PDIP Apresiasi Jokowi Sukses Rebut TMII dari Keluarga Soeharto Wisatawan berkendara sepeda motor dan pejalan kaki mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada H+1 Libur Natal 2020, Sabtu (26/12/2020). (ANTARA/HO-Humas TMII).

MerahPutih.com - PDI Perjuangan (PDIP) memberikan apreasiasi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sukses merebut Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari keluarga mendiang Presiden kedua Soeharto.

“Selamat untuk Presiden Jokowi. Kembalinya Taman Mini Indonesia Indah menjadi momentum menyelamatkan harta kekayaan negara,” kata Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto di Jakarta, Rabu (7/4).

Baca Juga

Pemerintah Kuasai TMII, Plt Sekjen PSI: Buah Nambah Kas Negara

Dengan kembalinya Taman Mini Indonesia Indah ini menunjukkan bagaimana Pemerintahan Jokowi melalui perjuangan panjang berhasil menyelamatkan aset strategis negara.

Hal ini melengkapi keberhasilan divestasi Freeport, Blok Minyak Rokan, dan juga berbagai upaya menyelamatkan harta negara yang sebelumnya dilarikan oleh para koruptor di luar negeri.

"Taman Mini Indonesia Indah sebagai etalase kebudayaan dan sekaligus ekspresi peradaban nusantara akhirnya kembali ke pangkuan Pemerintah Indonesia," ujar Hasto.

Taman Mini Indonesia Indah (TMII). (Foto: MerahPutih/Noer Ardiansjah)

Menurut Hasto, apa yang dilakukan Presiden Jokowi membuktikan bahwa beliau konsisten di dalam menjalankan amanat reformasi, antara lain menyelamatkan aset-aset negara yang sebelumnya dikuasai oleh keluarga Soeharto.

Hal tersebut menunjukkan bagaimana pemerintahan dengan legitimasi kuat mampu menunjukkan kedaulatan politik dan ekonominya di dalam menyelamatkan aset negara.

Dengan keberhasilan pengambilalihan ini, maka selain menjadi pusat kebudayaan, TMII juga akan menjadi paru-paru Jakarta, bersamaan dengan Gelora Bung Karno, kompleks TNI di Halim Perdanakusuma.

Termasuk lapangan golf Kemayoran yang akan dibuka menjadi hutan kota, dan ruang publik hijau tempat masyarakat melakukan berbagai aktivitasnya. (Knu)

Baca Juga

Kelola TMII 44 Tahun, Yayasan Keluarga Soeharto Tidak Berkontribusi ke Keuangan Negara

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ombudsman Diminta Transparan Periksa Proses Pembelian Vaksin Sinovac
Indonesia
Ombudsman Diminta Transparan Periksa Proses Pembelian Vaksin Sinovac

Penting untuk segera menggelar audiensi dengan seluruh pihak

Pemprov DKI Akui Kesulitan Bongkar Tiang Monorel, ini Alasannya
Indonesia
Pemprov DKI Akui Kesulitan Bongkar Tiang Monorel, ini Alasannya

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengaku kesulitan untuk membongkar tiang Monorel yang terbengkalai di kawasan Senayan dan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Penyerangan Acara Midodareni, Kapolda Jateng: Tidak Ada Kompromi Kelompok Intoleran
Indonesia
Penyerangan Acara Midodareni, Kapolda Jateng: Tidak Ada Kompromi Kelompok Intoleran

Polda Jawa Tengah terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang masih melarikan diri.

Jokowi Sampaikan Duka Cita Atas Musibah Banjir Bandang di NTT
Indonesia
Jokowi Sampaikan Duka Cita Atas Musibah Banjir Bandang di NTT

Perhatikan selalu peringatan dini dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

Indonesia Ada Karena Keberagaman, Anak Gus Dur: Kalau Tidak Ada, Tidak Perlu Ada Indonesia
ShowBiz
Megawati Singgung Hoaks Puti Guntur Jadi Cawalkot Surabaya
Indonesia
Megawati Singgung Hoaks Puti Guntur Jadi Cawalkot Surabaya

Megawati Soekarnoputri geleng-geleng kepala terhadap dinamika yang terjadi menyangkut pengumuman calon wali kota Surabaya.

Ketua Peradi Ditangkap saat Demo, Puluhan Pengacara Geruduk Polresta Surakarta
Indonesia
Ketua Peradi Ditangkap saat Demo, Puluhan Pengacara Geruduk Polresta Surakarta

Ketua DPC Peradi Solo Badrus Zaman menjadi korban salah tangkap anggota Poresta Surakarta saat aksi penolakan UU Cipta Kerja.

Eko Patrio Setuju Program Kampung Tangguh di Jakarta
Indonesia
Eko Patrio Setuju Program Kampung Tangguh di Jakarta

Lebih lanjut, kata Eko, penanganan corona memang harus fokus langsung pada lokasi-lokasi yang memang menjadi episentrum di setiap kelurahan dan RW.

Delapan Komitmen Komjen Listyo Jika Disahkan Jadi Kapolri
Indonesia
Delapan Komitmen Komjen Listyo Jika Disahkan Jadi Kapolri

Pertama, menjadikan Polri sebagai institusi yang prediktif, responsibilitas, transparan dan berkeadilan atau Presisi

Mendagri Minta Gubernur NTT Urus Perseteruan Bupati Alor dengan Mensos Risma
Indonesia
Mendagri Minta Gubernur NTT Urus Perseteruan Bupati Alor dengan Mensos Risma

"Kemendagri menyerahkan sepenuhnya penyelesaian persoalan itu kepada Gubernur NTT sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah," kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian