PDIP Kritisi Program Pendidikan Anies dalam APBD 2021 Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - DPRD DKI Jakarta menargetkan minggu ini selesai pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2021.

Pembahasan APBD murni 2021 saat ini tengah dibahas DPRD di Puncak, Bogor Jawa Barat.

"Sekarang sudah pembahasan KUA-PPAS, mudah-mudahan minggu ini rampung," ucap anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono saat dikonfirmasi, Selasa (17/11).

Baca Juga:

APBD DKI Tahun 2021 Bakal Rampung 13 Desember

Bila KUA-PPAS selesai minggu ini, pekan depan bisa dilakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara eksekutif dan legislatif KUA-PPAS APBD 2021.

Jika MoU KUA-PPAS itu rampung, lanjut Gembong, Dewan Parlemen Kebon Sirih akan menyelesaikan Rancangan APBD DKI 2021 pada Desember 2020 mendatang.

Rapur DPRD DKI Jakarta. Foto: MP/Asropih
Rapat paripurna DPRD DKI Jakarta. (Foto: MP/Asropih)

"Kemudian sudah membahas RAPBD-nya kita targetkan selambat-lambatnya bulan Desember sudah finis," terangnya.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI ini juga menuturkan, ada sejumlah program Gubernur Anies Baswedan yang disoroti di fraksinya dalam KUA-PPAS APBD DKI. Salah satunya soal Kartu Lansia Jakarta dan Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Baca Juga:

APBD-P DKI 2020 Sebesar Rp63,23 Disahkan

"Ya banyak misalnya bagaimana perhatian Pemprov terhadap bantuan-bantuan kepada masyarakat, misalkan soal ketetapan KJP, ketetapan kartu lansia, soal BPJS itu," ungkapnya.

"Menjadi prioritas pada artinya, soal pendidikan, perumahan, kemudian kesehata. Kita kritisi agar itu betul-betul APBD," sambungnya. (Asp)

Baca Juga:

Anies Klaim Jakarta Paling Optimal Manfaatkan APBD

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Pasien Corona Terus Bertambah, Wali Kota Solo Akan Tutup Bioskop dan Tempat Hiburan
Indonesia
Pasien Corona Terus Bertambah, Wali Kota Solo Akan Tutup Bioskop dan Tempat Hiburan

"Kami saat ini sedang berjuang memutus mata rantai penyebaran virus corona. Jangan sampai kerja kita sia-sia gara-gara ada warga atau pengusaha ngeyel," papar dia.

Tim Advokasi Rakyat Duga Pemerintah Australia Sengaja Tutupi Kasus Montara Selama 11 Tahun
Indonesia
Tim Advokasi Rakyat Duga Pemerintah Australia Sengaja Tutupi Kasus Montara Selama 11 Tahun

Pemerintah Australia dan perusahaan PTTEP Australasia diduga sengaja menutupi kasus tumpahan minyak Montara di Laut Timor, Nusa Tenggara Timur, selama 11 tahun.

Maafkan Penghinanya, Risma: Proses Hukum Tetap Berjalan
Indonesia
Maafkan Penghinanya, Risma: Proses Hukum Tetap Berjalan

Risma juga menyebut, bahwa dirinya merasa terhina jika disamakan dengan seekor kodok betina.

Pilkada Tetap Digelar, Kapolri Keluarkan Maklumat
Indonesia
Pilkada Tetap Digelar, Kapolri Keluarkan Maklumat

Dikeluarkannya maklumat Kapolri ini merupakan kelanjutan dari Instruksi Presiden Indonesia Joko Widodo, terkait pencegahan penyebaran virus corona.

Kabareskrim Paling Berpeluang Jadi Kapolri Jika Jokowi Pilih 'Orang Dekat'
Indonesia
Kabareskrim Paling Berpeluang Jadi Kapolri Jika Jokowi Pilih 'Orang Dekat'

Sigit pernah menjadi ajudan Jokowi otomatis hubungan emosional lebih kuat

Jokowi Minta Masyarakat Waspadai Tiga Klaster Baru COVID-19
Indonesia
Jokowi Minta Masyarakat Waspadai Tiga Klaster Baru COVID-19

"Ini perlu saya sampaikan, hati-hati yang namanya klaster kantor. Kedua, klaster keluarga. Terakhir juga klaster Pilkada. Hati-hati, ini agar selalu diingatkan," tuturnya.

Isu Pergantian Menteri Mencuat, Ketum Golkar Airlangga Sambangi Prabowo
Lainnya
Isu Pergantian Menteri Mencuat, Ketum Golkar Airlangga Sambangi Prabowo

Kedatangan para politisi pendukung pemerintah ini, langsung disambut oleh Prabowo dengan saling menempelkan siku tangan mereka.

Ngaku Sakit, Hadi Pranoto Tak Datang Pemeriksaan Polisi
Indonesia
Ngaku Sakit, Hadi Pranoto Tak Datang Pemeriksaan Polisi

Dia harusnya diperiksa sebagai saksi terlapor atas laporan yang dibuat oleh Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid.

Pesinetron 'Anak Langit' Mewek dan Menyesal Pakai Narkoba
Indonesia
Pesinetron 'Anak Langit' Mewek dan Menyesal Pakai Narkoba

Polisi sendiri terus mengembangkan kasus yang menimpa Aulia

 CEO Ruangguru Belva Tetap Untung Besar Meski Sudah Mundur dari Stafsus Presiden
Indonesia
CEO Ruangguru Belva Tetap Untung Besar Meski Sudah Mundur dari Stafsus Presiden

"Walaupun mundur. Tapi proyeknya kan masih jalan. Jadi walaupun mundur masih untung besar," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini.