PD Pasar Jaya Dinilai tidak Serius Terapkan Protokol Kesehatan di Pasar Pasar Minggu ditutup selama tiga hari 20-22 Juni 2020 dalam rangka sterilisasi pencegahan COVID-19 terpasang di sekitar Pasar Minggu, Jumat (19/6/2020) (ANTARA/HO-Kecamatan Pasar Minggu)

MerahPutih.com - Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi), Abdullah Mansuri menilai Perumda (PD) Pasar Jaya belum mampu menjalankan protokol kesehatan di pasar tradisional di ibu kota. Seperti tidak adanya sabun di tempat cuci tangan portable di pasar.

“Pasar jaya belum maksimal melakukan sosialisasi sistem protokol kesehatan. Ada tempat cuci tangan, tapi enggak ada sabun," ujar Abdullah di Jakarta (19/6).

Baca Juga

Update Corona DKI Jumat (19/6): 9.525 Positif, 4.682 Sembuh

Abdullah mengaku, Ikappi siap dilibatkan pemerintah dalam penerapan protap kesehatan di pasar. Sebab sejauh ini, katanya, Pasar Jaya amat kurang dalam menerapkan sosialisasi terhadap para pedagang terkait edukasi dalam mematuhi protokol kesehatan.

"Termasuk menyosialisasikan bagaimana pedagang terkait protokol kesehatan,” jelasnya.

Suasana Pasar Gembrong sektor los pangan yang tetap buka tanpa menaati aturan ganjil genap kios yang dikeluarkan oleh Perumda Pasar Jaya, Kamis (18/6/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)
Suasana Pasar Gembrong sektor los pangan yang tetap buka tanpa menaati aturan ganjil genap kios yang dikeluarkan oleh Perumda Pasar Jaya, Kamis (18/6/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Adbullah juga menyarankan agat Pemda DKI lebih aktif turun ke lapangan agar para pedagang teredukasi.

Bila mereka tak siap, menurut dia, mengajak para pedagang pasar untuk duduk bareng mencari solusi terbaik agar bisa berjualan dan tetap mematuhi protap kesehatan.

Baca Juga

Pengguna KRL Makin Membludak, Rata-rata 300 Ribu Per Hari

"Bisa mendorong agar pasar bisa lebih baik. Pasar ini aman dari COVID-19 dan libatkan pedagang. Mereka adalah pemilik saham terbesar,” tutupnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Djoko Tjandra Divonis 2,5 Tahun Penjara Atas Kasus Surat Jalan Palsu
Indonesia
Djoko Tjandra Divonis 2,5 Tahun Penjara Atas Kasus Surat Jalan Palsu

Djoko Tjandra dinyatakan terbukti bersalah menyuruh melakukan tindak pidana memalsukan surat secara berlanjut.

Stafsus Milenial Presiden Gelar Rapid Test dalam Silaturahmi OKP Nasional
Indonesia
Stafsus Milenial Presiden Gelar Rapid Test dalam Silaturahmi OKP Nasional

Rapid test gratis diselenggarakan di Aula Margasiswa PP PMKRI, di Jalan Sam Ratulangi, Menteng, Jakarta.

Kinerja Politisi Senayan Dinilai Ala Kadarnya
Indonesia
Kinerja Politisi Senayan Dinilai Ala Kadarnya

Rencana DPR membahas empat RUU pada masa sidang III ini menjadi utopis karena tidak memiliki dasar yang jelas dan kuat

Usut Suap dan Gratifikasi Rp46 M, KPK Periksa Anak Nurhadi
Indonesia
Usut Suap dan Gratifikasi Rp46 M, KPK Periksa Anak Nurhadi

Rizqi akan diperiksa untuk melengkapi berkas perkara Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) Hiendra Soenjoto.

Positif COVID Bertambah Drastis, Fadli Zon Kritik Pemerintah
Indonesia
Positif COVID Bertambah Drastis, Fadli Zon Kritik Pemerintah

"Indeks kematian tenaga medis, posisi Indonesia adalah yang terburuk di dunia. Jika penanganan COVID-19 masih berlangsung seperti sekarang," kata Fadli.

Orient Patriot Riwu Kore Akhirnya Ungkap Status Kewarganegaraanya
Indonesia
Orient Patriot Riwu Kore Akhirnya Ungkap Status Kewarganegaraanya

Orient P Riwu Kore mengaku maju di Pilkada Kabupaten Sabu Raijua karena amanat orang tua

Pemkot Yogyakarta Susun Buku Panduan Belajar Tatap Muka
Indonesia
Pemkot Yogyakarta Susun Buku Panduan Belajar Tatap Muka

Buku panduan ini berisi Standar Operational Prosedur (SOP) serta sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi sekolah dan orangtua yang ingin menerapkan KBM tatap muka terbatas.

Wakil Ketua Komisi III DPR Minta Korban Kekerasan Seksual 'Speak Up'
Indonesia
Wakil Ketua Komisi III DPR Minta Korban Kekerasan Seksual 'Speak Up'

Padahal banyak pihak yang menilai diperlukannya pengesahan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual

Aturan PPKM Mikro, Mal Buka Sampai Jam 9 Malam, WFH Bisa 50 Persen
Indonesia
Aturan PPKM Mikro, Mal Buka Sampai Jam 9 Malam, WFH Bisa 50 Persen

pusat perbelanjaan atau mal dapat beroperasi hingga pukul 21.000 waktu setempat.

Polisi Bakal Bubarkan Reuni 212 Jika Tetap Diadakan Besok
Indonesia
Polisi Bakal Bubarkan Reuni 212 Jika Tetap Diadakan Besok

Jika masih ada acara yang menyebabkan kerumunan Polri tak segan untuk membubarkan acara tersebut.