuhkan COVID-19 atau membuat satu tes menjadi negatif.

Kemarahan Kapolda Irjen Fadil Soal Anggotanya Tolak Laporan Korban Perampokan
Indonesia
Kemarahan Kapolda Irjen Fadil Soal Anggotanya Tolak Laporan Korban Perampokan

Fadil menilai, perlakuan anggota SPKT Polsek Pulogadung tersebut menyakiti hati masyarakat.

Survei NSN: Elektoral PDIP dan PSI Meroket Gegara 'Serang' Anies Baswedan
Indonesia
Survei NSN: Elektoral PDIP dan PSI Meroket Gegara 'Serang' Anies Baswedan

Elektabilitas PDI Perjuangan mencapai 22 persen disusul PSI sebesar 17,5 persen

Edy Mulyadi Diserahkan ke Jaksa untuk Diadili
Indonesia
Edy Mulyadi Diserahkan ke Jaksa untuk Diadili

Bareskrim Polri saat ini telah melimpahkan kasus dugaan ujaran kebencian Edy Mulyadi ke jaksa penuntut umum (JPU).

Sudah Disegel Masih Nekat Beroperasi, Bar Flow Terancam Dicabut Izinnya
Indonesia
Sudah Disegel Masih Nekat Beroperasi, Bar Flow Terancam Dicabut Izinnya

"Kalau sudah diberi sanksi jangan lagi melanggar. Nanti bisa kami cabut izinnya," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (11/11) malam.

Bukalapak Resmi Melantai di Bursa
Indonesia
Bukalapak Resmi Melantai di Bursa

Harga penawaran BUKA adalah senilai Rp 850,- per lembar saham dengan jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 103.062.019.354 lembar saham, sehingga kapitalisasi pasarnya adalah senilai Rp87.602.716.450.900,-.

KSAL Heran Media Luar Selalu Memojokkan Aksi Penindakan Kapal Asing
Indonesia
KSAL Heran Media Luar Selalu Memojokkan Aksi Penindakan Kapal Asing

KSAL menjelaskan duduk perkara penahanan dan pengusiran kapal asing itu bagian dari penegakan hukum di wilayah perairan Indonesia.

Anggaran Jalur Sepeda Diharapkan Tidak Dipotong Anies
Indonesia
Anggaran Jalur Sepeda Diharapkan Tidak Dipotong Anies

"Target terus kami upayakan. Tapi harus kami pahami bersama, di tengah PPKM Darurat kami fokus pada penanganan covid-19," papar Syafrin.

Panitera dan Pengacara Diciduk KPK Lewat OTT di Surabaya
Indonesia
Panitera dan Pengacara Diciduk KPK Lewat OTT di Surabaya

Diduga sedang melakukan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan uang terkait sebuah perkara di PN Surabaya.

Penyebab Kasus Harian COVID-19 Capai 54.517 Orang
Indonesia
Penyebab Kasus Harian COVID-19 Capai 54.517 Orang

Kasus COVID-mencapai rekor tertinggi selama pandemi, yakni 54.517 pada Rabu (14/7). Padahal, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat sudah dijalankan selama 12 hari.