PDIP: Bukan Otoriter, Wiranto Bentuk Tim Hukum Agar Ada Budaya Tertib Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (MP/Budi Lentera)

Merahputih.com - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai, tim hukun bentukan Menkopolhukam Wiranto untuk meneliti ucapan para tokoh, bukanlah suatu ancaman. Melainkan bentuk kehati-hatian pemerintah. Pemerintahan Jokowi tak mau 'asal tembak' dalam melakukan penindakan.

"Apalagi tindakan yang anti kemanusian. Nggak ada penculikan di jaman Jokowi, sehingga dalam konteks seperti itu, tim kajian dalam rangka untuk melaksanakan tugas bernegara boleh aja," kata Hasto dalam keterangannya, Kamis (9/6).

BACA JUGA: Wiranto Dianggap Blunder Bocorkan Rencana Pembentukan Tim Hukum Nasional

Hasto melanjutkan, pemerintah ingin melakukan budaya tertib hukum. Karena menurutnya, pemerintah punya tugas melindungi seluruh warga, tumpah darah indonesia, memajukan kesejahteraan umum melindungi kehidupan bangsa.

"Mereka yang bertentangan dengan tujuan negara ini ya harus melalui kajian. Tidak asal tangkap dan larang dan sebagainya," imbuh Hasto.

Menkopolhukam Wiranto usai apel bersama pengamanan Pemilu 2019 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (22/3) (MP/Kanugraha)
Menkopolhukam Wiranto usai apel bersama pengamanan Pemilu 2019 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (22/3) (MP/Kanugraha)

Hasto menganggap, yang disebut otoriter justru zaman dulu, bukan di era Jokowi.

"Ya otoriter itu dulu, kita sudah belajar dari pengalaman bahwa pemerintahan yang otoriter itu membawa sengsara bagi bangsa, negara dan rakyat. Nah kita tidak akan mengulangi itu, " pungkas Hasto. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH