PDIP Dituduh Komunis dan Anti-Islam, Zuhairi Misrawi Ungkit Konflik Timur Tengah Zuhairi Misrawi (kiri). Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Ketua Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia Zuhairi Misrawi menyampaikan keprihatinan atas sejumlah peristiwa yang terjadi belakangan ini seperti pembakaran bendera PDIP dan pembahasan RUU HIP yang kemudian ada upaya mengaitkan PDIP dan Bung Karno dengan komunisme, bahkan anti Islam.

Padahal, Bung Karno sebagai proklamator bangsa tak bisa dilepaskan dari dunia umat Islam. Sebagai pemimpin di negara muslim terbesar dunia, peran Bung Karno itu tercatat dan diakui oleh sejarah dunia.

Baca Juga

Kader PDIP Solo Belot Dukung Gibran, FX Rudy: Mereka Pengurus Tidak Aktif, Biarin Saja

Dia menjelaskan peran penting Bung Karno dalam peradaban Islam. Salah satunya, dipaparkan Zuhairi, gelar pahlawan Islam tahun 1965 karena semangat Bung Karno melawan penjajahan.

"Bung Karno mendapatkan gelar Pahlawan Islam dan kemerdekaan dari para pemimpin negara-negara Islam Asia-Afrika pada tahun 1965 karena berjasa besar bagi gerakan melawan penjajahan. Bung Karno telah menjadi inspirasi bagi dunia Islam untuk meraih kemerdekaan, sehingga namanya sangat harum di seantero dunia Islam, khususnya di Timur-Tengah," kata Zuhairi dalam keteranganya, Sabtu (27/6).

Pria yang akrab disapa Gus Mis itu melanjutkan, Bung Karno juga tercatat dalam sejarah telah berhasil meyakinkan Pemimpin Uni Soviet, Nikita Khrushchev agar menemukan makam Imam Bukhari yang hari ini menjadi rujukan umat islam untuk mempelajari hadist Nabi Muhammad SAW.

"Membangunnya kembali semegah mungkin karena jasa Imam Bukhari bagi umat Islam sangat besar dalam melestarikan khazanah hadis Nabi Muhammad SAW. Nama Bung Karno dicatat dengan tinta emas karena umat Islam akhirnya bisa berziarah ke Imam Bukhari di Samarkand, Uzbekistan," sebut Gus Mis.

Gus Mis
Zuhairi Misrawi

Peran Bung Karno lainnya, di Mesir, pada tahun 1960, Bung Karno mendapatkan gelar doktor honoris causa dari Universitas al-Azhar Mesir dalam bidang filsafat Islam pada Fakultas Ushuluddin.

Saat itu, di depan Presiden Gamal Abdul Nasser dan para ulama Al-Azhar, Bung Karno berpidato tentang Pancasila sebagai falsafah dan dasar negara yang mampu mempersatukan seluruh elemen bangsa.

"Sosok Bung Karno sangat harum di al-Azhar, karena berhasil meyakinkan Presiden Gamal Abdul Nasser agar tidak menutup al-Azhar, karena Al-Azhar menjadi benteng moderasi Islam yang harus terus dilestarikan," tutur Gus Mis yang merupakan alumnus Universitas al-Azhar, Mesir.

Masih di Mesir, karena begitu melekatnya jasa Bung Karno, kini nama Bung Karno bakan diabadikan menjadi sebuah nama jalan di Mesir. Atas beberapa catatan sejarah itu, Gus Mis menilai sangat menyedihkan jika belakangan ini ada yang ingin melupakan jasa Bung Karno terhadap umat Islam dan dunia Islam.

"Lebih-lebih Bung Karno telah berhasil meyakinkan dunia Islam, bahwa Pancasila telah terbukti berhasil mempersatukan seluruh elemen bangsa di negeri ini," ujarnya.

Gus Mis berpesan bahwa semua anak bangsa harus waspada terhadap pihak-pihak yang ingin memecah belah negeri ini. Dia menegaskan, Bangsa Indonesia perlu belajar dari konflik yang terjadi di Yaman, Suriah, Libya, Sudan, Mesir, dan negara Timur Tengah lainnya.

Baca Juga

Tjahjo Kumolo Instruksikan Seluruh Kader PDIP se-Indonesia Geruduk Kantor Polisi

"Kita harus yakin, bahwa mereka yang benar-benar mengamalkan Pancasila pada hakikatnya mendorong pada perdamaian dan persatuan. Sebaliknya, mereka yang suka menebarkan fitnah, provokasi, dan ancaman sesungguhnya sangat jauh dari nilai-nilai luhur Pancasila," tandas Gus Mis. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Bakal Pidato Kenegaraan, Ini Rekayasa Arus Lalu Lintas di Seputar DPR/MPR
Indonesia
Jokowi Bakal Pidato Kenegaraan, Ini Rekayasa Arus Lalu Lintas di Seputar DPR/MPR

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah merekayasa lalu lintas di sekitar Kompleks Parlemen Senayan.

Strategi Sektor Sumber Daya Energi Hadapi Pandemi COVID-19 Berkepanjangan
Indonesia
Strategi Sektor Sumber Daya Energi Hadapi Pandemi COVID-19 Berkepanjangan

Kementerian ESDM melihat ada gejala penurunan harga komoditas mineral dan batu bara.

KPU Wajib Layani Hak Pilih Pasien Positif COVID-19
Indonesia
KPU Wajib Layani Hak Pilih Pasien Positif COVID-19

Mekanisme bagi pemilih COVID-19 telah diatur dalam PKPU Nomor 6 Tahun 2020 dengan cara mendatangi pasien tersebut.

Aparat Harus Proses Hukum Pelaku Perusakan Alam di Flores
Indonesia
Aparat Harus Proses Hukum Pelaku Perusakan Alam di Flores

Terjadinya bencana alam di Flores, Nusa Tenggara Timur yang memakan puluhan korban jiwa dinilai jadi momentum mengusut pelaku perusakan hutan dan alam.

Eks Ketua Komjak: Opini Publik Ganggu Penyidikan Jaksa Pinangki
Indonesia
Eks Ketua Komjak: Opini Publik Ganggu Penyidikan Jaksa Pinangki

Halius menyebut pernyataan Ketua Komjak Barita Simanjuntak belakangan ini telah membuat penyidikan kasus jaksa Pinangki terganggu.

Enam Anggota Polri dan Tiga Anggota TNI Dirawat Buntut Kericuhan Demo Tolak UU Ciptaker
Indonesia
Enam Anggota Polri dan Tiga Anggota TNI Dirawat Buntut Kericuhan Demo Tolak UU Ciptaker

25 Halte Bus Transportasi Jakarta dibakar hingga Kantor Kementerian ESDM juga dirusak

DPD Gandeng Kemensos Salurkan Bansos Penanganan Dampak COVID-19
Indonesia
DPD Gandeng Kemensos Salurkan Bansos Penanganan Dampak COVID-19

Ketua Komite III DPD RI Bambang Sutrisno berharap DPD RI terlibat untuk memonitor data penerima bantuan sosial sekaligur penyalurannya.

Update COVID-19 DKI Sabtu (13/6): 8.748 Orang Positif, 3.840 Pasien Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 DKI Sabtu (13/6): 8.748 Orang Positif, 3.840 Pasien Sembuh

Terdapat penambahan jumlah kasus positif sebanyak 120 kasus.

Tutup Fasilitas Indoor dan Outdoor, Pemprov DKI Imbau Warga Berolahraga di Rumah
Indonesia
Tutup Fasilitas Indoor dan Outdoor, Pemprov DKI Imbau Warga Berolahraga di Rumah

Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk menutup kembali fasilitas olahraga dalam ruangan saat PSBB jilid II.

Positif COVID-19, Wali Kota Bandung Oded Danial Bertugas Secara Daring
Indonesia
Positif COVID-19, Wali Kota Bandung Oded Danial Bertugas Secara Daring

Oded menyatakan dirinya bakal tetap bertugas secara daring dibantu Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana serta Sekretaris Daerah Ema Sumarna dan seluruh jajaran aparatur sipil negara.